img Penghianat Itu Sahabatku  /  Bab 3 Fitnah | 4.29%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Fitnah

Jumlah Kata:1049    |    Dirilis Pada: 22/03/2023

nji akan bercerita kepada Sabila tentang Jordi. Sa

an. Tolong ceritakan!" pint

al dikalangan kampus. Mereka teman satu kampus, hanya saja beda jurusan. Jordi tidak mengenalku, tapi

dengan Sindi?" t

mannya bernama Sindi itu. "Entah mengapa sampai saat ini Sindi dan Jordi masih bers

?" tanya Sabila. Fahmi ma

engolok-olok Sindi. "Sampai siang itu aku melihat kamu diantar Jordi, jadi aku mulai melarangmu dekat dengan dia. Sind

kena marah? Harusnya dia marah pada Jordi," kat

perti apapun tidak akan dipercaya." Fahmi sepertinya sangat mem

luar dari kamar Sabila dan me

lagi. Dia tidak pantas untukmu." Pe

awab Sabila san

lap, Sabila merasa

beda dari pandangan teman-teman. Mere

semalam?" tanya s

an apa?" tanya

rah aku booking kamu sem

perempuannya. Menanyakan a

rjadi?" tanya Sabila

Dewi menyodorkan pon

man kencan. Bukan teman kencan melainkan teman tidur. Dalam poster

" bantah Sabila sembari m

mor tidak di kenal. Semua membookingnya, Sabila kesal dan masuk k

tas Jordi lebih memilihku," kata Amara. "Mulai sekar

ja mencemarkan nama baiknya. Namun,

endiri. Mereka tidak percaya kalau itu han

iri," ledek seorang siswa dia kakak kelas Sabil

orang meledeknya. Sabila tidak tahan, Sabika terpaksa kab

tuanya. Mereka tidak percaya dengan hal itu. Ma

a kamu melakukan

ya. Mama dan Kak Fahmi percaya

sengaja mencemarkan na

i aku tidak tahu siapa

ka, Papa Sabila sudah yakin jika Sabila tidak mela

idak mengenal kamu pasti menganggap

n cari tahu siapa pelaku sebe

tidak memegang ponsel. Ponsel Sabila dberikan pada Rani,

Mereka akan bergantian dengan Fahmi. Sab

igai dua oran

?" tanya Sabi

baru saja bermasalah dengan mereka, ja

n dia merebut Jordi tapi tidak mungkin mengfitnah

i padanta. Jadi dia melakukan

*

teman-temannya di sekolah. Mereka menjauhinya dan terus

nyak diam dari biasanya. Rasanya dia san

la, namun Sabila tetap

mannya terus terngiang di telinganya. Seperti

t-kuatnya. Seketika seisi

menguatkan Aabila. Namun,

a duduk sendirian, biasanya di sampingnya ada

a nongol di sekolah,"

t sih dia. Tubuhnya diobral m

tu istirahat tiba. Sabila masih duduk di dalam kelas. Tid

eboh di luar, nama

dionya juga menyeb

na mana," ka

vidio apa yang di maksud mer

mengambil minyak kayu putih di dalam tas. Sabil

membukanya. Ada pesan dari

itu. Dimana wajahnya terpampang di sana. Pandangan matan

ta tolong. Entah berapa lama Sabila tak sadarkan

a Sabika sudah di rumah. Sabila kira dia bermimpi, setela

uang ponselny

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY