img Terpaksa Menikah Dengan Pria Buta  /  Bab 3 3. Wedding Day | 2.52%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 3. Wedding Day

Jumlah Kata:1030    |    Dirilis Pada: 29/02/2024

tampan juga?" tanyanya pada dirinya sendiri, banyak sekali yang ingin dipertanyakan kepa

bar Bae-Jeon yang terpampang di layar ponselnya. Memang tidak ada perbeda

ud?" gumamnya, bertanya-ta

merasa bingung karena Mamanya bersikap seper

beri perhatian dan kasih sayang padanya, bukan Mama

ihnya, matanya terpejam. Tidak lama kemudian

*

i pernikahan Bae-Hyun dengan gadis ya

Bae-Hyun tidak menginginkan perjodohan tanpa rasa cinta, dilain s

di urus oleh keluargannya sendi

aranya akan segera di mulai," ujar

sudah ditata rapih. Lalu menoleh ke sumber suara, sekilas d

sopan. Meskipun posisi dirinya di atas mereka, tap

a akan melepaskan status lajang

lah ini, tanpa memperlihatkan emosinya

ntuk melakukan akad yang harus di lakukan. Sembari menunggu

r perkataan itu, sekilas Bae-Hyun menyunggingkan senyumanny

i kau menyerahkan dia kepadaku, Bae-J

lakuan Bae-Hyun yang menurutnya tak pantas. Sedetik pula

ika saudaranya tidak membal

ta tunggu di depan ya?" seorang salah satu seor

ar saya berjalan sendiri, terima ka

luan ya Tuan," ucapnya sembari menunduk 90 derajat den

u yang mengisi kediaman rumah Bae-Hyun. Ya, pernikahannya berlangsung di tempat tertutup yaitu di rumah kediaman Bae-Hyun sendiri. Akan tetapi dek

uki tempatnya," ujar salah satu p

tempat yang sudah di sediakan di atas sana. Dia tidak sa

Ga-Eun buyar. Dengan perasaan gugup, jantung berdegup dengan kencang, dirinya melangkah ke red karpet yan

hadapan calon suaminya. Pandangannya se

ti dia? Terus bagaimana kalau dia tidak kenal aku waktu dia

ir kalau kau akan pergi setela

a mendengar suara hatiku?" batinny

ham dengan gadis itu. Ya, meskipun dia tidak bisa melih

ng dengan cepat

i itu, dan acara terakhir adalah acara pemas

adis tersebut dan memakaikan cincin tersebut tepat dijari manisnya. Ga-Eun membiarkan

un mencium punggung tangannya dengan

elan. Entah kenapa hati gadis itu terhanyut dengan perkataannya. Entah

ri manis Bae-Hyun. Semua bersorak gembira dan bertepuk tangan m

ngan tulus. Pipi Ga-Eun memerah, bibirnya

ekayaanku. Aku tidak peduli, di sini tugasku hanya menjagamu, melindungimu, dan menafkahimu. So? Th

asih padamu," gumamnya sembari me

alau Ga-Eun mengert

padanya, gadis itu pasti dipaksa menikah seperti dirinya. Hanya s

aga Ga-Eun dan memperlakukan

mendekat. Lalu menggenggam ta

in melebar. Tangan Bae-Hyun mengusap lembut pipi Ga-Eun, wajahnya d

n lembut, tentunya membuat jantung Ga-Eu

laupun terlihat sangat kaku, tapi setidakn

ocok!" ucap salah satu t

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY