img Gairah Sang Bodyguard  /  Bab 1 Saksi Mata Dan Pesta | 0.35%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
Gairah Sang Bodyguard

Gairah Sang Bodyguard

img img img

Bab 1 Saksi Mata Dan Pesta

Jumlah Kata:1098    |    Dirilis Pada: 04/03/2024

ng di sebuah klub malam hotel Carlington. Malam yang telah larut jadi makin meriah. Seluruh jam tidur sudah t

g!" sahut sang istri milyuner sambil

n uang suaminya yang kaya raya dengan menyewa klub m

8 jam non stop. Selama dua hari, ratusan botol minuman keras dari bir sampai vodka, dihabiskan d

yambut para tamu. Beberapa selebriti dari aktor, penulis buku terkenal sampai penyanyi,

an di hari kedua. Sang suami begitu memanjakan istrinya yang memang gila pesta. Dan istrinya mengundang siapa pun termasuk putri

r akan datang?" tanya sang suam

kan tiba!" jawab s

dewi yang berjalan anggun keluar dari mobilnya. Seorang staf lalu

, Nona Ha

adam itu menyihir semua mata tak

jalan. Layaknya pedang, kala ia berjalan, ia seperti membelah

dah. Sebelah pahanya juga begitu cantik memperlihatkan tubuh dengan sempurna.

an sambil membawakan buket bunga dan kado

glomerat usai memeluknya hangat. Venus me

minya. Edgar mendekat dengan pandangan nakal menyelidik pada Venus yang mas

banyak mendengar tentangmu," ucapnya dengan ramah

engan wanita secantik dirimu. Kamu benar-benar memesona, Venus Harristian. Sama seperti namamu," puji E

yang terlalu manis pada Venus. Ia sedikit menyikut

ng konglomerat langsung menarik lengan Venus agar menjauh dari suaminya yang memang punya sifat playboy. Venus hanya bersikap biasa saj

yanyi untuk para tamu yang hadir sesuai kontrak kerja yang telah ia sepakati. Suara

nandakan jika ia telah memiliki calon pendamping hidup. Namun rasa kecewa itu l

nyanyi muda yang sedang merajai tangga lagu. Beberapa bunga turut diberi

nus lantas ikut menikmati pesta dengan mengobrol bersama beberapa ken

ngannya. Rasa rindu tiba-tiba muncul dan Venus ingin mendengar suara pria yang ia cintai itu. Namun sebelum sa

n di sini?" tanya Venus sedikit cu

sakan kita mengobrol sebentar?" Venus langsung mengernyit tak m

uan Lut

akrab." Sebelah tangan Edgar mencoba membelai lengan Venus.

t memiringkan wajahnya dan ujung bibirnya terangkat menyeri

t. Bolehkan? Kita bisa mengobrol ..." V

rest room untuk wanita meninggalkan Edgar. Edgar masih memandang Venus dengan dagu terangkat. Ia kurang su

annya dan merogoh ponsel. Sambil tersenyum Ve

ginya sekali lagi dan masih sama. Rasa kecewa membuat Venus akhirnya memilih un

menghubungkan dengan klub namun sebuah ta

lift. Kebetulan ia hanya sendirian di dalam lift menuju lantai 10. Namun entah mengapa, lift malah berhenti di

seorang pria berhoodie tengah menikam se

Venus yang panik lalu berbalik dengan cepat kembali ke dalam lift untuk menyelamatkan dir

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY