img Aku Miskin, tapi Bohong  /  Bab 3 Surat dari kantor | 4.76%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Surat dari kantor

Jumlah Kata:1144    |    Dirilis Pada: 31/01/2024

u saat ku lihat Bang Dirga masih asyik duduk di so

u ini," jawabnya santai dengan pan

gur loh. Kan kemarin abis terlambat sampai gak masuk kantor," ucapku memperingati tentang

mu yang kerja. Ngapain aku susah-susah kerja. Kan ada kamu," jawabnya

mbantu bukan harus jadi yang utama jadi tulang p

Aku ceraikan baru tau ras

berlalu keluar rumah karena hari sudah

yang jadi tulang punggung keluarganya. Mana cukup dengan gaji yang selama ini di transfer ke rekeningku jika Bang Dirga menganggur. Untuk mak

ian tidak akan bahagia, Bang. Rutuku secara tidak sadah. Eh jangan ding, jangan seka

Pak siapa sih ini. Aku tau dia salah satu su

k?" tanyaku saat bapak tersebut

Bu," jawa

u ya saya belum sarapan. Bapak sudah sarapan apa belum kalo belum

baik. Tapi jika ada yang menyakitiku akan aku tunjukan rasa sakit itu sendiri. Toh bagiku aku dan semua karyawank

¤

rama ini. Ingin ku akhiri namun belum saatnya ingin ku lanjutkan aku kelaparan. Ah bodo amat lah aku lan

ng

rian dari Bang Dirga saat baru menikah dulu. Jangan mengira dia membelikanku gawai secara cuma-cuma ya. Aku harus merelakan gawaiku yang lebih men

amualaikum, ada

aik mobil bagus. Itu mobil siap

erbohong. Tidak mungkin kan aku bilang itu

," singkat pa

i

gan te

nyakan soal ini. Membuang waktuku saja. Lebih baik aku

ng Dirga tau aku tadi naik mobil sedangkan saat aku berangkat pun aku masih men

i isi kepalaku. Ternyata isi kepala yang sudah semrawu

yang bisa kalian lakukan tanpa bantua

kl

ba Ilham datang tanpa meng

uk itu pintunya di ketok d

an Bang Dirga. Ilham mengatakan Bang Dirga itu tidak sesuai dengan aslinya. Iya memang sih perkataannya

s yang harus kamu periksa," ujarnya

anyaku dengan menai

kita," jawabnya santai sambil berjalan lalu duduk pada sofa ruang kerjaku tanp

coba kita lihat dia sedang mengacak-acak isi kulkas pribadi yang sengaja aku taruh di samping sofa untuk menyimpan b

k apa tadi katamu?"

l memakan buah apel yang baru saja

ah satu staf berpengaruh di sana. Aku tidak tau posisinya apa hanya tau tempat kerjanya dan Bang

ilahkan keluar dari ruanganku!" dengan cepat ku

k u

di rumah maupun di kantor. Tapi tanpa embel-embel Bu seperti bawahan ke

keluar ada di sebelah sana Bapak Ilham yang terhormat!" ku pers

¤

ama ini ku dapatkan. Pemandangan pertama yang tersaji setelah aku pula

pulang," jawab Bang Dirg

i siang ku cetak. "Aku masuk dulu ya mau ganti baju," imbuhku seraya berla

tersebut dan membacanya. Ku amati perlaha

enggelegar di selu

ar. Pasti Bang Dirga telah selesai m

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY