img I`m Holding You  /  Bab 8 Ch. 8 Kenapa Belum | 8.25%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 8 Ch. 8 Kenapa Belum

Jumlah Kata:1075    |    Dirilis Pada: 14/10/2022

garis satu! Sudah tiga bulan bukan ia bergumul dengan suaminya, tanpa pengama

andi. Hatinya khawatir, risau, takut dan kecewa! Ia benar-bena

mereka dan tertegun mendapati sang isteri

ya Bima lalu jongkok

idak mengerti apa yang membuat isterinya itu menangis sesegukan macam ini, hingga kemudian matanya menatap benda

ih, ia tahu Melinda kecewa, namun mau bagaimana lagi?

ayang!" guman Melind

s pelukannya, menatap lurus mata

iran, oke? Terlalu banyak pikiran juga bikin kamu lama hamilnya loh, sudah

ung betul masa subur ku, kenapa aku belum hamil juga?" Melinda masih belum terima, ia benar-benar sudah je

enar-benar mau cepat hamil?" ta

tanya Melinda deng

si kita Sayang, jika ada masalah atau gangguan

mudian mengangguk tanda mengerti. Bima terse

siap-siap mandi, kita sarapa

ngkah keluar dari kamar mandi. Kenapa hatinya merasa pedih mendengar Isak tangis Me

nan, hingga kemudian isterinya itu tidak bisa segera hamil? Atau ada masal

buatan yang dulu pe

*

l, sudah di tes?

saja, ia menatap nanar sang mama mertua itu. Pasti selalu ini ka

inda sudah cek tadi sub

ta sangat kecewa. Sangat jelas terlihat eks

hamil kok, untuk saat ini mungkin belum dika

an kemarin menikah saja sudah i

seafood di hadapannya itu sontak

ap orang kan nggak sama," Bima masih berusaha mendinginkan suasana

asalahnya," kini Andi bersuara, ia sama seperti Bima mencoba menenangkan suasan

" jawab Bima yang memang sudah membuat jan

riksa yang lengkap sekalian dong, kamu dokter harusnya juga paham kan apa ma

h pokoknya intinya nanti siang Bima bakal bawa Melin

ngangguk. Tidak ada perbincangan apapun lagi, semua

n? Bima bisa merasakannya. Hatinya juga pedih, ia juga merasakan tekanan itu. Bukan hanya itu, Bima terus dibayangi rasa bersalah da

*

pa tadi," Bima sudah membawa mobilnya pergi dari

apa aku belum juga dikasih hamil? Apa itu salahku?" air mata Melinda

nya, mendekapnya erat-erat dan membiarkan Melin

t ya?" Bima menepuk lembut pundak sang ist

uanya terkesan menenkannya agar segera hamil. Siapa sih yang tidak mau hamil? Apalagi jika sudah menikah sepe

?" Bima menyeka air mata sang ist

pada posisinya dan membiarkan sang suami ke

sementara Bima hanyut dalam dugaan-dugaan kenapa Melinda tidak juga hamil. Pikirannya malah melayang kembali membayangkan perbuatan bejat yang su

isa saja kan hal itu terjadi? Gadis itu hamil anaknya? Darah dagingnya? Bima benar-benar

a, kan?" tanya Melinda

yang! Nanti jam maka

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY