img Kehidupanku yang Cemerlang Setelah Perceraian  /  Bab 9 Kamu Pikir Kamu Siapa  | 1.86%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
Bab 9 Kamu Pikir Kamu Siapa
Jumlah Kata:772    |    Dirilis Pada:14/11/2022

Ketika Becky kembali ke apartemen Jessie, sahabatnya itu menatapnya dan bertanya dengan penuh semangat, "Jadi, bagaimana hasilnya? Apa sekarang kamu sudah resmi bercerai?"

Dia telah menantikan perceraian mereka sejak lama. Sepanjang pagi, dia merasa ketakutan Becky mungkin saja akan berubah pikiran dan tidak melanjutkan perceraiannya. Pemikiran itu menggerogoti dirinya terus-menerus.

Melihat Jessie bertingkah seperti ini, Becky tidak bisa menahan tawanya. "Yah, sekarang aku hanya perlu menunggu hakim untuk menyelesaikan proses perceraiannya."

Jessie hampir meledak dalam tangis ketika dia mendengarnya. "Astaga! Aku turut bahagia untukmu! Sebentar lagi, kamu akan segera resmi menjadi seorang wanita lajang! Kita benar-benar harus merayakannya. Becky, apa kamu ingin keluar dan bersenang-senang malam ini?"

Tanpa diduga, Becky menggelengkan kepalanya sebagai jawaban atas ajakannya itu. "Tidak. Aku sudah tidak pulang selama tiga tahun lamanya. Aku sangat merindukan keluargaku."

Saat berbicara, Becky seakan merasa ada gumpalan yang terbentuk di dalam tenggorokannya.

Tiga tahun penuh telah berlalu sejak terakhir kali dia melihat kedua orang tuanya. Sekarang setelah semua urusannya dengan Rory selesai, dia sudah tidak perlu lagi tinggal di Kota Courtbush.

Namun sebelum pergi, dia harus meminta Jessie untuk mengirimkan apa yang dia sebut sebagai 'hadiah'. Itu adalah sesuatu yang telah dia siapkan khusus untuk Berline. "Sudah waktunya untuk merilis video yang telah kukirimkan padamu."

Lagi pula, Rory memintanya untuk meminta maaf pada Berline. Maka dari itu, Becky akan meminta maaf. Dia sangat yakin bahwa Berline akan tercengang dengan permintaan maafnya.

Mata Jessie langsung menyala dan berbinar. "Akhirnya! Aku sudah menunggu sinyal darimu! Aku juga sudah mengatur segalanya. Hanya perlu satu panggilan telepon, dan video itu akan segera menjadi sensasi hebat berikutnya di seluruh penjuru Internet!"

Becky mengangguk dengan puas. "Bagus! Aku akan pergi untuk mengemasi barang-barangku. Penerbanganku jam tiga. Bagaimana kalau kita makan siang bersama sebelum aku pergi?"

Mendengar ini, Jessie mendadak menyadari sesuatu. "Apa kamu tidak akan kembali?"

"Kenapa aku harus kembali? Rumahku ada di Kota Bluepond."

Mendengar ucapannya, Jessie mengerucutkan bibirnya. Sejak Becky mengetahui bahwa pernikahannya tidak berhasil, dia telah berubah menjadi sangat tegas dan berani. Sekarang, Jessie juga jadi tidak ingin tinggal di Kota Courtbush.

"Tunggu aku, oke? Aku akan membereskan segalanya di studio dan kembali ke Kota Bluepond dalam beberapa bulan!"

Becky tercengang ketika dia mendengar ucapan sahabatnya itu. Setelah beberapa saat, dia kemudian berkata dengan nada meminta maaf, "Namun, tidak mudah bagi studiomu untuk bisa menjadi seperti sekarang ini."

"Yah, tapi aku tidak menghasilkan banyak uang dari itu. Aku sudah tidak ingin bekerja di sini lagi!"

Baik Jessie maupun Becky dilahirkan dalam keluarga yang kaya. Bahkan jika mereka menghabiskan banyak uang setiap hari selama sisa hidup mereka, mereka tidak akan pernah bisa menghabiskan kekayaan mereka.

Satu-satunya alasan mengapa Jessie membuka studio di Kota Courtbush adalah untuk meyakinkan Becky bahwa dia tidak hanya datang kemari untuknya, itu hanyalah sebuah cara untuk membuat Becky agar tidak merasa bersalah.

Mendengar ini dari Jessie, hati Becky tergerak. Dia kemudian berbisik dengan pelan, "Oke."

Setelah makan siang bersama, Jessie mengantar Becky ke bandara. Pesawatnya lepas landas tepat pada pukul tiga sore. Pada saat bersamaan, beberapa akun pemasaran yang berpengaruh merilis video itu di Internet.

Video tersebut memperlihatkan momen di mana Becky diduga mendorong Berline ke kolam renang pada malam pesta ulang tahun Elmore.

Namun, video itu dengan jelas menunjukkan bahwa Becky sama sekali tidak mendorong Berline. Ternyata, Berline sendiri yang melompat ke dalam kolam, dia bahkan juga menyeret Becky bersamanya.

Pada malam itu, hanya ada Becky dan Berline yang sedang berdiri di sebelah kolam renang. Percakapan antara kedua wanita di dalam video itu sangat jelas.

"Becky, kamu pikir kamu siapa? Apa kamu benar-benar begitu bodoh untuk berpikir bahwa Rory mencintaimu? Teruslah bermimpi! Dia hanya menikahimu untuk membuat keluarganya merasa tenang.

Becky, jika aku jatuh ke dalam kolam ini dan membunuh bayi ini, menurutmu apa yang akan dilakukan Rory? Aku sungguh tidak sabar untuk melihat reaksinya! Kamu pasti akan diusir dari keluarga ini!"

Tidak lama setelah video kontroversial itu dirilis, rekaman audio Berline yang menyulitkan Becky juga ikut dirilis.

"Becky, berhentilah bermimpi! Rory sama sekali tidak akan pernah mencintaimu."

"Becky, biarkan aku memberitahumu fakta yang sebenarnya. Rory mencintaiku, bukan dirimu. Jika kamu melawanku, kamu akan hancur!"

"Tidak ada satu orang pun yang peduli apakah kamu melakukannya atau tidak. Selama aku mengatakan bahwa kamu yang melakukannya, mereka akan memercayaiku!

Apa kamu marah? Sayang sekali. Kamu sama sekali tidak bisa menyentuhku. Kamu sungguh tidak pantas untuk menikah dengan Rory dan masuk ke keluarga ini sejak awal. Kamu pikir kamu siapa? Kamu hanya mempermalukan keluarga ini."

Segera setelah video dan rekaman audio itu dirilis, hal itu menjadi viral di Internet. Berita bahwa anak Berline sudah tiada telah menimbulkan sensasi yang sungguh luar biasa.

Sekarang, situasinya tiba-tiba berbalik. Semua berita ini telah membuat seluruh kota terkejut.

Sebelumnya              Selanjutnya
img
Konten
Bab 1 Dia Tidak Percaya padanya Bab 2 Hukuman Bab 3 Kita Bercerai Saja Bab 4 Gosip Bab 5 Perjanjian Perceraian Bab 6 Semua Ini Karena Rory Bab 7 Tidak Setia Seperti Seekor Anjing Bab 8 Wanita yang Terlalu Percaya Diri Bab 9 Kamu Pikir Kamu Siapa Bab 10 Apa Becky Gila
Bab 11 Perceraian Membuatnya Lebih Baik
Bab 12 Pertengkaran di Hotel
Bab 13 Pacar Baru
Bab 14 Summer Band
Bab 15 Wanita Idamanku
Bab 16 Kami
Bab 17 Tidak Bisa Berinteraksi
Bab 18 Dia Sama Sekali Tidak Peduli
Bab 19 Wanita Misterius yang Cantik
Bab 20 Kenapa Becky Ada di Sini
Bab 21 Senyum Becky
Bab 22 Sangat Murah
Bab 23 Mutiara dan Berlian
Bab 24 Menantikannya
Bab 25 Pembalasan yang Lemah
Bab 26 Tulus Atau Tidak
Bab 27 Di Antah Berantah
Bab 28 Jangan Sakiti Aku
Bab 29 Mata dibalas Mata
Bab 30 Balas Dendam
Bab 31 Membayarnya Seratus Kali Lipat
Bab 32 Berlutut
Bab 33 Keberanian
Bab 34 Katakan Sesuatu yang Baik
Bab 35 Membeli Mobil
Bab 36 Masa lalu yang Indah
Bab 37 Summer Band Beraksi Kembali
Bab 38 Sebuket Mawar
Bab 39 Bagiku, Dia Sudah Mati
Bab 40 Pengagum Becky
Bab 41 Kebuntuan
Bab 42 Tidak Tertarik
Bab 43 Bukankah Dia Berkata Dia Tidak Bisa Menari
Bab 44 Anjing Gila
Bab 45 Bukan Urusanku
Bab 46 Uang Adalah Prioritas
Bab 47 Jangan Jatuh Cinta Karena Penampilannya
Bab 48 Pujian yang Tinggi
Bab 49 Seorang Bajingan
Bab 50 Ingin Bertaruh
Bab 51 Apa Hebatnya Keluarga Arsenio
Bab 52 Kamu Memang Jenius
Bab 53 Apa Becky Jatuh Cinta pada Devin
Bab 54 Lelang
Bab 55 Calon Pacar
Bab 56 Berapa Banyak yang Kamu Inginkan
Bab 57 Dunia ini Benar-Benar Sangat Sempit
Bab 58 Bersenang-Senang dengan Pria Seksi
Bab 59 Kylan Salvino
Bab 60 Calon Istriku
Bab 61 Suasana Hati yang Baik Hancur
Bab 62 Cemburu
Bab 63 Apa Kamu Sedang Mengancamku
Bab 64 Apa Kamu Menungguku
Bab 65 Menemanimu
Bab 66 Menangislah Jika Kamu Sedih
Bab 67 Pemikat Wanita
Bab 68 Apa Becky Begitu Kekurangan Pria
Bab 69 Hari yang Sial
Bab 70 Mereka Setara
Bab 71 Siapa Pria Itu
Bab 72 Sugar Daddy
Bab 73 Siapa yang Melakukan ini
Bab 74 Janji
Bab 75 Siapa Pria Itu
Bab 76 Dua Triliun
Bab 77 Mimpi Apa
Bab 78 Aku Akan Mengajarimu Cara Meminta Maaf
Bab 79 Beraninya Mereka
Bab 80 Tidak Sebodoh Itu
Bab 81 Apa Orang Tuamu Tidak Mengajarimu Sopan Santun
Bab 82 Putri Kesayangan Steve
Bab 83 Tiga Hal
Bab 84 Kamu Berbohong
Bab 85 Buta
Bab 86 Penghinaan
Bab 87 Kita Tidak Mampu Menyinggung Mereka
Bab 88 Permintaan Maaf
Bab 89 Aku Tidak Tahu
Bab 90 Devin Mencintaimu
Bab 91 Cinta Murahan yang Tidak Berharga
Bab 92 Sesuatu yang Berarti
Bab 93 Prinsip
Bab 94 Sampah
Bab 95 Kamu Berutang Sesuatu Padaku
Bab 96 Menjadi Posesif
Bab 97 Apa Kamu Kecewa
Bab 98 Devin Serius
Bab 99 Waktunya Merespon dengan Baik
Bab 100 Aku akan Menanganinya
img
  /  5
img
img
img
img