img WANITA SIMPANAN MILIK SUAMIKU  /  Bab 3 TERKAPAR | 4.55%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 TERKAPAR

Jumlah Kata:1008    |    Dirilis Pada: 19/03/2024

x tiba-tiba datang ke rumahku dengan

kannya seraya berkata,"Tidak biasanya

ak men

ngiku dengan mata yang berkaca-kaca dan ra

u juga aku

yang bisa membuatnya b

Lex?" tanyaku sambil

k berkaca-kaca dan tangannya yang bergera

na bisa??? Sepulang sekolah, Erna dan Alex masih terlihat sangaaat.

tuskan menelepon Erna. Tapi sampai beberapa kali p

berlanjut sampai tiga hari setelahnya. Aku yang tidak sabaran menunggu lagi, akhirnya memutuskan menyeret Alex, yang s

etnya kami sesam

at kotor dan tak berpenghuni. Dan yang paling mengagetkan

TA DAN SUDAH ME

kin! Ini pasti h

eni

uh me

belas meni

berubah. Tulisan besar i

adi kemarahan. Aku marah karena merasa dibohongi. Tidakkah sebagai sahabat, kita seharusnya

ya aku

ukan hanya aku saja yang marah dan sakit hati. Mas

balik p

an raut muka tegang dan terus mema

h mundur menjauh. Dan saat aku mempercepat langkahku, dia tiba-tiba berbal

berlari me

pikir Alex pasti perlu waktu menenangkan diri dan

ingat kejadian sehari sebelumnya, aku pikir sahabatku

Erna. Aku coba lagi mendatangi ke

la

ar salah

ika diberi tau oleh wali kelasnya kalau Erna sudah berhenti dari sekolah dua hari sebelumnya, kontan saja aku tidak habis pikir.

anku le

kiranku saat itu adalah ras

iba-tiba pergi tanpa memberi penjelasan sedikit pun. Bagaikan orang ya

n ceritaku, menertawakan leluconku, dan me

benar

an penjelasan?! Apakah kebera

terasa perih dan panas seperti terbakar. Sebenarnya, aku benar-benar tidak ingin menghabiskan w

rna dari sekolah. Aku harus memberitahunya sepulang sekolah. Dengan begitu,

as. Aku hampir setiap hari main ke rumah Alex, jadi sudah dianggap seperti

ng makan tapi aku tetap tidak menemukannya. Akhirnya aku memutuskan ke dapur untuk bertanya pada pembantu A

kabarrr??? Tambah cantik s

kok ada

i dicariin kok nggak nongol-nongol? Pergi ya dia?" cerocosku

tau to," serunya sambil seketik

" Perasaanku m

ya nabrak pembatas jalan. Sekarang masih

Semuanya terjadi terlalu beruntun dan terlalu

lnya Pak Tino mau kesana juga

g keterkejutanku karena perginya Erna, sekarang aku

padaku dengan raut wajah yang kalut dan frustasi. Seharusnya, aku ta

tak meneleponnya dan tak menanyakan kabarnya. Aku pikir Alex bisa mengatasi ini sendirian tanpa bantu

di rumah sakit yang muram dan bau-bau obat-obatan di sana, membuatku berpik

at? Bagaimana pula jika dia

hnya dan membuatnya tak bisa bergerak d

*

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY