/0/14033/coverbig.jpg?v=1ef4089dc7418cf7d0f402a19e5c9cb4)
Demi melunasi hutang sang ibu, Ayyara Faderica terpaksa harus menerima perjodohan dengan Kieran Bimantara, putra sahabat ibunya sekaligus CEO di tempatnya bekerja. Setelah menjadi istri Kiaran, hidup Ayyara seketika berubah jauh lebih baik. Kieran yang sudah sejak lama menyukai Ayyara secara diam-diam, tentu memperlakukan sang istri layaknya seorang ratu. Apapun yang diinginkan Ayyara, Kieran tak pernah melarang. Namun sayang sekali, Ayyara sangat sulit menerima Kieran di hatinya, ia justru masih menjalin hubungan dengan mantan kekasihnya. Walau mengetahui hal itu, Kieran tak pernah lelah berjuang mendapatkan hati Ayyara. Akankah Ayyara sadar dengan perjuangan Kieran, dan mau menerima cinta Kieran dengan tulus? Atau rumah tangga mereka justru akan hancur, karena Ayyara tak mau melupakan masa lalunya?
"Apa maksud Tante Daria dan om Raymond?" tanya Ayyara yang tak paham. Matanya seketika membelalak kaget saat sepasang suami istri yang duduk di hadapannya saat ini menawarkan sebuah perjodohan padanya. "Tante Daria dan om Raymond pasti sedang bercanda 'kan?"
Sepasang suami istri itu hanya tersenyum lalu saling menatap untuk sesaat. Daria kemudian mengarahkan pandangannya pada wanita yang masih duduk di samping Ayyara, memintanya untuk menjelaskan. "Mira, tolong jelaskan apa maksud kami barusan pada putrimu. Sepertinya dia masih belum paham."
Mira mengusap bahu Ayyara dengan lembut, berusaha membuat anak gadisnya itu sedikit tenang. Dia lalu berbisik, "Ayyara kamu tahu berapa jumlah hutang ibu pada mereka? Kamu juga masih ingat siapa yang membiayai kuliahmu dulu dan sekolah adikmu? Kita mana mungkin bisa membayar semua itu. Ini kesempatan yang paling bagus, mereka akan menganggap hutang ibu ini lunas asalkan kamu mau menikah dengan putra mereka. Kieran Bimantara."
Ayyara menoleh, menatap sang ibu dengan sorot tak percaya. Ternyata ibunya juga telah berpihak pada perjodohan ini, tanpa memikirkan perasaan Ayyara lebih dulu.
Mana mungkin Ayyara mau menerima perjodohan itu. Dia tak terlalu akrab dengan Kieran, walau kedua orang tua mereka bersahabat baik sejak dulu. Ayyara saja sangat jarang bertemu dengan Kieran, kecuali saat laki-laki itu berkunjung ke tempat kerjanya. Karena Ayyara saat ini kerja di perusahaan cabang Bimantara group, dan sedangkan Kieran adalah CEO di Bimantara group.
"Kamu juga masih mengingatnya 'kan, jika kamu bisa bekerja di cabang Bimantara group karena bantuan dari om Raymond?" imbuh Mira berusaha membuat Ayyara mengingat kebaikan yang telah keluarga Bimantara berikan pada mereka.
Ayyara sangat sulit menerima tawaran itu. Dia meluruskan pandangannya kembali, menatap sepasang suami istri yang masih menunggu jawabannya.
"Ayyara, kami sudah lama mengenalmu dan keluargamu sejak kamu kecil. Kami tahu semuanya tentang dirimu, dan kami rasa kamu itu perempuan yang sangat pantas untuk Kieran." Daria tersenyum, lalu menggenggam tangan Ayyara berusaha untuk meyakinkan. "Menikahlah dengan Kieran sayang. Tante akan menjamin semua keperluan ibu dan adikmu. Sedangkan kamu bisa hidup bahagia dengan Kieran."
Ayyara masih ragu. Masalahnya dia sama sekali tidak memiliki perasaan apapun pada putra mereka. Dan di sisi lain, Ayyara sendiri juga sudah memiliki kekasih. Tidak mungkin dia mengkhianati kekasihnya untuk menikah dengan Kieran.
"Ayyara." Kini giliran Raymond yang memanggilnya. Pria itu tersenyum seakan memberi peringatan. "Bukannya kami ingin mengancammu. Tapi memang keluarga kami memiliki peraturan, siapapun yang memiliki hutang pada kami harus membayarnya tepat waktu. Jika tidak, terpaksa kami harus menyita rumah kalian ini. Jika kamu masih ingin keluargamu tinggal di sini, jadi tolong terima saja perjodohan ini."
"Kenapa harus dengan perjodohan, om?" tanya Ayyara yang masih belum bisa menerimanya. Itu terdengar seakan memanfaatkan dirinya, agar mau tak mau tetap harus menerima perjodohan itu. Bagaimanapun seharusnya pernikahan itu dilakukan oleh sepasang kekasih yang saling mencintai, bukan dengan paksaan seperti ini.
"Jika kamu menikah dengan Kieran, maka kamu akan menjadi bagian keluarga Bimantara. Dengan itu, uang kami yang telah keluargamu pakai akan menjadi hartamu. Jadi, ibumu tidak perlu lagi membayarnya pada kami. Karena itu telah menjadi harta kalian juga," jelas Raymond berusaha membuat Ayyara paham.
Ayyara terdiam. Tak bisa berpikir lagi. Jika dia tak menerimanya, dia harus membayar hutang ibunya secepat mungkin. Sedangkan saat ini saja tabungan Ayyara masih belum mencukupi jumlah uang yang telah ibunya pinjam pada Raymond.
"Ayyara, kamu menerimanya 'kan?"
BERISI ADEGAN HOT++ Leo pria tampan dihadapan dengan situasi sulit, calon mertuanya yang merupakan janda meminta syarat agar Leo memberikan kenikmatan untuknya. Begitu juga dengan Dinda, tanpa sepengetahuan Leo, ternyata ayahnya memberikan persyaratan yang membuat Dinda kaget. Pak Bram yang juga seorang duda merasa tergoda dengan Dinda calon menantunya. Lantas, bagaimana dengan mereka berdua? Apakah mereka akan menerima semua itu, hidup saling mengkhianati di belakang? Atau bagaimana? CERITA INI SERU BANGET... WAJIB KAMU KOLEKSI DAN MEMBACANYA SAMPAI SELESAI !!
Evelyn, yang dulunya seorang pewaris yang dimanja, tiba-tiba kehilangan segalanya ketika putri asli menjebaknya, tunangannya mengejeknya, dan orang tua angkatnya mengusirnya. Mereka semua ingin melihatnya jatuh. Namun, Evelyn mengungkap jati dirinya yang sebenarnya: pewaris kekayaan yang sangat besar, peretas terkenal, desainer perhiasan papan atas, penulis rahasia, dan dokter berbakat. Ngeri dengan kebangkitannya yang gemilang, orang tua angkatnya menuntut setengah dari kekayaan barunya. Elena mengungkap kekejaman mereka dan menolak. Mantannya memohon kesempatan kedua, tetapi dia mengejek, "Apakah menurutmu kamu pantas mendapatkannya?" Kemudian seorang tokoh besar yang berkuasa melamar dengan lembut, "Menikahlah denganku?"
Kaindra, seorang pria ambisius yang menikah dengan Tanika, putri tunggal pengusaha kaya raya, menjalani kehidupan pernikahan yang dari luar terlihat sempurna. Namun, di balik semua kemewahan itu, pernikahan mereka retak tanpa terlihat-Tanika sibuk dengan gaya hidup sosialitanya, sering bepergian tanpa kabar, sementara Kaindra tenggelam dalam kesepian yang perlahan menggerogoti jiwanya. Ketika Kaindra mengetahui bahwa Tanika mungkin berselingkuh dengan pria lain, bukannya menghadapi istrinya secara langsung, dia justru memulai petualangan balas dendamnya sendiri. Hubungannya dengan Fiona, rekan kerjanya yang ternyata menyimpan rasa cinta sejak dulu, perlahan berubah menjadi sebuah hubungan rahasia yang penuh gairah dan emosi. Fiona menawarkan kehangatan yang selama ini hilang dalam hidup Kaindra, tetapi hubungan itu juga membawa komplikasi yang tak terhindarkan. Di tengah caranya mencari tahu kebenaran tentang Tanika, Kaindra mendekati Isvara, sahabat dekat istrinya, yang menyimpan rahasia dan tatapan menggoda setiap kali mereka bertemu. Isvara tampaknya tahu lebih banyak tentang kehidupan Tanika daripada yang dia akui. Kaindra semakin dalam terjerat dalam permainan manipulasi, kebohongan, dan hasrat yang ia ciptakan sendiri, di mana setiap langkahnya bisa mengancam kehancuran dirinya. Namun, saat Kaindra merasa semakin dekat dengan kebenaran, dia dihadapkan pada pertanyaan besar: apakah dia benar-benar ingin mengetahui apa yang terjadi di balik hubungan Tanika dan pria itu? Atau apakah perjalanan ini akan menghancurkan sisa-sisa hidupnya yang masih tersisa? Seberapa jauh Kaindra akan melangkah dalam permainan ini, dan apakah dia siap menghadapi kebenaran yang mungkin lebih menyakitkan dari apa yang dia bayangkan?
Seorang gadis SMA bernama Nada dipaksa untuk menyusui pria lumpuh bernama Daffa. Dengan begitu, maka hidup Nada dan neneknya bisa jadi lebih baik. Nada terus menyusui Daffa hingga pria itu sembuh. Namun saat Nada hendak pergi, Daffa tak ingin melepasnya karena ternyata Daffa sudah kecanduan susu Nada. Bagaimana kelanjutan kisahnya?
Dua tahun setelah pernikahannya, Selina kehilangan kesadaran dalam genangan darahnya sendiri selama persalinan yang sulit. Dia lupa bahwa mantan suaminya sebenarnya akan menikahi orang lain hari itu. "Ayo kita bercerai, tapi bayinya tetap bersamaku." Kata-katanya sebelum perceraian mereka diselesaikan masih melekat di kepalanya. Pria itu tidak ada untuknya, tetapi menginginkan hak asuh penuh atas anak mereka. Selina lebih baik mati daripada melihat anaknya memanggil orang lain ibu. Akibatnya, dia menyerah di meja operasi dengan dua bayi tersisa di perutnya. Namun, itu bukan akhir baginya .... Bertahun-tahun kemudian, takdir menyebabkan mereka bertemu lagi. Raditia adalah pria yang berubah kali ini. Dia ingin mendapatkannya untuk dirinya sendiri meskipun Selina sudah menjadi ibu dari dua anak. Ketika Raditia tahu tentang pernikahan Selina, dia menyerbu ke tempat tersebut dan membuat keributan. "Raditia, aku sudah mati sekali sebelumnya, jadi aku tidak keberatan mati lagi. Tapi kali ini, aku ingin kita mati bersama," teriaknya, memelototinya dengan tatapan terluka di matanya. Selina mengira pria itu tidak mencintainya dan senang bahwa dia akhirnya keluar dari hidupnya. Akan tetapi, yang tidak dia ketahui adalah bahwa berita kematiannya yang tak terduga telah menghancurkan hati Raditia. Untuk waktu yang lama, pria itu menangis sendirian karena rasa sakit dan penderitaan dan selalu berharap bisa membalikkan waktu atau melihat wajah cantiknya sekali lagi. Drama yang datang kemudian menjadi terlalu berat bagi Selina. Hidupnya dipenuhi dengan liku-liku. Segera, dia terpecah antara kembali dengan mantan suaminya atau melanjutkan hidupnya. Apa yang akan dia pilih?
Seto lalu merebahkan tubuh Anissa, melumat habis puting payudara istrinya yang kian mengeras dan memberikan gigitan-gigitan kecil. Perlahan, jilatannya berangsur turun ke puser, perut hingga ke kelubang kenikmatan Anissa yang berambut super lebat. Malam itu, disebuah daerah yang terletak dipinggir kota. sepasang suami istri sedang asyik melakukan kebiasaan paginya. Dikala pasangan lain sedang seru-serunya beristirahat dan terbuai mimpi, pasangan ini malah sengaja memotong waktu tidurnya, hanya untuk melampiaskan nafsu birahinya dipagi hari. Mungkin karena sudah terbiasa, mereka sama sekali tak menghiraukan dinginnya udara malam itu. tujuan mereka hanya satu, ingin saling melampiaskan nafsu birahi mereka secepat mungkin, sebanyak mungkin, dan senikmat mungkin.