img Kaka Iparku Brengsek  /  Bab 2 Sehelai Handuk | 2.38%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Sehelai Handuk

Jumlah Kata:1182    |    Dirilis Pada: 06/12/2022

amar mandi, kak

i, dan dia lebih terkejut karena kakak iparnya ternyata kembali ke kamar dalam keadaan tubuhnya yang hanya mengenakan sehelai handuk saja, Nadia malu den

ia lihat kecoak tersebut seolah mempermainkannya, Nadia menggenggam tangan k

C, Kak, Na

ri WC, dia menggeleng da

dia, kecoakny

ja menggenggam tangan kanan Aldo

awah seketika Nadia menjadi salah tingkah d

arang sudah aman tid

n agar Nadia tidak takut lagi, sebelum

sekitar kamar mandi atau memang sudah pergi. Nadia mulai menyalakan shower untuk membersihkan tubuh

ra penciumannya, sambil menguap Nadia menggeliat bebas, rasanya dirinya sudah tidur cukup

rdengar, Nadia tidak melihat Ka Tasya masuk menemuinya. Nadia pun bangkit dengan malas kemudian membe

isa jadi Nadia menghabiskan waktu lama bila di kamar mandi. Nadia mengenakan kaos santai dan celana panjang begitu menurun

melihat bukan kak Tasya melainkan kak Aldo Kakak iparnya se

sebelum akhirnya meng

ak apa?" tanya Nadia sambil mendekatinya. Kak Aldo ha

an sebelumnya untuk biar dia masak supaya kita makan sore s

ia seperti semangat memasak sesuatu, Nadia pun jadi tidak enak karena mungkin saja semua ini gara-gara

adia ban

uk dan membolehkan membantunya, sore ini ternyata kakak iparnya membuat gurami saus lada hitam dan ukur

t menghidangkan hasil masakannya di meja makan, walau Na

ingat di dahi Kak Aldo, seketika pria itu terdiam

Kakak memang

gan pria seperti kak Aldo yang seolah tidak gengsi mengerjakan apa pun dan bisa seg

a." Kak Aldo bertanya sambil membuka celemeknya. Dia

s, besok bilangnya sudah mulai ospek Kak, tapi Nadia suda

mang tidak terlalu jauh tapi kayanya kak Ta

Kak. Nadia bukan

ra mobil terdengar berhenti di depan. Nadia pikir itu pa

an menghampiri ke depan, dan Nadia pun mengikutinya dari

pintu mobilnya, dia berjalan mend

membalas pelukan erat kak Tasya, lagi-lagi bagi Nadia keduanya memang pasangan yan

ke arah adiknya dan langsung memeluknya, ada bulir air mata yang tumpah begitu saja, dia meminta

ya dan dia juga bilang jika ada waktu Ibu akan

an, terlihat Kak Tasya sangat senang karena

elaten kalau di tinggal, dia tidak perna

juga, ternyata dia

agi, harus serba bisa apa lagi perempuan,

kirkan itu, pacar

melarang ka

annya seperti itu. Kak Tasya ter

amu harus tahu batasan," kata kak Tasya sambil tersenyum

asih ingin foku

onton televisi sementara kak Tasya dia lihat masuk ke kamarnya bersama kak Aldo mungk

saat tangan seseorang mengguncangkan tubuhnya, rupanya Nadi

ia pindah ke

ruak ke hidung, Aldo memang menaruhny

melihat samar-samar jika Aldo sedang mencari sesuatu dan dia mendekatinya lalu berjongkok Nadia tersentak kaget a

dia pun membungkam mulut N

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY