img Teratai Abadi  /  Bab 4 Takdir Pertemuan | 1.41%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Takdir Pertemuan

Jumlah Kata:752    |    Dirilis Pada: 26/02/2024

but, "Kabut Kahyangan!" tapi gera

nyiak Mudo yang tahu-tahu tela

e

u totokan di pangkal lehernya. Bersamaan dengan itu ia jatuh,

p dan menggendong sang istri hing

dalam mata sang istri yang justru

bali ke dalam goanya. "Sesuai perjanjian, aku akan bertarung

atu yang juga ada di dalam goa tersebut, Inyiak M

"di lima tahun mendatang. Dan selama i

Sesaat ia berdiri mematung di mulut goa, menghela napas dalam-dalam. Dan

*

n perhitungan akan lebih aman melewati jalur itu di malam hari. Tidak akan ada manusia yang mau berkeliaran malam di lemb

ngai di dasar lembah yang bening lagi seju

ku menyempatkan diri untuk minum terlebih dahulu di goa itu." Seje

titik. Mungkin sedang terjadi kebakaran

. Tidak ada yang harus ia takutkan di sana, kalaupun nanti harus bertemu dengan Inyiak Tuo Ba

ungai itu, Inyiak Mudo kembali melanjutkan langkahnya. Ia

permukaan sungai. Rambut dan jenggotnya riap-riapan seiring laju tubuhnya itu.

h kelapa yang jatuh dari tampuknya, atau bisa pula buah nangka yang

a satu kes

i lembah sangatlah gelap, namun dengan mata tua

amnya di hati dan ia

rat dengan tanpa mengeluarkan suara sedikit pun. Tatapannya kini tertuju pada gerakan yang sangat-s

mi melihat sesuatu di depan matanya. 'Apa yang telah te

olon

a yang beberapa saat yang lalu telah diperkosa oleh Darna Dalun

atah, begitu juga dengan satu tangannya sementara

arah di hidung yang patah, dan di mulut dengan bibir yang pecah, Iny

angan wanita muda yang adalah istri dari

pu melihat semua itu di tengah kegelapan mala

seorang yang sedang berdiri di hadapannya itu adalah manusia ataupun jin penunggu lembah i

r terhempas ke tanah seiring nyawa

ati seraya mendekati tubuh yang telah kehilangan nyawanya it

img

Konten

img
  /  3
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY