img Delayed Love  /  Bab 8 Ia Kembali | 11.59%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 8 Ia Kembali

Jumlah Kata:1227    |    Dirilis Pada: 24/10/2022

Sebenarnya ia sendiri memang sudah akan pulang ketika men

jalan raya yang terlihat cukup padat di waktu sore hari itu. Rian yang akhirnya memutuskan pulang dan

an, aku harus mendapatkan ma

apura sebagai muka atau jalan masuk perumahan, terpampang di dep

sedangkan ibunya adalah seorang guru atau pengajar di sebuah sekolah swasta di kota. Gen kepintaran yang dimiliki lelaki itu bisa dipastikan ber

uku tebal milik sang ayah, di mana banyak gambar peta beberapa negara di dalamnya, membuat ia berambisi untuk menjadi seseorang yang bisa keliling dunia. Ia berpikir,

kolah menengah atas di sebuah sekolah

kata ibunya waktu itu. "Bukankah jurusan itu aka

perhotelan dan bukan pariwisata, di mana jurusan itu sebenarnya yang akan me

tu. Entahlah, bahkan hingga saat ini ia bekerja sebagai seorang manajer di sebuah hotel bintang dan ternama pun, tak ada yang tahu kenapa pada akhirnya i

dengan pagar tinggi di depannya. Seorang penjaga rumah yang mengenali mob

. Pak Kurdi, penjaga rumahnya sejak ia masih kecil hingga

at sor

at sor

untuk menyapa. Setelah tuan mudanya masuk ke rumah,

e, R

b Rian membalas

engan beberapa buku di atas meja, menemani

gini?" tanya Bu Sukma, seraya mengulurkan tang

di samping ibunya. "Baca buku apa, Bu?

Bu Sukma yang bisa menilai jika sikap yang saat ini putranya tunjukkan adala

menunjukkan cover buku agak te

ya bertengger di batang hidungnya, lalu menat

n?" tanya sang

jam berapa, Bu. Aku 'kan uda

sepertinya kamu capek sekali. Ibu hanya

unggungnya ke sandaran sofa, kemudi

lapar, Bu, tapi capek

mun, ia bukanlah tipe orang tua yang akan ikut campur dalam kehidupan

bannya." Bu Sukma menatap sang putra,

Kita akan makan malam bersama nanti. Sem

umayan. Selamat

sang ibu yang kembali melanjutkan ke

*

puan lintas generasi tengah duduk menyantap hidangan makan malam. Seorang gadis dengan rambut panjang diikat asal, begitu lahap men

Yang udah pesen kue kemarin

. Yang pesen kue tadi datang ke sini, katanya jadi min

pan mau bikinnya,

iar enggak keteteran. Malam ini

antu Ibu. Nanti Re

tanya Bu Cintya. "Cuma tadi aja 'kan

menguasai diri sehingga nasi yang belum halus ia

k usah terburu-buru," kekeh B

t dengan makanan yan

tri yang terlihat gugup ketika nama seorang lelaki yang pernah

nyudahi makannya yang kemudian menaruh piring kotor yang sudah kosong ke tempat pencucia

ngnya, pura-pura tak mendengar dan memilih untuk men

tempat sebelumnya sembari menata

kemudian beranjak berdiri dan members

alam gelas dan membawanya ke sofa dep

waktu demi menormalkan degup jantungnya, yang mungkin saja terasa lai

da poin-nya, cukup membuat Bu Cintya terkejut. Meski sebelumnya Reina sudah mengatakan t

pendengar yang baik, tanpa harus me

a pun sama. Kedua wanita baik hati itu kini udah enggak lagi kerja di hotel. Sosok

kamu yang baru?" tany

tatapan pilu, me

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY