img WANITA UNTUK MANUSIA BUAS Kisah Anindira  /  Bab 10 Amuk Anindira | 2.54%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 10 Amuk Anindira

Jumlah Kata:1002    |    Dirilis Pada: 06/05/2023

muk A

ka, sampai akhirnya daging kelinci pun matang dan siap di santap. Rasanya hambar tapi dia Anindira tetap bisa

daging kemudian mengunyahnya, ''Meski begitu rasa

menunjukkan daging yang sudah di c

ami yang khas dengan aroma kayu

n dengan baik. Itu artinya kau menyukai daging yang aku masak

penuh. Halvir kemudian membungkus sisa daging bagian Anindira den

Anindira lalu berjalan

pikir dia akan dibawa untuk n

Turunkan aku!'' seru

ndira tidak lagi menggunakan penyebutan 'tuan', tapi 'kakak', karena di

Anindira yang merasa malu, ''Kalau mau

ongmu akan memakan waktu yang lebih lama. Bagiku tidak masalah tapi bisa buruk untukmu. Dengan

ndira terpaksa menyerah pasrah. Bukan hanya karena dia hanya bisa mengikuti apapun yang diper

*

berbincang hingga tidak tera

satu cabang pohon ke cabang pohon lain. Terus, sampai ke puncak teratas, sambil tetap menggen

l-pegal, ''Eumh, otot-ototku tegang. Padahal aku di gendong,

u le

egera meluruskan kakinya sambil memukul-mukul pela

ua nyaris tidak berhenti mengoceh walau pun obrolan mereka terkesan hanya berjalan satu arah. Tentu saj

bersila tidak jauh dari Anindira, ''Sini ku p

saat Halvir meletakkan kakinya di atas pang

pkan. Diamlah! Jika terjadi sesuatu padamu di tempat seperti ini pasti

pi Kak Halvir, sepertinya kau sedang

at panjang dengan suara Aninidra yang bergetar membuat Halvir

.. Selain Anindira, namamu. Aku tidak tahu apa pun tentang dirimu... Kau dari klan apa? Desa mana tempatmu berasal? Apa yang terjad

ik kakinya secara paksa ketika mendengar Halvir berbicara dengan beragam

alvir dengan wajah bers

Kak Hal

nya dia tersenyum, ''Setidaknya, sekara

Y

hembusan angin yang tiba-tiba datang

pa yang dipikirkan orang tuamu dengan memberikan pakaian tipis padamu. Atau, in

dak bisa di habiskan Anindira tadi. Juga ada beberap

telah itu istirahat

Anindira juga sudah cukup mencerna makanannya sambil sedikit berbincan

merebahkan badannya

yang matanya tadinya say tiba-tiba terbelalak kaget melihat pe

enjerit, ekspresi terkejutnya b

gai pikiran negatif tentang pria yang sempat mengganggu Aninidra di pert

yang kau pikirkan sekarang jangan coba-coba untuk melakukannya... Meski kau membantuku sela

marah sekaligus ketakutan kepadanya. Dahi Halvir mengern

lvir keheranan, ''Ada apa deng

k Anindira dengan nada histeris, ''Meski kau

rena terkejut tiba-tiba s

, karena aku tidak mengerti apa yang terjadi... aku dan kau sama-sama kesulitan dalam berkomunika

img

Konten

img
  /  4
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY