img Istri Kelima Sang Presdir  /  Bab 8 Pergi ke rumah sakit | 4.97%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 8 Pergi ke rumah sakit

Jumlah Kata:1028    |    Dirilis Pada: 26/09/2022

mengapa saat melihat punggungnya yang tegap itu membuatku jadi bertanya-tanya, dimana dia membe

berolahraga

kah kakinya saat bertanya seperti itu padaku. Hal tersebut m

a nyeri. Dia tertawa sangat nyaring

elamun sejak tadi?" Bukan pertanyaan, d

yang diucapkan olehnya memang ser

arena punggungmu!" Ujarku tanpa basa-basi, dia masih

yang terjadi itu memang salahmu."

ngan tangan kecilku, aku tahu bahwa apapun ya

yang kuat dan hebat! Visi misi seorang Konstantino adalah tidak terkalahkan." Ungkapa

a keahlian untuk me

menjawab acuh

tur rumah sakit ini." Dokter tersebut datang bersama beberapa dokter lai

ikit saja? Melihatnya yang terlalu

a." Bardolf memberikan ramuan h

secepat mungkin." Dokter bernama Benny i

kan pada siapapun atau memberitahu siapapun." Hanya itu yang Bardolf kataka

n membuatku semakin memikirkan banyak hal. Apakah dia pernah baik dan menger

njungi karena sudah ada di

memaksa kan?" Dia menghentikan lagi langkah kakinya, lalu sek

ah seperti bayi kecil ketika kami berhadapan seperti ini. "Ke

mu? Aku tid

gadis yang baik, sekarang kau jadi

adis yang baik setiap waktu?" Tan

k, aku juga suka saya kau ja

i." Padahal aku mau mencemooh dirinya secara terang-terangan, ta

sama sekali. Posisi saat ini membuatku dalam menghirup aroma tubuhnya d

ang moodnya selalu berubah-ubah. Tapi aku semakin menyukai sikapmu itu." Ucapan

is ke arahnya, tapi dia bukannya melepaskan kepa

Kenapa rasanya sangat nyaman? Apakah aku kekurangan kasih saya

merah seperti itu, astaga! Aku ingin sekali mencium bibirmu d

ni di tempa

ita masuk ke dalam mobil sekarang!" Dia sudah menarik tanganku, hal tersebut

Setelah kami benar-benar masuk, sekarang dia menatap mataku dengan sangat dekat. "Apa yang mau k

ta

-benar me

ruangan tertutup." Ucapannya seperti

ertingkah aneh." Ujarku sambil mendorong tubuhnya agar tidak dekat-dekat de

intim dan menyenangkan ya?" Bibirnya mengerucut seperti bayi kecil yang menggemaskan. Matanya

n hal tidak seno

onoh lainnya? Lalu kenapa berciuman saja tid

bibirnya agar diam dan ti

a mobil membuatku dan Bardolf lan

aha

i?" Bardolf bertanya setela

Elzahara menengok ke arahku dengan tatapan sinis, aku yang melihat ha

k bekerja, namun kenapa malah disini bersama Cassandra. Sedang apa kalian? Periksa kesehatan?" Elzaha

na aku merasa apapun yang me

mu lebih dulu." Bardolf sudah memeluk Elzahara penuh kasih sayang, aku dap

aiknya hanya p

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY