img Terpaksa Menikah Dengan Pria Buta  /  Bab 4 4. Hati-hati | 3.36%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 4. Hati-hati

Jumlah Kata:1123    |    Dirilis Pada: 29/02/2024

ka dengan pa

ngar kekehan kecil yang keluar dari mulut Bae-Hyun. "Sepe

sudah menjadi suamimu," geramnya sembari memalingka

kau sekarang malu, Nona Bae?" gu

dangannya menuju ke arah orang-orang yang sedang

melangkahi Kakakku," gum

u aku nikahi, aku akan

menggeembun

e, Nona. Mulai dari sekarang a

lanya pelan. Matanya menatap kearah tamu y

n. "Dia pasti masih muda, kasia

n menuju kearaha mereka. Tentunya deng

sedih kalau ditinggal sama kamu," ucap Ha-Eun

mau tidak mau ia memba

watir Ma, Ga-Eun p

pan. Jaga putriku ya," lanjut

apasnya dengan pelan. Ia tersenyum tipis kepada merek

ante yang sekarang sudah menjadi istri

kami terbuka untukmu Sayang. Duluan Tuan," ucap Ha-Eun sembari membungkukkan tubu

lan, lalu menatap Bae-Hyun dari samping

sekarang? Kau b

dengan wajah lemasnya. "I

nuruti kemauan Ga-Eun untuk beristirahat k

*

orang lain melainkan rumah suaminya. Sebelum itu, dirinya

ndidikannya dan juga meneruskan cita-citanya yaitu menjadi seorang Dokter. Memang sangat mustahi

it di buka. Setelah itu resleting gaun juga di turunkan, na

tu Ga-Eun sesekali melirik ke belak

ara lembut itu tiba-tiba

elimuti dirinya sekarang. "Tidak, tidak usah.

ini masih malu dengan dirinya. "Aku sudah menjadi suamimu Nona Bae, biar ak

ang saat menatap pria itu dari samping. Sangat tam

istirahat. Bibi akan mem

un lekat. "Kau juga harus makan, kau pasti belum m

mannya. "Iya, aku akan

e

arah wajah Bae-Hyun. Meskipun pria itu buta, tapi aurannya bena

ju untukmu." Bae-Hyun membuka jasnya, satu persatu kancing

a!" gu

-Hyun secara langsung. Karena baru pertama kalinya dirinya melihat tubuh seorang

or rapih oleh seseorang untuk malam pertama nanti. Matanya di pejam

ela matanya, dirinya berusah

lah." Ga-Eun mengambil jas dan kemeja yang tergeletak, l

at saja, untuk mandi.

dirinya melepaskan gaunnya dengan dilindungi handuk supaya tidak di lihat oleh Ba

lilitkan ke tubuh cantik miliknya. "Aku in

. "Bibi akan segera ke

ng dari luar, seseka

i kasurnya. Langsung saja ia membukakan pintunya sedikit. Wajahnya di

tanya Ga-Eun d

n untuk Nona." Bibi menyodorkan beberapa pa

lu menerimanya. Sekilas dia me

," ujar Bibi ters

n senyuman manisnya.

a di sini," ujar Bibi de

berbicara dengan pelan. Padahal tad

" tanya Ga-

keluarga sini tidak akan tinggal diam. Dan satu lagi, ada salah satu pelayan di sini yang meny

ewatinnya dengan tatapan sinisnya. Ga-Eun hanya

Kau hati-hati," ujar

sama sepertimu, tapi saya butuh uang untuk mengobati putriku yang mengidap saki

nya, lalu membalas ul

kau berapa? kau pasti

ya pelan, sekilas dirinya meringis kecil. "Sebenarnya saya ingin melanjutkan pendi

a Ba

s mempersiapkan a

etap waspada!" tegas Boora

tuk Boora. Ternyata di sini masih ada orang yang p

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY