img RAHASIA BAPAK MERTUA  /  Bab 1 BAPAK MERTUA = ULAT BULU | 1.14%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
RAHASIA BAPAK MERTUA

RAHASIA BAPAK MERTUA

Penulis: Zulaikha Najma
img img img

Bab 1 BAPAK MERTUA = ULAT BULU

Jumlah Kata:1077    |    Dirilis Pada: 23/02/2024

popok Bap

l

kerongkongan. Bagaimana tidak? Mertua berjenis kelamin lelaki, yang bahka

terduduk di atas kursi roda. Perempuan itu sontak bergidik ngerih. Sugiono namanya. Pria berkepala botak dan kumis uba

ain. Sebagai seorang wanita, apalagi menantu, sungguh tak mungkin bagi Jihan mengganti

i banyak orderan gimana? Sudahlah, kamu saja, Han! Bapak betul-betul nggak ta

di popok?" tanya menant

g, tetapi sama aja, rasanya po

t tak sabaran. Apa dia tidak malu dengan menantu perempuannya tersebut? Padahal jarak anta

mbil telepon. Dengan gesit ia menghubungi sang suami agar segera balik ke rumah. Mertua

minta ganti popok, nih," adu ha

h dikagetkan oleh sentuhan di kawasan pant*t. Ia m

ala? Kan, ada kamu di sini. Kenapa buka

l area kewanitaannya tadi adalah si bapak mert

an, ya!" tutur Jih

bapakku dima

di hadapan. Kakinya mendarat di ambang pintu dapur, ber

up, sebab yang ditangkap Azlin ada

sampai sini aja?" tanya

rahat. Kamu Kenapa marahin bapak begitu?" Ekspresi Azlin seperti tidak senang. Meskipun meny

as, bap

sak. Tadi bapak cuma minta telepon kamu supaya cepat pula

a tinggal di sana sudah bisa menebak bagaimana perangai bapak mertuanya tersebut. Sosok yang katanya kecelakaan dua tahun lalu, sampai

i muka Azlin. Dia menatap Jihan

ru menikah dan kita menumpang hidup pula dengan mereka.

begitu. Sebe

ih dengan keadaan bapak yang cacat begini. Sudahlah, bapak ke kamar saja." Pria berkaos biru liris

lu melaju mengikuti lang

eda, setelah mereka tinggal di bawah naungan atap yang sama. Jihan tak punya kuasa untuk mengatur suaminya agar mereka t

h ini akan terasa bak neraka, apabila didihi

*

akan. Yang membantu untuk naik ke sana adal

m seorang diri. Satu per satu

" Vokal bapak mertua terdengar,

Semuanya pas! Memang cocok kamu

kejadian tadi siang. Sekadar mengang

n Sugiono menyambar jemari halus milik menantunya. "Ha

hhh

ntuhan biasa. Pria lanjut usia itu dengan enteng meletakkan telapaknya di atas punggung tangan Jihan untuk di

ihan geram. Ingin menyiram gulai

di tempat. Jihan tak kuasa dengan semua ini. B

akan dulu. Sudah

mertua perempuan turut berkumpul di sana. Denga

i sisi gelap bapak mertuanya spontan menoleh ke arah lelaki tersebut. Dia tampa

bawa bapak. Istirahat, soalnya udah malem." Jihan menepis tangan ibu

i satu simpul lebar. Menuruti perkataan si me

un, langkahnya terhenti, tatkala melintasi sebuah bilik

sengaja menarik handle pintu. Nah

buka!" seru Azlin

ebut. Dengan tangan yang masih tergantung di knock pintu, ia membalas

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY