img Penghianat Itu Sahabatku  /  Bab 4 Mogok Sekolah | 5.71%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Mogok Sekolah

Jumlah Kata:1008    |    Dirilis Pada: 22/03/2023

untuk mogok sekolah. Orang tuanya faha

ndel. Mereka yakin, ada orang yang senga

a juga jarang makan. Terkada

jak Rani yang sudah memb

, aku malu, Ma," kata

tidak melakukan apapun. Dia meminta cium saja Sabila m

lagi. Sabila mengurung diri di dalam rumah. Kedua orang tuanya te

ak Sabila histeris saat bayanga

ar hujatan teman-temannya. Seakan-akan se

al dan guling ke arah mereka. Tentu ke ar

elac

ita mu

kingan

Jal

us menghantui Sab

ah datri hadapanku." Sabila mulai m

au digoyang siapa saja." Kata-

isteris. Bahkan Rani yang menungguinya saja Sabila umpat h

ngan erat, "Bila, istigh

terlalap sebentar Sabila sudah histeris lagi. Rani tida

nya sekolah karena keadaan Sabila juga tidak memungkin

iri Sabila, Sabila du

acam-macam," ucap Bu Sindi tetangganya. Dia juga punya anak seu

alau malu mah udah nggak kel

kalian jahat. Ini fitnah," katanya mengejar mereka. Sesekali Sa

uk ke rumah. Namun, hinaan mer

teriaknya setelah b

di pihaknya. Rani tidak berani meninggalkan Sabila sendirian d

a karyawannya karena keadaan Sabila ini.

luk Fahmi meminta perlindungan. Saat

makan ya!"

tu Sabila mandi, Sabila histeris kembali saat melihat

tanya Fahmi membuk

n handuk. Dia dengan telaten membil

ai baju. Seperti yang dia lakukan

penderitaan kamu. Jika nanti aku t

menyayangi Sabila sejak Sabila kecil hingga saat

ni juga pulang. Setelah salat magri

temanku itu vidio telah diedit, wajah s

melihat keadaan Adikmu," kata Dika tamp

n mereka. Tetapi pikirannya m

Bila ke psikiater

Papa atur jadwal

elempari Ibu-ibu dengan kerikil." Cerita Rani. "Aku takut jika in

ya pada dia. Jadi kita harus buat dia semnga

h dukungan dan Support kita s

Sabila mengamuk. Dika dan Fahmi mencegahn

a, aku bukan pel

gga terdengar ramai di depan

k-bapak, Ibu-ib

lam selalu berisik. Kalau gila kenapa nggak

sedang sakit, dia tid

mendapat perlakuan tidak baik dari

udah menjual diri pada lelaki hidung belang. Itu me

lagi yang punya anak seusia Sabila. Pasti

. Ada orang lain yang sudah mengedit vidi

ai gila, pasti dia memang melakukannya dan sud

g baru saja datang karena melihat

ak Dika sudah menjual

udah itu menuduh. Kalau salah jadin

mereka," te

g keluar. Sabila mengamuk pada

tidak gila!" teriakny

hmi menenangkan Sabila. Set

indi. Tangis Sabila semakin keras. Sabi

r!" Pak RT mem

ala yang sangat hebat. Sa

nepuk pipinya. Namun, Sabi

k, setelah itu Sabila

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY