img KISAH PANAS STEWART RANZO  /  Bab 1 Tawaran Mengejutkan | 0.35%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
KISAH PANAS STEWART RANZO

KISAH PANAS STEWART RANZO

Penulis: Black Sky
img img img

Bab 1 Tawaran Mengejutkan

Jumlah Kata:1412    |    Dirilis Pada: 04/04/2024

, ayahku bekerja sebagai Arsitek di Jakarta sedangkan ibuku bekerj

iah di salah satu perguruan tinggi negeri. Hubunganku dengan kakakku tidak benar-benar dekat, aku jarang sekali ngob

doh. Sebenarnya aku bukan pemalas, aku sudah berusaha belajar dengan tekun, namun semua pelajaran itu

non-akademik, olahraga dan beladiri menjadi keunggulan ku, saat aku m

ya dijadikan sebagai lumbung prestasi untuk sekolah ini, aku tak pernah benar-benar

*

ap sarapanku. Aku memang tidak biasa sarapan di rumah, ibuku terlalu sibuk unt

rena aku sudah menjadi langganan di warung itu aku pun cukup akrab dengan dia karena dia juga ikut memba

ring menjadi bahan bulian oleh anak-anak sekolah yang sok kaya dan be

yuk!" ajak Ririn untuk

balasku

bang depan karena gerbang belakang sekolah hanya berupa pintu teralis

memutar maka kita biasanya memanjat

um?" tanya Rir

kau puncak tembok itu, terkadang momen itu aku manfaatkan untuk mengintip isi dalam roknya, n

berang. Setelah dia menghilang aku pun lalu melompat dengan hanya s

tembok tepat di bawahku dan aku tidak bisa me

kkk

nimpa tubuhnya. Kami berdua ambruk dia dengan posisi terle

adaku, wajahnya memerah nafasnya memburu, aku merasakan adikk

minggir!" p

tau kalo lo masih di sit

badan lo mingg

sisi yang sama. Untung saja tidak ada yang

kepiting rebus, sekilas dia melirik ke bagian depan cel

g sedikit kotor karena terjatuh tadi, kami pun berpisa

a di sana aku melihat teman sekelasku sud

berada di depan meja guru. Bukan karena aku rajin tapi karena aku terlambat saa

eman sebangkuku y

suk ke sekolah sehingga kita jadi teman sebangku. Awalnya kami sang

krab, bahkan aku diam-diam mulai menyukainya tapi

jawabku

n pr matematika

udah lu percaya?" jawa

il memberikan pr ya

yang terbaik." Tanpa banyak urusan aku p

s sekolah dari dia, meskipun hampir semua jawabannya salah

aku untuk menjadi tukang ojeknya yang mengantarkan dia kemanapun dia mau,

sa yang tepat ber

pa

g sekolah te

u masih sambil m

ennya kakak gu

minta diantarkan ke tempat teman kakaknya namun aku tidak ambi

ada uru

Lisa kemudian membetulkan dudukny

ampuanku, aku mengerjakan tugas dengan mataku menatap kearah g

*

kir, menyalakan motorku dan menuju ke gerbang sekolah. Di sana sudah

ang dulu?" ta

kita gas aj

ud

orku aku pun langsung memacu

h lebih dulu masuk ke kafe itu. Di sana sebagian besar diisi oleh mahasiswa yang sedang nongkrong. Kita menuju ke sebuah meja, di

sapa Lisa ke

duk!" jawab salah

udian duduk tepat d

ain kemarin, namanya Ranzo," uca

kak Dimas, yang

iri dan menyodo

jawabny

bat tangannya dan

ki, aku sedikit heran dengan apa yang dia lakukan.

A temennya Lisa?" t

, emang

SMA, haha." ucap d

ng muka gue bo

os, tapi badan lu yang kegedean

huan kalo lu masih anak SMA," uca

" tanyaku dengan suara yang agak tinggi, aku kemudian m

enatapku, ekspresinya cemas mungki

elum sama lu?" Di

menggeleng

Pekan Olahraga Mahasiswa) dan kita mewakili univer

ya, tim kita selalu kena bantai sama

a punya temen yang jago basket, dan kita

inkan, tetapi aku masih marah dengan Lisa

u kan?" tawar

i keputusan. Dimas melihat k

akan bayar 1 juta kalo lu mau ikut, kita ya

sih te

gue tambahin 2 jut

lum be

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY