img Pesona Ibu Susu Anakku  /  Bab 2 2. Bayi Anda meninggal | 1.74%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 2. Bayi Anda meninggal

Jumlah Kata:1144    |    Dirilis Pada: 28/09/2022

ke dadanya, lalu menepuk-nepuk bokong

aya berdiri. Tangan gadis itu

inya ngga

bayi mungil itu, tak ada udara yang berhembus. Lalu

ingkan bayi itu pada boxs, kemudian menyentuh

ng, bayi itu juga te

ayi Anda meninggal dunia, Pak," kata

masih berbaring itu. Matanya terlihat berkaca-kaca dan tak lama keluar buliran

ma mengelus pundak gadis

yang teramat dalam. Dia sendiri tak bisa membayangk

kini berbalut selimut putih itu kepada Bima. Pria itu tampak bi

dia menatap mata Bima yang baru saja melihat ke arahny

itu. Perlahan dia manarik napas, lalu me

tetapi cukup menyentuh hati gadis i

ada setitik rasa senang di hati

aku bingung harus senang atau sedih. Tapi aku yakin ... ap

zan, Bima pun mengecup sel

ya, Dok?" Bima tersenyum lalu me

ia laki-l

enghuni surga. Om ya

urusan." Bima tersenyum sambil membujuk sed

ma kasih yang sempat dia lupa ucapankan sebelumnya. Tetapi ny

? Meskipun dia sudah meningg

*

a berada di depan pintu UGD. Bertanya pada seorang suster yang baru saja

ila Adriana Prad

l." Bima m

ruang perawatan bayi

Papa

aya anta

sampai di ruang perawatan khusus bayi dengan nomor 111. Setelah meng

tidur. Bayi cantik itu tengah tertidur pulas di atas sana, dahinya tert

hat semua itu sungguh sangat menyakitkan. Bayi itu hanya membutuhkan ASI langsung

untuk Kaila, Pak. Semua susu formula tidak cocok untuknya. Bahkan se

kan mencarinya la

n berjalan keluar lalu mengambil ponselnya di dalam kantong

ada info yang mau jadi ibu susu

mencari ibu susu anaknya, padahal informasi itu sudah diseb

i tak mau sebab belum jelas jika asal ASI itu dari orang sehat atau tidak

sa ibu susu saja, dan tentu nantinya akan diper

anti saya sebar lua

Mungkin dia mau menyusui Kaila, Bud? Aku ngg

Kalau ada saya pa

an telepon, kini Bima ber

o, R

engar seperti mengeluh saat menjawab telepon

ain saja kamu seharian? Dan kenapa kamu

u ini lagi live Instagra

ikan begitu saja, tidak sopan sekali. Padahal sua

ra! Memuakkan banget!" berang Bima sambil meremmas ponselnya. Dia sangat emosi

yusui Kaila," lirihnya dan tak lama cairan bening itu mengalir, tetapi dengan cepat Bima

ang dulu aku kenal lagi! Kamu berubah!" Bima menjambak rambutnya dengan frustasi, la

si dengan penggemarnya, entah mengapa rasanya Bima sudah tak meng

mbagi waktu dan porsi yang sama dengan dunia nyata. Tetapi nasehat itu seperti hanya masuk ke kup

engan suara pelan. Dia dokter yang sama yang berada

eh. "Boleh, Do

ta yang baru melahirkan dan mempunyai ASI cukup banyak. Sekarang Bapak ke tempa

rasa kasihan melihatnya yang marah-marah. Dokter wanita itu juga salah satu

ermisi kalau begitu." Bima langsung berl

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY