img Cerita Penggenjrotan  /  Bab 2 ABG | 1.20%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 ABG

Jumlah Kata:1535    |    Dirilis Pada: 29/11/2023

B

rkir Mercy kesayanganku di sebuah mall yang terletak tak jauh dari kantorku. K

." tanya resepsi

ng terpampang di d

sama reflek

ak." Anggi menyilah

it sawo matang tapi bersih, wajahnya pun tampak manis dan imut. Walaupun tak secantik Lia, tapi wajahnya yang menyiratkan kemud

lai. Pijatan Dian, nama gadis ABG itu, mulai memberikan kenikmatan di tubuhku yang lelah. Tetapi tak kuduga setelah aku men

wah pinggang sesuai mode masa kini, sehingga terkadang perutnya tampak ketika dia memi

nya yang kancingnya sengaja dibuka. Begitu indah pemandangan itu. Semenjak aku menikmati Tari, gadis SMP dulu, belum pernah aku m

edikit. Mau melanjutkan sekolah tidak ada biaya, dan belum mendapatkan kerja yang sesu

ndengarnya. Aku sarankan sehabis jam kerjanya kita dapat mengobrol lebih jauh lagi menge

san makan malam sambil kita berbincang-bincang mengenai prospeknya untuk bekerja di perus

ionis di kantorku, sehingga aku merasa perlu untuk menambah satu lagi. Setidaknya

u. Ingin rasanya cepat-cepat kujilat dan kuhisap sepuas hati. Dian tampak menyadari aku

skan wawancara, alasanku. Dian pun tidak menolak mengingat dia sudah ingin

cription seorang resepsionis di kantorku. Sambil berbincang kucoba meraba pa

... malu."

u menggelora dan motel jam-jaman l

u harus bisa melayani aku luar dalam untuk bekerja di perusahaanku." tegasku

. Dian ngg

bil meremas pahanya dengan tangan kiriku, sementara tangan kanank

mobilku telah berada di dalam. Kuajak Dian turun dan kami pun masuk ke dalam kamar. Kamar motel tersebut lumayan

apu tangannya. Kusibakkan rambutnya yang ikal sebahu dengan penuh kasih sayang, dan mulai kuciumi wajah calon resepsionisku ini. Kemudian kuciumi

g ranum itu. Aku sangat gemas sekali melihat seorang ABG bisa mempunyai buah dada seseksi ini. Kuangkat T-shi

an dan seprei ranjang ketika aku mulai menikmati buah dadanya. Kubuka pengait BH-nya yang tampak ke

angan tertahan yang

sambil mengerang ketika lidahku menari

semua pakaianku sehingga aku telanjang bulat. Kemaluanku telah tegak ingin merasakan nikmat

pernah.." katanya sambi

nyentuhkan kemaluanku, yang panjangnya hampir sama den

pegawai kantoran..

an muat Pak..

edikit. Dimulai dari ujungnya du

hangat yang nikmat menjalari kemaluanku itu, ketika Dian mulai menghisapnya. Kuangk

dalam lagi." kataku sambil mendorong

luanku dan kuarahkan mulut g

ilat dan hisap i

n selama beberapa menit aku duduk di atas dada Dian dan mengajarinya memberikan kenikmata

ah dadanya dengan mulutku. Kembali Dian mengerang tertahan sambil mengatupkan bibirnya. Sementara itu, akupun melucuti celan

klitorisnya itu, sementara mulutku kembali dengan gemas menikmati buah dadany

s meremas sprei ranjang kamar. Aku sudah ingin menyetubuhi gadis ABG petugas cream

ak.." pintanya sa

s liang vaginanya. Memang dia sudah tidak perawan la

lah menerobos vaginanya. Tak kuasa la

remas-remas buah dadanya. Makin ker

angnya seirama d

nya yang besar dengan gemas. Hampir 20 menit terus kupompa gadis ABG manis pegawai salon ini. Tiba-tiba dia mengerang dan mengejan

dadanya yang kenyal itu. Tanganku merapatkan buah dadanya, sehingga kemaluanku te

ku dengan nikmat. Kadang kulepaskan kemaluanku dari himpitan buah dadanya untuk kemudian kusoron

pun merasa akan orgasme, dan tak lama kusemburkan cairan ejakulasiku di atas buah dada Dian. Deng

pak.." ujar Dian saat kami telah

epat saja kamu kirim

ita-citanya. Akupun tersenyum senang membayangkan buah dada Dian yang akan dapat aku nikma

bert." katanya ketika

jawabku sambil m

setelah hari yang melelahkan ini. Tiba-tiba aku sadar kalau aku belum mentest secara seksama kemampuan Dian untuk menjadi resepsioni

lulus ya diterima, kalau nggak ya nggak apa-apa. Toh ak

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY