img Fragile Heart (Hati yang Rapuh)  /  Bab 3 Luka Kembali Terbuka | 3.75%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Luka Kembali Terbuka

Jumlah Kata:1305    |    Dirilis Pada: 18/01/2024

mati-matian selalu Jasmine hindari. Mata Jasmine nyaris berembun. Jika saja, tidak ada orang

di hadapannya. Tatapan tersirat penuh luka yang mendalam. Bagaikan sebua

ang sulit untuk diungkapkan. Pria itu menatap Jasmine seperti tersesat di tengah hutan yang luas dan gelap. Jika siang hari h

ata cokelat Jasmine mengisyaratkan kebencian yang mendalam pada Xavier. Lain halnya dengan Xavier yang seakan begitu menyelami kein

rkan Jasmine bahwa dirinya terlalu lama menatap Xavier. Tat

sing. Tapi setelah aku lihat dengan benar, aku tidak mengenalnya. Maaf." Jas

ari," pintanya pada Xavier yang masih berdir

da Jelena, menuruti keinginan wanita itu. Meski tatapannya masih mencuri-

Xavier?" tanya Johan

sama perusahaanku di New York, Paman," jawab Xav

gukkan kepalanya, me

. Pasti adikmu tidak sabar," ujar Mila d

g kini memeluk erat lengan Xavier dan segera menatap Jasmine. "Jasmi

berhenti berputar pada porosnya. Dia merasakan hatinya hancur lebur. Sepas

seakan ingin berhenti. Tenggorokan tercekat. Air mata nyaris meng

ucapkan saat ini. Demi berusaha menenangkan dirinya, dia mengamb

i. Dalam diam, pria itu bisa melihat jelas kepedihan di wajah Jasmine.

ni akan bertunangan. Kapan kau meny

nya yang hancur. "Sekarang ini aku ingin fokus

h?" Suara Xavier tiba-tiba bertanya pada Jasmine tanpa dosa. Pria itu sea

keberanian dalam dirinya agar mampu menjawab. Sepasang iris mata Jasmine tak bisa berbohong kalau

begitu saja oleh suaminya. Terlalu banyak wanita lemah di dunia ini. Mereka tidak mampu berjuang berdiri dengan kedua kakinya sendiri. Itu k

am bukan karena tidak bisa menjawab, melainkan kata-kata

perti itu." Mila tak suka p

hannya. Jasmine juga masih muda. Dia baru saja naik jabatan. Wajar saja

nita paruh baya yang masih sangat cantik itu, tak mau memp

etik terbesar. Dia berhasil membawa nama perusahaannya sebagai salah satu perusahaan kosm

ikut bangga. "Se

Xavier menatapnya, lain halnya dengan Jasmine yang enggan menatap Xavi

membahas beberapa tamu yang nanti diundang di pesta pertunangan

Jelena dengan seny

si tentang tamu undangan di rencana pesta pertunangan Xavier dan Jelen

ang, Mom bercerita kalau Bernard sedang ada di Dub

ni dia baru saja terbang ke

knya, ya? Tadi aku pikir dia ikut ke sini

ri kalau sepasang iris mata cokelat Xavier tak lepas menatapnya. Bahkan kala Jelena

ponsel milik Jelena yang tak henti berdering itu. Jelena men

ucap Jelena yang segera meninggalkan Xavier dan Jasmine. Dia langsung

dan Jasmine. Xavier yang tak lepas menatap Jasmine, sedangkan

egera kembali," ucapnya yang langsung bangkit berdiri. Namun, sayangnya langkahnya terhenti kala Xav

ier!" seru Ja

mine." Xavier mencengkr

rlu kita bicarakan!" Jasmine menghu

smi

lalu adalah kebodohanku yang memercayaimu. Jadi lupakan saja." Jasmine me

Hanya kata ini yang lolos dari mulut Xavier. Tanpa dosa

nyuman yang tak lagi sempurna. Terlebih kala Xavier meng

ang asing di hadapanku, Xavier Coldwell. Meski kau akan menjadi calon suami kakakku,

g. Detik selanjutnya, dia berlari pergi meninggalkan Xavier yang masih bergeming dari tempatnya. Sepas

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY