img WANITA UNTUK MANUSIA BUAS Kisah Anindira  /  Bab 8 Pengubah Wujud | 2.04%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 8 Pengubah Wujud

Jumlah Kata:1011    |    Dirilis Pada: 06/05/2023

ngubah

erus menatap sosok Jaguar hitam yang tiba-tiba beru

gan tidak biasa. Sosok Jaguar besar sudah tidak ada lagi di ha

GI

i!'' serunya memperingatkan Anindira dengan wajah datar dan denga

at terkejut, bingung, malu, syok, kaget

ng tergeletak dan mengenakannya kembali. Dia berjal

Dia menatap sosok vulgar di hadapannya tanpa

?'' seru Anindira terbata-bata sambil

emuda itu. Kepalanya terus saja bolak-balik mendongak melihat ke arah pemuda itu, lalu lurus ke depan, kemudian menunduk ke bawah, berulang kali.

nya lebih besar. Dia ingin segera memecah

it frustrasi dengan keadaan sekarang, ''Aku s

.. Tadi... Aduh... Bagaimana bilangnya?... Tadi... Barusan, tuan... Tuan tadi berubah wujud... Jadi jaguar...

ikut gerakan kacau dari tangannya yang menco

mikirannya yang tidak bisa tersampaikan. Membuatnya semakin kesal

dra yang kelelahan dengan kehebohan yang dibuatnya sendiri, ''Semalam kau menangius tersed

ngin fokus padanya. Berharap, dengan begitu dia

masih menunjukkan ekspresi bertanya di wajahnya tapi kali ini dia ma

na senyumnya terlihat manis mempesona, ''Ada apa?'' tanya pemuda itu dengan nada datar tapi jantun

terus menatapnya dengan mata berbinar. Dia menantikan reaksi baru darinya berharap

enawan pemuda itu, tanpa sadar senyum manis juga terukir di wajah Anindira. Pemuda itu kikuk

an aku harus segera saling mengerti satu sama lain... Kau sendirian di hutan, aku menolongmu, aku jelas punya hak atas dirimu. Tapi... ini benar-benar me

an pemuda itu terus menatapnya. Dia berusaha kera

... Maafkan aku, tapi kumohon bersabarlah sedikit... Aku sangat tidak enak karena menyusahkanmu tapi aku tidak punya pilihan... Aku manusia yang masih punya

RU

gemuruh yang datang

angannya memegang perut. Lima detik kemudian perutnya kembali ber

omantis itu buyar oleh

emuda itu sambil m

perti sebelumnya, dia memandang

apa

i lagi, kali ini sambil m

ak, dan akhirnya menge

a tidak mungkin bisa cari makan sendiri di tempat seperti ini. Malu s

t, ''Iya, la-par... '' ucap Anindira mengikuti uc

gi ucapanya meski sedikit terbata. Hal itu membuatnya

n, Anindira juga sege

kannya agar Anindira paham maksudnya, ''Aku akan cari makanan untukmu, jangan takut, aku ti

nggapi ucapan pemuda itu meski Anindira hanya

a segera pergi, lincah menuruni pohon meningga

ya dengan jelas sekarang, ''Tinggi. Kalau jatu

hal yang bisa di lakukan olehn

rgi ke m

ggal sendiri

atas poh

n? 'Kan kalau begini jadi t

umam berusaha menghabisk

img

Konten

img
  /  4
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY