img Skandal Calon Adik Ipar  /  Bab 10 Saya Cinta Kamu | 32.26%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 10 Saya Cinta Kamu

Jumlah Kata:905    |    Dirilis Pada: 30/08/2022

B

n laki-laki. Arin tidak tahu kenapa ia bisa menerima laki-laki itu. Padahal ini merupakan h

afa memberinya handuk, da

kedinginan

dapatkan. Ia tidak akan mencium wanita itu lagi. Rafa tahu, Arin mungkin masih syhock atas cium

ra kembali, saya tak

cap Ari

engam tangannya. Tangan hangat itu menyentuh

bukakan pintu untuknya. "Kamu s

ya

ih telah me

an ditutupnya pintu itu tanpa peduli keberadaanya. Sementara

**

cermin. Ia masih merasakan bibir Rafa dipermukaan bibirnya. Ini merupakan pertama kalinya ia merasakan sentuhan laki-laki, laki-laki itu adalah Rafa. Rafa orang pertama yang berani

rin melangkah ketempat tidur, sebaiknya ia berbaring saja, dari

pan, ia mengenakan kemeja hitam serta celana jins hitam. Raf

arena ulahnya tadi. Rafa merubah posisi tidurnya

kita ke sky garden diatas,

ucap

tegas Rafa, "Boleh s

tentu

ya Arin, pertanyaan itulah, yan

, saya tidak memilih kamu. Saya tidak tahu, ini merupakan kebetulan at

punggung tangan itu, "Saya tahu, kamu masih bingung dan masih ti

ada bidang Rafa. "Ya, saya sebenarnya masih bingung dan tidak mengerti atas tindakkan

tas waktu. Tidak peduli beberapa lama ia mengenal, yang pasti ra

g begitu s

"Banyak bertahun-tahun menjalani hubungan, bahkan sudah tujuh tahun, akhirnya

terlihat begitu serius. Arin lalu mengecup pipi Ra

s punggung Arin. "Tidurlah, s

**

ya dari belakang. Angin berhembus dipermukaan wajahnya. Dress hitam menjadi pilihan Arin. Arin sangat cantik, ia se

as dagunya, di tambah sepatu high hills membuatnya hampir sejajar.

uatu untuk ka

in tidak canggung lagi, memegang rahang tegas itu. Ia k

jasnya. Rafa membuka kotak itu, dan Arin terpana menatap sebuah kalung berlian

itu, dilihatnya perm

emasangkanny

rin ter

kalung itu di lehern

" Arin kembal

ik sekali

ma ka

a merasakan dengan jemarinya. Arin masih diam

nang?" T

saya merasa menjadi wanita

ebenarannya semua akan berubah dan saya tahu semua berawa

, "Maksud kamu" Arin

"Seandainya saya bertemu kamu dari awal, seandainya w

ni" lanjut Rafa. Ia tidak memberi j

cinta

dan perasaanya. Kecupan itu beralih dibibir Arin. Ia melumat bibir tipis Arin, lumatan-lumata

*

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY