img Istri Dadakan Tuan Kejam  /  Bab 4 chapter 4 | 4.49%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 chapter 4

Jumlah Kata:1024    |    Dirilis Pada: 30/09/2023

dan kemudian suduk di bangku kerj

ri kata budak?

a bergidik ngeri. Amora semakin paham, resiko memohon pada pria an

iang malam tanpa

k membuat bola matanya membu

Kau pikir aku minta dilayani un

apat-rapat. Sepertinya pikiran Amora memang terla

Aku tidak menge

p pagi kau datang ke rumahku, menyi

rbuka sementara otaknya sedang men

n sebagai asist

anya melayaniku saja. Tidak boleh membant

bebas. Mau tidak mau Amora menyanggupi dan mengangguk dengan mantap. Meskipun tidak pernah dibaya

y. Amora harus memohon-mohon dengan alasan mencari uang k

ya, Amora bisa sedikit bernapas lega saat menjumpai ayahnya. Membawa pulang dan

tok

nya. Selimut yang semula menutupi bagian perut hingga

h. Boleh

atas ranjang. "Tunggu sebentar, Yah," sahut Amor

u?" tanya Atmaja

edang berbaring saja," j

lalu mengajaknya dud

yang penting?" tanya

ngusapnya lembut dengan tatapan sendu.

aksud

erjadi sampai kau berh

kedalam. Amora tidak mungkin menjelaskan apa yang s

h sudah bebas kan?" Amora mengulum senyum. A

katakan pada ayah?" Atm

ulihkan pikiran supaya bisa ber aktifitas kembali seperti biasanya."

Dalam waktu dekat ataupun sampai lima tahun mendatang. Ya, lima tahun bukanlah waktu yang singkat.

eluar dari kamarnya. Di luar sana, ada tamu

lupa kalau dalam hidupnya saat ini ada Andy. Kekas

i karena dia tahu kalau ayah A

ampiri dan memberi kecupan di kening Amora. "

asanya sangat senang ada sang kekasih, kali ini

," sahut Amora

uduk di ruang tamu

dah bebas, benarkah

edikit heran bagaimana Andy bisa tahu, tapi tida

Biar kuambilka

rah ka

diri. "Tu

. Amora paham, putri memang menyukai Andy sejak lama. Meski tahu kalau Andy sudah m

n santun sudah menghempaskan tubuh dud

it bergeser. "Aku baik.

ra?" tanya Putri kemudian. Dia sungguh tidak ber

l dengan membawa segelas jus jeruk dingin.

"Siapa juga yang mengganggu Andy. Aku

angan mengepal kuat. "Bisa tidak, k

i. "Aku tidak mengganggu

bertengkar?" Andy melerai. "Kita

i duduk dengan wajah s

pa

pa

pa

agi. "Kalian tenanglah

tok

e arah pintu. Saat Amora dan Putri kembali menatap saling lawan

diri membukakan pintu. Amora berjalan mu

tri justru mencebik lalu membuang

n bertengkar terus den

g mulai

a tengah terpaku dengan bibir terbuka. Satu tangannya mencengkeram kuat

pa da-" kalimat itu terputus saat seseoran

nya terlepas dari knop pintu dan merosot. Namun, buru-buru Am

angan tamu, tapi pintum

... maaf, T

*

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY