img Rahasia Tubuh Serena  /  Bab 6 6. Cemburu | 5.50%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 6 6. Cemburu

Jumlah Kata:1121    |    Dirilis Pada: 26/09/2023

melihat sang mantan begitu akr

nunjuk ke arah Rena dan

k sementara Bara meng

sekretaris?" tanya lel

dan melenggang masu

al dia?" tany

g dari London," jawab lel

ponsel yang berada di genggamannya. Suasana hening sesaat karena mereka menunggu

i owner yang sama. Mendiang mama merupakan owner Rossy Hotel sesuai dengan nama depannya. Sementara tak perlu ditanyakan jika papa mereka merupaka

sa," sapa Rena sambi

u merasakan bagaimana jadi sekretaris tampak sedikit canggung awalnya. Namun selang setengah jam kemudian dia begitu cekata

a acaranya berjalan dengan lancar," ucap s

nya Tora tiba-tiba saat tamu mere

ga bulan yang lalu," jawa

barengan ya," tawar Tora yang s

tnya jengah, Bara segera berde

ntuk berbicara di luar pembahasan kerja," sera

lkan Tora begitu saja. Langkahnya semakin cepat mengiringi

berkulit putih itu sudah banyak tertekan. Malang sekali nas

erja, pastilah takkan jadi serumit ini. Semua sudah terlambat dan tentu w

odain Tora ternyata," cibir Bara sambi

menegakkan wajahnya, "Aku bis

ibayar untuk m

ulut Rena, "Kami melakukan

"Hati-hati. Calon kaka

anti," timpal Ren

rang. Jam istirahat makan siang bukannya membuat sekretaris itu terlihat senang. Cibiran datang silih berganti. Seolah semua memojokkan Rena dengan

ebungkus biskuit untuk makan siangnya. Pun beberapa po

yaknya," sapa lelaki

buat. Siapa lagi kalau bukan Anton, staf dari departemen HRD yang letaknya tepat di samping departemen tem

k ah," tawar Anton samb

nyak mulut bawel soalnya. Next time a

ita barengan ya," kata Anton y

esah pelan lalu menyandarkan kepalanya ke belakang kursi. Habis sudah persediaan makanannya. Pun buah-buahan potong yang ada di kotak

itu dikagumi. Nah, nih cewek kok nggak ada harga dirinya ya,

kamu merasa rendah," serang Rena yang memang ta

ada CCTV di sana," gumam Rena seraya mel

lahan turun. Seulas senyuman terlihat dari wajah

berjalan menuju ruangan sang GM. Dia menyerahkan beb

e Rena?" tanya sang GM yang kini sed

ak," jawa

boleh ambil cuti. Ajari dia sebaik mungkin.

ak," sahut Jenny dengan

ng karena sudah sebulan Jenny mengajukan ijin cuti untuk mengurus persiapan pernikahannya. Jadila

pa saat ponsel

ve kontak Rena. T

jika sang kakak mengirimkan pesan barusan. Alih-alih membalas, lelaki itu k

s dari genggaman aku, Ren,

h sedang merencanakan sesuatu. Sayangnya itu langsung

pesan aku. Ada tim HRD yang bis

marah sekarang. Kini tangan kanannya menyambar telepon yang terletak d

langsung melirik Rena, "Di

mengetuk pintu lalu masuk saat

mau nikah," ujar lelaki itu sembari

aku ngg

an. Tatapannya begitu nyalang. Ada perasaan sakit hati yang kembali k

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY