img Mr. G itu Bos-nya!  /  Bab 9 Adegan Komedi Romantis | 7.03%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 9 Adegan Komedi Romantis

Jumlah Kata:1067    |    Dirilis Pada: 31/10/2022

erdapat coretan hitam yang sepertinya ia dapat dari kecerobohannya. Sok ingin memperbaiki mobilnya, tanpa sadar tangannya meny

terdengar melihat Briana yang saat ini membersihkan wajahnya meng

mineral yang harusnya untuk mobilnya untuk membersihkan wajahnya. Merasa kesu

mbil video Briana yang membersihkan wajahnya. Dan apa

mobilmu!" kata Fatar dengan taw

kanku. Lagipula, kenapa dia tidak memberitahuku?" Melirik Fatar sekilas dan kembali membersihkan wajah." Dan tepat setelah ia

n wajahnya. Bagaimana ia bisa tidak menyadarinya? Hingga

sihkan wajahnya? Tak ingin semakin malu, Briana bergegas pergi, mengambi

er G di sana?" protes Briana saat telah berdiri

anya. "Kau tidak tanya," j

ana kesal mengabaikan pangka

rus minta maaf padanya, lo

? Kenapa?" tanyanya dengan wajah polos

iagnosa terkena virus mematikan," ujar Fatar seraya berbali

pa? Memangnya

rus bertang

gat ia hafal. Ia pun tak berani menoleh ke belakang

egakkan punggungnya saat Briana menceng

ngaja!" ucap Briana yang

rti seekor kucing menggendong anaknya. Namun Briana semakin kuat mencengkram kemeja Fatar bahkan memeluknya. Dirinya benar-benar takut melihat wajah Mr. G yang bagai monster. Dan t

. Seketika Briana tersadar dan melepas pelukannya dari perut Fatar membuatnya terhuyung ke bela

buhnya yang ditimpa Briana juga ka

an aku! Maafkan aku!" ucapnya yang tak tahu harus berbuat apa melihat Mr

ol di depan mata. Harusnya tadi ia merekamnya dan

teriak Mr. G oada Fatar saat melihat pria

a yang belepotan hitam. "Kau y

ajimu! Dan aku akan memecatmu!" teriak Mr. G yan

a tersebut. Tidak apa jika dirinya dipecat, tapi ia kasiha

Mr. G dan menepuk bahunya. "A

tolak Mr. G dengan masih merintih. S

ngnya ia tak kuat karena tubuh Gavin yang seperti sebongkah batu. Bukannya berhasil membantu Mr. G berdiri

Maafka

urd dua orang di depan matanya. Ia sampai berjongkok deng

eriak Briana. Padahal dirinya sedang kesu

"Makanya, ayo cepat pegang bahuku!" perintahnya

rut. Dengan hati-hati satu tangannya memegang bahu B

nya sebagai tumpuan. Namun lagi-lagi ia tak kuat karena bera

p ribuan kata maaf. Sementara Mr. G, dirinya tak sanggu

*

ng di ranjang rumah sakit namun pria itu mengabaikannya. "Ayolah, jangan mar

segera membawanya ke rumah sakit. Dan dokter mengatakan Mr. G m

in aku sudah menghabisimu," ucap Mr.

yang tercetak di wajah Fatar. Ia justru ber

," ucapnya seraya meraih makan malam Mr. G di atas meja samping ranjang. "Seharus

imu dengan asisten bar

amun di saat itu pintu terbuka dimana

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY