img Keevan & Arletta  /  Bab 5 Kamu Tetap di Sini! | 5.68%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Kamu Tetap di Sini!

Jumlah Kata:1034    |    Dirilis Pada: 04/06/2023

eva

ah keluar dari mulutnya. Dia kembali dipertemukan dengan sosok

g sudah lama tak dia sebut. Debaran jantungnya tetap sama. Dia tetap b

ya terjatuh membasahi pipinya. Di hadapan semua orang, dia tidak akan menjadi sosok yang lemah. Arletta m

dalah pria yang telah menghancurkan hidupnya. Pria yang bahkan tak ingin

letta tak akan mungkin bekerja di perusahaan ini. Wanita itu rasanya ingin ber

yak biaya. Dia tidak bisa bersikap egois. Jika dia nekat pergi, maka pasti

putranya. Arletta pernah merasakan sulitnya hidup, dan dia tak akan membiarkan Keanu merasakan kesulitan. Hidup Ar

ik Arletta yang menunjukan kegelisahan. Dalam diam, Keevan sedikit terkejut melihat Arletta ada di hadapannya. Sosok gadis polos yang

nggi semampai. Meski tatapan Arletta menunjukan pancaran kegelisahan tetapi sorot mata Arletta menunjuk

et kuat di antara mereka yang membuat mereka tetap saling ber

k hanya mereka saja. Tatapan yang seperti menunjukan penuh arti dan maksud. Tatapan itu pun telah

bu Arletta. Beliau adalah arsitek baru di Maha

ru yang dimaksud oleh Angga. Dia ingin mengeluarkan kata, tapi entah kenapa hatinya tera

etta. Pria itu duduk di kursi kebesarannya. Pun semua karyawan yang

tta yang masih terus menatap Keevan. Dia mulai curiga. Pasalnya tatapan Arlet

sangat berbahaya. Detik selanjutnya, Arletta mengangkat dagunya. Memasang wajah dingin seakan tak mengenal siapa pun di ruangan ini. W

nalnya," jawab Arletta

lagi curiga di kala Arletta mengatakan tidak mengenal Keevan. Mung

Bernuansa Italia dan bercampur dengan nuansa Indonesia. Lalu kita juga memiliki project pembangunan perumahan di Kawasan Tangerang dan K

di hadapannya, membaca seksama isi dari dokumen itu. "Apa dari k

nuansa Indonesia hanya sebagai pemanis. Dan untuk pembangunan perumahan kita bisa membuat dengan kontemporer sedik

kan desain Italia dan menjadikan nuansa Indonesia hanya sebagai pemanis. Itu bukanlah pilihan yang tepa

angannya begitu pesat. Dan selama ini Keevan juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa in

an client-nya. Tentu para arsitek yang bekerja di Mahadika Company bukan hanya paham tentan

kan saran dalam penataan ruangan. Selebihnya dalam penataan

rla mengangguk sopan m

bertanya. Matanya menatap dingin sem

idak mau menjadi seorang pengecut. Detik selanjutnya, Arletta mengangkat tan

memberikan tatapan yang begitu lekat pada Arletta. "Katakan,

Tapi ada beberapa hal yang harus kita perhatikan." Arletta dengan berani mengeluarkan s

ta dengan tatapan se

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY