img Gairah Sahabat Suami  /  Bab 2 Aku Kesepian | 0.65%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Aku Kesepian

Jumlah Kata:1280    |    Dirilis Pada: 07/04/2024

ri seb

berteriak saat dia turun sambil menenteng dasi. Mas Arya

t tanganku bergerak dengan cepat memakaikan dasi, "Nah, udah oke dan keren, Mas!"

an mendarat di keningku. Seperti biasanya sebelum Mas Arya

kamu lembur lagi?" Aku bertanya dan sud

n bekerja. Aku bertanya karena nanti malam, malam jum'at. Ada hasrat yang ingin aku

r saja. Aku bawa kunci cadangan seperti biasa. Kenapa Nay?" Mas Arya membuka

lebih cepat. Kalau aku bahas sekarang sebelum dia berangkat kerja, yang a

cilku, hanya ingin Mas Ar

ja kamu bisa pulang lebih cepat!" dihatiku padahal sa

ja, selalu memenuhi apa yang aku minta, tapi juga nafkah dan lahi

gga dekat atau jauh. Mereka selalu saja memesan kue untuk acara ulang tahun anak, arisan atau selamatan. Aku menerima semua kar

dari kami, hanya saja memang kami kurang sekali berolahraga ranjang dengan kesibukan Mas Arya

h sumber keharmonisan rumah tangga kami. Saling percaya. Apalagi Mas Arya membatasi jam pertemuanku diluar bersama te

h. Menjadi istri yang selalu menurut apa katanya

rumah, aku rasa jadwal kampus mereka bisa di sesuaikan untuk menemani

nggak suka Dian dan Nada ke rumah, tapi kalau ke rumah pasti saja ada omongan dari mertua yang membuat telinga-ku panas, kepala-ku pus

ayang dan diperhatikan. Aku nggak perlu dikasih hadiah intan berlian, cukup Mas Arya bisa meluangkan waktu

i rumah bu Mina. Nanti juga ada bu Lastri yang bantu aku dirumah kok." Aku mencoba menghilangkan rasa kecewaku dengan menghibur

alam mobil, dia berbalik lagi, "Oya, kalau hari jum'at kamu

ih Mas,

lau kamu bisa bikin kue ulang tahun, trus dia pesan satu untu

dia sendiri yang sudah memutuskan dan pastinya aku nggak mungkin bisa menolaknya. Ingin sekali

, aku pasti dicuekin. Disenggol atau ditawari makan pun pasti nggak jawab. Tidur pun s

gkin request tertentu?" dan pada akhirnya aku mengalah. Mau nggak mau menurut padany

Alamat kantor dan uang transferan kuenya nanti aku transfer ke rekeningmu, ok?" aku hanya mengangguk. Nggak mau membantah.

mati. Trus dia nggak makan, ck, ck, ck, kelakuan anak orang kaya memang beda. Nggak pernah

*

gantar kue tadi siang, pulang ke rumah aku gelagapan dan lemas sendiri. Bahkan d

atu-satunya untuk menghilangkan bayangan tadi sia

n dan suara desahan tadi sia

h tepatnya itu milik sahabat suami kamu sendiri, Nay. Please lupain!" gumamk

gga di kedua gunung kembarku dan aku juga nggak menggunakan kain segitiga. Cairan soda berwar

n tidur bebas. Alasan lainnya karena aku ingin selalu menyambut Mas Arya pulang dengan keadaan seperti

ng pun. Aku hanya tinggal berdua dengan Mas Arya dan jujur kalau m

ng masih jam setengah tujuh malam. Sontak dengan penuh kegembiraan aku

cepat. Aku nggak mau melewatkan kesempatan ini. Aku akan meray

erat. Aku seolah nggak sabar ingin menyalurkan semua gairah-ku malam ini dengan Mas Arya. Pokoknya, aku sudah bertekad nggak akan ngi

img

Konten

img
  /  4
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY