img Pesona Ibu Susu Anakku  /  Bab 4 4. Nggak ada yang gratis | 3.48%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 4. Nggak ada yang gratis

Jumlah Kata:1214    |    Dirilis Pada: 28/09/2022

pertamanya dituduh sebagai pengemis. Jujur, ada rasa sakit di dalam hati sebenarnya. Tetapi dia menco

buhnya. Pertama sendal jepit berwarna hijau, ketebalannya sudah lumayan tipis.

ih masih bagus. Hanya saja warnanya kelunturan dengan bajunya yang berwarna

Jenny memandangi rumah mewah itu dari balik celah gerbang. Terlihat sangat indah sekali. Jujur, dia belum pernah masuk pada rumah sebesar

na. Dia sendiri bingung untuk pergi kemana dan menurutnya

i rumah Bima atau bukan, mungkin kala

ana yang mencoba membukakannya. Jenny yang tengah nongkrong di samping gerbang itu se

amata, dia memakai setelan jas dan terlihat

ku

ng satpam yang lagi-lagi meng

tangannya dari jendela, memberika

ny menggeleng cepat. "Aku hanya mau

pa?" Pria berkacamata mata itu langsung me

encari ibu susu. Aku bersedia menjadi ibu susu anakn

neh, sebab Jenny tampak masih belia tetapi ingin menjadi ibu susu. "Ibu susu itu menyusui bayi, No

Pak." Jenny me

tung kala melihat ke arah dada yang cukup montok itu

a tangannya ke arah dada, dia merasa tak nyaman diperhatikan s

langsung mengalihkan pandangan ke arah lain. "Kalau begitu ayok mas

y membuka tas kecil yang dia tenteng dipergelangan tangannya, lalu memberikan KTP dan selembar kertas yang d

." Budi berjalan lebih dulu masuk ke

kl

emencet bel, wanita itu tampak mengerutkan keningnya

an sopan lalu melebarkan pintu untuk m

menjadi ibu susu Nona Kaila." Budi menoleh sebentar pada Je

Kaila. Salam kenal." Weni m

Jenny tersenyum da

saja Jenny ke kamarnya Non

u susu, tetapi kalau orangnya sendiri tak ada rasanya Weni takut. Sebagai babbysitter tentu dia ak

anti saya yang ak

sudah, ayok J

n langkah Weni, gadis itu pun menatap Budi. "Maaf sebelumnya

. "Iya, kamu ti

au terdengar lancang." Jenny menundukkan kepalanya, dia

a dengan pertanyaannya gadis itu. "Kalau kam

a mubazir lebih baik untuk bayi yang membutuhkan, Pak," jelas Jenny yang m

nggak dibayar ngg

oleh diizinkan aku mau tingg

aneh di telinganya, ternyata masih ada orang yan

ak ada yang gratis dan Pak Bima nggak mungkin juga menyewa ibu susu tanpa digaji. Masala

n belum apa-apa dia membayangkan uang ditangannya,

kecil lalu tersenyum, kemudian dia pun be

*

kl

ar Hello Kitty. Banyak berbagai macam boneka dan mainan di

u ranjang bayi yang cukup besar, menghampiri Weni yang baru sa

usui dia." Weni memberikan Kaila ke arah Jenny, gadis itu terliha

nya, Mbak? Nanti kalau

Weni mengajak Jenny untuk duduk di atas kasur yang berada di dekat

uga mengendongnya hanya sebent

ng sabar, ya?" Weni mengusap pung

k apa

itu perlahan dia pun menarik kaosnya ke atas, lalu menyembulkan

da yang mirip kacamata itu terlihat sudah tak layak pakai, busa pada c

sudah menganga, tetapi tangan Weni langsung menghalanginya

pa, M

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY