img Reinkarnasi Dewi Kemem  /  Bab 3 Part 3. Dibawa Pergi | 1.06%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Part 3. Dibawa Pergi

Jumlah Kata:1992    |    Dirilis Pada: 04/12/2023

rlalu besar teronggok di atas tanah. Bekas tebasan di pohon itu membuatn

" Zhi Ruo membatin sambil memegang bekas tebasan. "Apa mungkin suara yang aku

Kemarin, dia belum sempat mengambil beberapa tanaman obat karena ker

an yang ada di sekeliling tempat itu dan berharap m

tanaman itu mengandung racun atau obat. Semua keahliannya didapatkan dari

ia tidak pernah melewati batas hutan terlarang. Hutan ya

eperti biasa. Isi keranjangnya masih setengah dan jauh dari harapa

cari tanaman obat di hutan ini?" gumamnya sambi

l yang memuaskan. "Ah, apa aku harus masuk ke hutan terlarang itu? Tapi, jika sesuat

ang, tetapi tiba-tiba dia menjadi bingung saat

u?" batin Zhi Ruo sambil mengedarkan pandangan dan melihat sekelilingnya. Dan, betapa dia terkejut saat melihat tanaman obat yang tumbuh

ya. Tak hanya tanaman obat, tetapi tanaman ubi dan ginseng pun tak luput dari

ginseng, dan ubi. Karena kelelahan, Zhi Ruo memilih untuk beris

u bisa mendapatkan hasil yang cukup me

hatikannya dari balik pepohonan. Wajah makhluk it

endu. Hanya saja, bayangan itu sengaja menyembunyikan diri s

enyuman gadis itu membuatnya menatap tanpa kedip. Dia begitu terpa

g tersenyum melihat tanaman obat yang sudah terkumpul di dalam

ibunya. Ah, masih butuh lima purnama lagi agar aku bisa bebas. Rasanya, aku sudah tidak sabar untuk meninggalkan h

uju ke rumahnya. Tanpa kendala, dia melewati hu

asaannya dan menganggap kemudahan itu ada

n obat yang layak jual dan sesuai jenisnya, dia akhirnya membawanya ke pasar. Baru saj

ah yang menyatakan kalau dirinya wajib mengikuti mereka karena sudah terpilih menjadi salah satu pelayan

erti ini! Aku bukan pelayan dan aku tidak akan pernah menjadi pelayan bagi siapa pun! Lepaskan

napa kalian harus mem

duli dan berusaha melepaskan tangan salah seorang pemuda dari lengan putrinya. Walau dia

paskan diri, tetapi dia tidak mampu kare

etapi tetap tiada berguna. Di saat dia lemah dan pasrah, di saat

pa yang

keluarga Zu. Yuen, tolong bujuk mereka untuk tidak membawa Zhi

dak sadarkan diri. Melihat ibunya jatuh

iri. Namun, kedua pemuda itu membawanya dengan pa

Ruo, jaga dirimu. Serahkan ibumu padaku," ucap

na tidak punya nyali dan kekuatan untuk melawan. Bukannya tak mampu, tetapi

Sementara Zhi Ruo masih menangis dalam diam. Dia begitu khawa

apa pun. Walau raganya bersama beberapa pemuda itu, tetapi pikirannya tertuju pada ibunya. Hi

ampak asri. Sang pemilik rumah rupanya sangat menyukai bunga hing

n sebuah ruangan. Wajahnya masih menunduk

pemuda keluar dari dalam ruangan dan berdiri t

isnya. Wajahnya masih menunduk hingga pemuda itu dengan

u sangat marah padaku? Ayolah, sekarang aku sudah ada di

a telah berhasil membawa gadis yang pernah

kemarahan dan kebencian yang membuncah. Rasanya, dia ingin membunuh pem

karang adalah tuanmu. Jika kamu berusaha untuk kabur, maka aku akan membunuh ibumu! Tidak sulit

ah gadis itu. Sontak, Zhi Ruo mengelak dan mundur ke

muda itu terkejut saat seorang wani

bu membiarkanku bersenang-senang sebentar?" Pemuda

yang akan menjad

a permintaan ayah. Kalau wanita ini sama dengan wanita-wanita sebelumnya, maka aku akan melepaskannya dan mencari wanita lain. Namun,

n sampai istrimu tahu. Lakukan saja seper

u pasti akan

kepala hingga ujung kaki. Dia cukup kagum dengan pilihan a

ia tersenyum seraya meraih tangan gadis itu da

tanpa seizinku. Kamu akan menjadi pelayan dan wanita simpananku. Jika kamu be

ukan wanita seperti itu! Lepaskan aku

un, lagi-lagi ucapannya itu hanya terjaw

i wanita pilihan dari sekian wanita yang aku jumpai. Sekarang, mandi dan berdandanlah yang cantik. Aku ingin me

kan kamar. Tak lama kemudian, seorang pe

ndandani Nona. Sebaiknya, Nona jangan melawan lag

i Zhi Ruo. Ini bukanlah tugas yang pertama kali bagi

sebagai wanita simpanan dan pemuas hasratnya karen

ang sakit dan dia sedang menungguku. Nona, tolong bantu aku!" Zhi Ruo menangis di dep

g anak, dia pasti akan menikahimu dan tentu saja Nona akan menjadi nyonya di rumah ini. Untuk saat ini,

ah. Namun, dia belum menyerah. Bagaimanapu

rurai indah dengan hiasan rambut yang menghiasi kepalanya. Wajah polosnya kini telah berub

cantikan wanita. Nona, sebaiknya bersiaplah dan bersikap baiklah pada tuan mu

o dari balik ke kaca yang membuatny

an itu. Setelah pelayan itu pergi, dia kembali memutar

dia terkejut saat pintu kamarnya tiba-tiba terbuka. Seorang pemuda

elihat Zhi Ruo duduk membelakanginya, pemuda itu memilih duduk di dep

hnya ternyata sangat cantik." Lelaki itu

menarik perhatiannya hingga dia tertegun saat tatapan mata Zhi Ruo mengarah pad

Contin

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY