/0/4155/coverbig.jpg?v=c8b69734a9d2418c3429827353e3c1c9)
Apa yang akan kalian lakukan saat kedua orang tua kalian tiba-tiba ingin menjodohkan kalian. Padahal posisi kalian saat ini masih menyandang sebagai seorang siswa sekolah menengah atas. Menolak ... tentu saja. Tapi menolak sebuah pertunangan tidak semudah menolak mbok Yun saat menawarkan seblak indezz yang begitu menggoda. Sepertinya Megan saat ini. Dia sedang duduk termenung di hadapan kedua orang tuannya, mencoba mencerna dengan baik perkataan mereka. Dia begitu syok saat kedua orang tuannya berniat menjodohkan dia. "Ma ... mama serius ? umur megan baru 17 tahun ma, bahkan baru kemarin Megan merayakannya. Bagaimana bisa mama bilang aku akan bertunangan ?" protes Megan dengan tidak terima. Marcellia Megan Hermawan, gadis cantik dengan kulit putih khas orang Eropa. Gadis itu menerima banyak gen dari ayah nya masih memiliki garis keturunan dari bangsa Eropa. Sedangkan ibu nya gadis asli keturunan jawa yang masih memiliki garis keturunan darah biru. Bisa di bilang Megan ini adalah gadis blasteran Indo – Eropa. Gadis itu masih tidak bisa mengerti kenapa orang tuanya tiba-tiba mau menjodohkan dengan orang yang tidak dia kenal sama sekali. bahkan saat dia masih berada di bangku sekolah menengah atas. akankah Megan menerima perjodohan itu, atau malah kabur seperti cerita-cerita dalan novel dan drama yang selalu menemani hari-harinya.
Apa yang akan kalian lakukan saat kedua orang tua kalian tiba-tiba ingin menjodohkan kalian. Padahal posisi kalian saat ini masih menyandang sebagai seorang siswa sekolah menengah atas.
Menolak ... tentu saja. Tapi menolak sebuah pertunangan tidak semudah menolak mbok Yun saat menawarkan seblak indezz yang begitu menggoda.
Sepertinya Megan saat ini. Dia sedang duduk termenung di hadapan kedua orang tuannya, mencoba mencerna dengan baik perkataan mereka. Dia begitu syok saat kedua orang tuannya berniat menjodohkan dia.
"Ma ... mama serius ? umur megan baru 17 tahun ma, bahkan baru kemarin Megan merayakannya. Bagaimana bisa mama bilang aku akan bertunangan ?" protes Megan dengan tidak terima.
Marcellia Megan Hermawan, gadis cantik dengan kulit putih has orang Eropa. Gadis itu menerima banyak gen dari ayah nya masih memiliki garis keturunan dari bangsa Eropa. Sedangkan ibu nya gadis asli keturuan jawa. Bisa di bilang Megan ini adalah gadis blasteran Indo – Eropa.
Bisa kalian bayangkan kan, seberapa cantiknya dia. Tapi sayang, gadis yang masih duduk di bangku kelas dua sekolah menengah atas ini tidak memiliki otak.
Jangan salah sangka, dia bukan gadis bodoh yang tertolong tampang dan kekayaan orang tuannya. Percaya tidak percaya dia adalah salah satu gadis jenius. Dan karena kejeniusaan nya ini, dia suka sekali bertindak gila.
Bahkan teman-temannya memanggil dia 'Bule Gila' tampang dia saja yang kalem, tapi sifatnya, sudahlah jangan di tanya lagi.
"Aduh sayang, mama Cuma mau kamu tunangan, bukan menikah." rayu Salma.
" No ma ! Megan pokok nya tidak mau." Megan menggelengkan kepala dan menolaknya dengan tegas. "Come on ma ... ini bukan jaman Siti Nurbaya lagi, Megan tidak mau di jodoh-jodohin. Apalagi mama juga tau kalau Megan saat ini dekat dengan Dimas." protesnya.
Apalagi dia sudah membawa-bawa nama Dimas orang yang dia suka selama ini, dan baru akhir-akhir ini mereka dekat. Dan sekarang apa ... mama nya mau menjodohkan dia dengan orang yang tidak ia kenal.
"Mama Cuma mau yang terbaik buat kamu sayang. Lagian mama tidak suka dengan Dimas, kamu tau sendiri kan keluarga dia itu gimana."
Wajah Megan lalu berubah murung. "Kebaikan yang seperti apa yang mama maksud ? kelancaran bisnis kalian ? atau sebagai alat penebus hutang ?"
Mendengar putrinya berbicara seperti itu, Salma lalu menggeleng dengan keras. "Sayang dengarkan mama, semua itu tidak benar. Mama sama papa Cuma ingin yang terbaik buat anak semata wayang mama. Mama sama papa juga tidak mungkin mencarikan jodoh sembarangan yang tidak jelas asal usulnya." Jelas Salma. Dia tidak ingin putrinya salah paham dengan semua ini.
Megan masih menggeleng dengan tegas menolak perjodohan itu. Membuat Salma, kehabisan cara untuk merayu putrinya itu.
Salma menoleh ke arah suaminya yang sejak tadi hanya menonton perdebatan antara ibu dan anak itu. Dia meminta bantuan dari suaminya lewat kode mata.
Richad yang melihat kode itu lalu mengangguk, dan langsung memfokuskan pandangannya kepada Megan yang duduk di depannya. "Berikan papa alasan yang jelas, mengapa kamu tidak mau perjodohan ini." Richad sudah memelankan suaran nya, hanya saja semua itu masih terdengar begitu tegas.
Megan membalas menatap Richad dengan cemberut, "Megan kan masih sama Dimas pa. Ya masak Megan harus selingkuh."
"Memang Dimas udah nembak kamu ?" tanya Salma dengan penuh selidik dan menatap putrinya penuh curiga.
Megan yang di tatap seperti itu lalu menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Ya belum sih ma, tapi kan," belum selesai Megan menyelesaikan ucapannya, Salma sudah terlebih dahulu memutus ucapannya "Kalau begitu kamu tidak bisa di katakan selingkuh, kan kalian belum jadian." Ucapnya dengan semilrk yang begitu menyebalkan di mata Megan.
"Begini sayang, dengarkan papa. Papa sama mama tidak mau kamu nanti salah pilih. Jadi kami yang akan memilikan jodoh yang cocok untukmu. Seperti yang di katakan mama tadi, kita harus tahu jelas asal usul siapa yang akan menjadi jodohmu kelak. Dan laki-laki pilihan papa sudah jelas asal usulnya." Jelas Richad.
Dia lalu menengahi perdebatan antar istri dan anak nya, jika tidak begitu bisa di pastikan perdebatan ini tidak akan berakhir baik. Seperti sudah menjadi kebiasaan jika sitri dan putrinya dengan berdebat.
Megan semakin menekuk wajahnya setelah mendengar penjelasan Richard. "Pilihan papa sama mama pasti tidak sesuai denga kemauan Megan." Protesnya.
"Mengapa bisa begitu ? memang kriteria cowok yang kamu mau seperti apa" tanya Salma, ia semakin curiga dengan putrinya itu.
Masalahnya putrinya itu penuh dengan kejutan, ada aja alasan dia untuk mendapatkan ke inginnya. Atau menolak sesuatu seperti ini.
Di tanya seperti itu, Megan lalu tersenyum lebar, wajah cemberutnya kini sudah lenyap di gantikan dengan senyum secerah matahai pagi.
"Aku tu mau cowok yang tinggi, putih, ganteng, manis, multitalenta, dan yang paling penting dia bisa membuat orang lain tersenyum dengan senyumannya. Seperti Jung Ho-seok." Jelas Megan, senyum nya semakin lebar saat mengingat wajah ganteng idola nya itu.
Seperti gadis kebanyakan, Megan juga tergila-gila dengan artis dari negeri gingseng itu. apalagi dengan salah satu boy band korea yang saat ini namaya begitu mentereng di seluruh dunia.
Richad dan Salma menggelengkan kepala setelah mendengarkan imajinasi putrinya yang begitu ketinggian. "Astaga Megan sayang. Bagun nak, jangan mimpi ketinggian. Lagian mereka tahu kamu hidupa saja kagak."
Senyum Megan yang awalnya secerah matahari kini hilang terganti seperti awan mendung yang siap menumpahkan air hujannya ke bumi. Ibu nya suka sekali menyadarkan dia dengan kata-kata yang begitu menampar.
"Mama ihhh ... jahat banget sama Megan."
"Kan mama benar ... pokok nya kalau kamu tidak mau menerima perjodohan ini, mama akan buang semua barang-barang K-pop kamu dan album-album kamu."
"Mama nggak bisa gitu dong."
"Nggak mau tau, kamu pilih mana ?"
"Pa ..." megan menapa Richad dengan tatapan memelas, meminta bantuan sang papa.
Namun kali ini, nasib sedang tidak berpihak kepadanya. "Papa setuju dengan mama, lagian berhenti menghalu sayang. Dan lagi, kalau kamu masih membantah, papa akan menyita semua fasilitas kamu, termasuk memotong uang jajan."
"Aaa ! papa sama mama nggak asik." Dengan perasaan kesal Megan lalu meninggalkan ruang keluarga begitu saja.
Bagaimanapun semua keputusan sudah final, dia kan bertunangan dengan laki-laki pilihan kedua orang tuanya. Megan kembali ke kamar dengan perasaan dongkol, ia mengacak-acak rambutnya.
Megan bergidik ngeri saat membayangkan dia di jodohkan dengan om-om dengan perut buncit dan kepala botak. Hancur sudah impian dai menikah dengan J-hope. Dia terus menggulingkan tubuhnya di atas kasur empuk, untuk menyalurkan emosinya.
"Aaaa ! sial, andai aku punya adik." grutunya.
Ia menutup wajahnya dengan bantal dan berterika dengan kencang, dia benar-benar kesal malam ini.
Tessa Willson dan Leonil Scoth telah menikah hampir dua tahun lamanya. Kesibukan Leo membuat Tessa merasa kesepian. Apa lagi akhir-akhir ini Leo tak pernah membuatnya puas di atas ranjang. Akibatnya Tessa sangat kecewa. Sampai akhirnya Arnold Caldwell datang di kehidupan Tessa dan Leo. Arnold adalah ayah sambung Leo. Arnold datang ke kota New York tadinya untuk urusan bisnis. Namun siapa sangka justru Arnold malah tertarik pada pesona Tessa. Keduanya pun berselingkuh di belakang Leo. Arnold memberikan apa yang tidak Tessa dapatkan dari Leo. Tessa merasakan gairahnya lagi bersama Arnold. Namun di saat Tessa ingin mengakhiri semuanya, dirinya justru malah terjebak dalam permainan licik Arnold. Mampukah Tessa terlepas dari cengkeraman gairah Arnold, dan mempertahankan pernikahannya dengan Leo?
[ Mature Content ⛔ ] [ 21 + ] Penulis : penariang Genre : Romance - Adult Sub - Genre : Sick Love with Angst *** Zhou Zui Yu mengalami kegagalan pernikahan sebanyak dua kali. Tepat sebelum hari pernikahannya dilangsungkan, semua tunangannya akan mundur dengan alasan dia terlalu membosankan. Masyarakat kelas atas menyebutnya sebagai "Burung Gagak" karena kesannya yang penyendiri dan pendiam. Namun, suatu hari, seorang tuan muda bernama Ming Yu dari negara tetangga tiba-tiba saja datang untuk mengajukan lamaran pada Zhou Zui Yu setelah semua rumor yang tersebar. Hingga membuat semua orang tercengang. "Berhentilah, aku tidak berniat menikah dengan siapapun." "Lalu bagaimana jika aku berusaha lebih keras? Maukah kamu memberiku kesempatan?" Secuil kisah, tentang seberapa keras tuan muda Ming Yu berusaha merebut hati keras Zhou Zui Yu. Sampai-sampai melupakan status mulianya sebagai tuan muda terhormat.
Keseruan tiada banding. Banyak kejutan yang bisa jadi belum pernah ditemukan dalam cerita lain sebelumnya.
Warning! Banyak adegan dewasa 21+++ Khusus untuk orang dewasa, bocil dilarang buka!
Warning 21+ mengandung konten dewasa, harap bijak dalam memilih bacaan. Winda Anita Sari merupakan istri dari Andre Wijaya. Ia harus rela tinggal dengan orang tua suaminya akibat sang ibu mertua mengalami stroke, ia harus pindah setelah dua tahun pernikahannya dengan Andre. Tinggal dengan ayah suaminya yang bersikap aneh, dan suatu ketika Anita tau bahwa ayah mertuanya yang bernama Wijaya itu adalah orang yang mengidap hiperseks. Adik iparnya Lola juga menjadi korban pelecehan oleh ayahnya sendiri, dikala sang ibu tak berdaya dan tak bisa melindungi putrinya. Anita selalu merasa was-was karna sang ayah mertua selalu menatapnya dengan tatapan penuh nafsu bahkan tak jarang Wijaya sering masuk ke kamarnya saat ia sedang tidur. Akankah Anita mampu bertahan tinggal bersama Ayah mertuanya yang hiperseks? Atau malah menjadi salah satu korban dari ayah mertuanya sendiri?
Cerita ini khusus 21+, karena terdapat adegan panas. Cerita ini di mulai ketika Fahrizal masih berumur 13 tahun, tapi dia sudah bisa menunjukkan kelebihannya di atas ranjang.