img Istri Kelima Sang Presdir  /  Bab 1 Terjebak siasat licik | 0.62%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
Istri Kelima Sang Presdir

Istri Kelima Sang Presdir

Penulis: silvaaresta
img img img

Bab 1 Terjebak siasat licik

Jumlah Kata:1038    |    Dirilis Pada: 26/09/2022

eksual, dengan surat penangkapan ini anda boleh diam

us mengusik pendengaranku

b yang san

nan dan berkata padaku. "Nona C

an pengacara? Kapan saya dibebaskan dari

berkata dengan sangat tenang, lalu

iak sangat kencang karena merasa tida

li, dengan semua pertanyaan-pertanyaa

masuk Nona

ku melihat tiga orang laki-laki yang dua diantaranya sangat as

atku bernama Herald itu berucap sangat lembut.

yang di depanku. Perawakan yang sangat menyera

kasus anda saat ini. Apakah anda mengingat mereka?" Pertan

reka dengan saya? Mata yang sehat pasti bisa membandingkan mana korban dan mana tersang

da melakukan kekerasan dan pelecehan seksual pada korban." Herald mengarahkan

lihatkan bagaimana aku ber

kapan? Ini aku? B

l kapan dibuat

esem

g lalu. Tepat sehari

uingat

ta

uk karena baru s

kesalahan. Saat itu ak

kan hal tersebut?" Detektif Herald sepertinya bukan orang yang berpihak

." Aku tak mampu m

Aku bahkan tidak ingat apapun yang terjadi pada mala

kalian. Aku mengaku salah, saat itu aku sedang putus cinta dan baru pertama kali minum minuman beralk

Ini bukti yang konkret untuk membuat anda mendekam di penjara selama beberap

gkin saya dipenjara hanya karena video ini kan? Aku benar-benar minta maaf, tolong maafkan aku dan berikan aku

ka bukan korban, tap

satu korban bermata biru

aku denga

ugian, baik itu dari sisi harga diri maupun mental. Jadi kami harus tahu penawaran seperti apa yang bisa anda janjikan

ar untuk ganti rugi. Apakah i

gan, salah satu dari mereka menaikan sebelah

a percaya diri dengan penawa

ak butuh uang, tawarkan hal yang lebih

k ganti rugi selain uang?" Aku mencoba untuk berkompromi, ta

anda."

mendengar kata-kata Aaric. "Tubuhku? Ap

a kontrak ini baik-baik dan langsung tan

rah kertas yang dia banting di

aku ta

antung, tanpa melakukan persidangan apa

untuk bertahan hidup, apapun yang dia ka

a tersenyum dan berusaha mengambil berkas di depanku, n

segan-segan merobek wajahmu jika kau menyentuh adikku!" Matak

katakan. Namun aku hanya diam saj

upsi keadaan saat ini. Dia bahkan memperlihatkan sebuah

enar mencul

enalkan dirinya sama sekali

ku?!" Aku menelan ludah susah p

berulang kali?!" Aaric sudah menekan suaranya dengan sangat dalam, hal itu me

saat ini. Aku hanya bisa mengikuti alur yang me

." Aaric berucap pelan. Dia baru bangun dari tempat du

ata coklat,

melihat bagaimana sikapnya yan

ereka keluar dari kantor polisi untuk m

hampir tersedak air liur karena mendengar lelaki berm

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY