img Mr. G itu Bos-nya!  /  Bab 5 Memalukan | 3.91%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Memalukan

Jumlah Kata:1014    |    Dirilis Pada: 31/10/2022

menyedihkan. Masih ada waktu sekitar sepuluh menit sebelum jam kerja dimulai, dan ia masih berada di toilet berusaha menjernihkan pikiran. Ia masih

enggeleng keras. "Tidak-tidak. Bisa saja dia telah melupakan semuanya, menganggapku angin lalu se

ia punya ide. Mungkin berpura-pura lupa atau

annya dan berniat segera menuju ruangannya. Sesampainya di luar toilet, ia be

berusaha setenang mungkin

na yang bergegas pergi. Sayangnya d

rus segera ke ruanganku! Sebentar lagi jam kerja dimu

itu menggodaku adalah karyawanku sendiri. Ka

rnyata dia mengingatku?

ukkan kedua tangannya ke saku celana.

f. Bagaimanapun ia masih butuh pekerjaan dan

pada karyawan nakal sepertimu? Potong gaji? A

bar. "Tapi, Mister, kurasa bukan tindakan profesional mencampurkan urusan pribadi d

seketika menutup mulutnya. Terlalu terkejut dengan kata

moh

i ia tak mengerti m

kan surat pengunduran dirimu," perintah

m lantai. Untuk saat ini tidak apa-apa merendahkan diri, yang t

matanya berkaca-kaca dan memoh

tolong maa

r Briana yang malam itu ia nikmati. Ia menelan ludah, melihat posisi Briana seperti ini justru mengingatkannya pada mala

ang dengan gig–" Seketika Briana membungkam mulutnya. Kedua tangannya menutupi mulut saat tersadar nyaris mengucapkan kata terlarang. Tak ingin

Briana sayangnya Briana memeluk kakinya s

masih harus membiayai sekolah ad

kakinya, mendorong Briana namun Briana kian me

Sekarang l

ak. Dengan mata berkaca-kaca

lak tawa dari ruangan Mr. G

nti te

kembali ke ruangannya setelah d

a lakukan, tawa itu tak bisa ia tahan. "Ma– maaf," ucapnya dengan

mengatakan pada orang lain, Briana kembali memeluk kakinya dan mengucapkan terima kasih sampai ia

ukan? Hati-hati, lho Jangan sampai niatmu mempermainkann

melirik malas Fatar yang berdiri di depan meja.

g ringan kemudian menatap

cukup lebar menghantam tepi meja. Rasanya benar-benar memalukan mengingat apa yang baru saja ia alami. Padahal dirinya sudah mendapat lampu hijau terselamatkan, tapi kembali mempermalukan diri sendir

h Briana menatapnya cemas. Briana menoleh tanpa mengangk

tik berikutnya, Briana b

*

erat. Dan saat matanya terbuka sempurna yang

apa yang terjadi. Ia bangun menegakkan punggungnya

ah s

yang saat ini berdiri di depan me

a terjadi?" tanya B

angannya ke atas meja kemudia

gsan," j

ni?" Karena seingatnya ia b

matkan nyawamu," jawab pria itu kembali disertai kekehan ringan. Pria itu

, aku harus s

ngg

i ranjang namun suara te

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY