img TABIB CANTIK DARI MASA DEPAN KESAYANGAN PANGERAN DARI MASA LALU  /  Bab 2 PEMBUNUH BAYARAN TOPENG PERAK | 2.35%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 PEMBUNUH BAYARAN TOPENG PERAK

Jumlah Kata:1103    |    Dirilis Pada: 26/01/2024

! Bicara y

belakangnya. "Maafkan hamba, Yang Mulia." Sorot mat

s wajah pucat istrinya yan

darahnya, karena itulah mengapa darahnya sulit sekali dihentikan. Hamba sudah berusaha mengobatiny

gagang emas miliknya mengarah pada leher tabib Cole

, Tabib Cole segera bersujud. "Ampun Y

a harus tetap tenang. Yang harus kita piki

iasi ukiran warna emas. Raja menghela napas, duduk kembali

at sekarang. Ada seseorang yang bisa menyelamatkan

orang itu!" serunya tegas. "Pengawal!" teriak Raj

bisa ditemui dengan mudah." Wa

"Brengsek!" bentaknya galak dengan suara k

ampir saja meloncat kaget,

lesat masuk dari luar jendela kamar yang terbuka lebar b

ke luar jendela. Satu buah anak panah dari arah g

a terkejut, pintu kamar

AN

IN

AN

saha menghalau satu pria berto

ungi

angsung menarik pe

AN

IN

AN

r dimana-mana. Penginapan, tiba-tiba

da dirinya sendiri. "Mereka sangat tangguh dan

sedang lincah mengayunkan pedangnya ke kiri dan kanan untuk menghalau dua

EE

lesat ke arah Pangeran Pisceso sam

AN

gannya menangkis ujung pedang pria bertopeng perak terseb

eng perak tersebut dari balik top

AN

memburu Pangeran Pisceso. Lincah memainkan pedang, Pangeran Pisceso menil

kesakitan, teriakan dan dentang pedang saling beradu serta darah yang te

er tertinggi di istana. Tanggung jawabnya sa

gnya begitu lincah terayun bersama angin sampai pada kesempatan di mana

AA

ia-siakan, ujung pedang Pisceso langsung diarahkan kemb

AN

tubuhnya mundur beberapa langkah ke belakang, tapi secepat kila

ria bertopeng perak tersebut begitu membahana. Darah

sedang melindungi Ratu dari serangan orang

Ratu dari sini!" pinta Axel. Suar

. Tanpa berpikir panjang lagi, Raja segera me

obohkan Axel, Raja segera menggendong

AN

awa Raja melayang andai Jenderal Ax

mengayunkan pedang. Prajurit yang melihat Raja segera m

enghabisi pria bertopeng perak tersebut yang lengah karena perhatiannya tertuju pada Raja yang ke

nnya. Darah segar kembali menetes membasahi lantai ketika Pangeran Pi

Pisceso segera melesat membantu Aya

a dan Ratu ke luar dari s

mainan pedang mereka sangat hebat

a orang-orang bay

eso. "Maksudmu, mereka diba

kiri mereka ada tato ular, itu melambangkan perkumpulan mereka. Hamba pernah mendengar

ajar! Berani sekali mengusik keluargak

t ini yang harus kita pikirkan terlebih d

i mana tabib?!" tanya Pisceso tid

dari arah belakang dengan waj

up tangguh, pedang bajanya lincah berayun menghabisi orang yang menghadang untuk membuka j

ngkahnya begitu hati-hati mengikuti Jenderal Axel dari be

AN

IN

AN

Bau anyir darah tercium dimana-mana. Penginapan yang t

luar dari penginapan dengan dibantu beberapa prajurit. Seg

gan hati-hati pada batang pohon. Wa

Eleanor. "Denyut nadinya semakin melemah. Kita h

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY