img Tumbal Mahasiswa KKN  /  Bab 4 Rani Yang Meminta Tolong | 5.26%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Rani Yang Meminta Tolong

Jumlah Kata:1189    |    Dirilis Pada: 11/06/2023

dengan Bu Kades Ratih saat ini, dalam pikiranku masih terngiang-ngiang tentang apa yang di lakukan oleh Bu Ratih kepada teman k

ku terasa berdiri ,hingga aku kembali ketakutan sendiri di dalam Kamar mandi. Sesaat aku menghentika

arasati..tolo

seperti tak asing dengan suaranya saat itu yang te

adalah dibawah alam sadarku. Aku menutup mataku lalu aku mengh

yang masih melilit ditubuhku, saat aku akan melangkah kakiku keluar menuju kamar, aku segera mengambil Pakaianku dari dalam lemariku. Saa

" Aku pun bert

kan saat ini aku hanya memakai handuk yang melilit tubu

ug

mar mandi ku. Seketika tubuhku terjatuh tepat diatas

it." Pekik

kau menindih tepat di Pusakaku saat i

apalagi aku yang saat ini dalam keadaan setengah telanjang. Aku yang tak bisa bangkit sendiri karena lilitan handu

k tahan lagi." Pekiknya dengan meronta saa

atakan itu kepadaku. " ucapku dengan menjambak ra

ngkan kepalaku, Hentikan Larasati

terus rambutnya, sakinv kesalnya dia saat itu, akhirnya tubuhku kini dib

ama kali melihatnya, sunggu aku sangat malu saat itu, begitupun dengan dirinya yang langsung memalingkan

idak bisa bergerak dan memakai han

ngan mulai beranjak

ku dengan cepat saat dia

epan Pintu Kamarku tadi?"

tadi, tapi kau malah tiba-tiba keluar dan menab

esini?" tanyak

gera menjemputmu saat ini, kenapa kau m

diku yang lama? Aku akan

membersihkan celanaku yang sed

yang kau gosok dari tubuhmu itu, aku akan menunggumu disini segeralah kau pakai pakaianmu." C

dan katakan padanya kalau aku akan segera

nik ,saat matanya mulai nakal dengan menatap tubuh bagian atasku yang terlilit dengan handuk warna Pink saat in

sendiri atau aku yang akan melepas handuk mu itu dan menggantikan Paka

usan ia katakan, segera aku masuk dan mengunci

lagi beetemu dengan Pria aneh itu. Sejak pertama aku menginjakkan kaki ku dis

tadi di lemari, aku tak mau membuka lemari itu kembali , kar

dengan cream dan bedak serta mengolesi bibirku dengan l

janta yang saat ini menyilangkan kedua tangan di kakinya di tembok depan kamarku. Ia ters

! Nyai Ratih suda

ia berjalan menuju motor bebeknya,

ya saat ia mulai menya

i jarak agar dadaku tak menempel di punggungnya. Setelah aku naik, Arjanta mulai

a dledarkan mataku satu persatu saat berada disana, banyak wajah yang menurutku aneh saat aku melihat

u pikiran burukku dengan mulai mengobrol dengan Santy yang ada disampingku, karena s

h mengadakan acara Syukuran hasil Desa. Aku tak begitu paham prosesi acaranya namun aku lihat banyak makanan yang ada disana. Saat acara sudah di m

ngan daging mentah yang masih banyak berlumuran darah dan saat itu dengan jelas aku melihat sosok bayanga

sam

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY