img Aku Miskin, tapi Bohong  /  Bab 2 Uangku yang malang | 3.17%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Uangku yang malang

Jumlah Kata:1102    |    Dirilis Pada: 31/01/2024

ay

t aku baru memasuki rumah ini. Pasti dia akan marah

ng?" tanyaku

sampai aku telat masuk kerja hari ini. Kamu tau gak gara-gara kamu aku sampai gak di bolehin ma

kamu sendiri yang tidak mau bangun,"

. Aku ini lagi marah-marah sama kamu, dasar istri tid

aaf," ucapku liri

teriak-teriak sama kamu," titah B

aku tidak capek apa. Tidak pegal apa. Baru pulang bukanya di sambut malah di marah-marahin. Masih di suruh-suruh juga.

ku membuka toples gula isinya zonk. Lah kemana ini semua gula-gulaku. Rasanya tidak m

kan teh buatanku ke hadapan suami

rga memanggilku set

halus. Sengaja ku m

g biasanya," ucap Bang Dirga seperti

k berbeda," aku menahan diri agar tidak tertawa di hadapan Bang

s milik Bang Dirga. Tanpa sepengetahuan Bang Dirga aku mengambil tiga biji permennya. Kan tidak apa aku mengambiln

erus masak," ucapku undur diri agar Bang Dir

ada mi di dalam almari. Tadi Abang, Ibu sama mbak Sint

mpan sisa makanannya di dalam lemari kamar Ibu. Padahal jika aku tidak makan mal

. Aku juga tidak paham yang jelas Bang Dirga melarangku untuk satu kamar dengannya karena baginya aku ya hanya sebatas babu

an. Padahal jika di bandingkan dengan gajiku yang mereka nikmati harga satu kardus mie ins

k Sinta mengagetkanku yang tengah me

h sambil merebus mie instant yan

a sambil menengadahkan tangan kepadaku y

gak pegang sepeserpun. Hanya untuk naik angkot untuk berangkat kerja saja. Kan tau sendiri pulangnya ak

erangkat bekerja. Sedangkan pulangnya ya untung-untungan.

Sinta sambil menoyor kepalaku ke b

seenak jidat mereka. Sudah untung mereka aku biarka

n tv. Sejenak melepaskan lelah mumpung sedari aku pulang aku tidak melihat k

u," sindir ibu saat baru datang dengan membawa ta

. Aku capek baru pulang ke

pa rumah berantakan kayak gini. Masih ongkang-ongkang kaki santai-san

kan semuanya," jawabku m

na, keliatannya abis belanja, Bu?"

n mana pernah ke mall. Paling cuma pernah ke alpa. Itu aja udah seneng b

hidup semua orang di runah ini dengan makanan yang layak. Tapi karena kebias

ihat Ibu mengeluarkan satu gamis dari

k pakai gamis seperti ini. Orang kampung dan miskin kayak kamu mana cocok.

hat!" sambar Mbak Sinta

juga ada satu buat kamu," Ibu memberikan sebua

aku. Makasih ya, Bu," ucap Mbak Sinta sambil

mu iri sama gamis aku dan ibu?" tanya

njaannya juga pastilah uangku. Hari ini yang gajian itu aku mengingat gajian Bang Dirga m

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY