img Hasrat Terlarang dengan Atasan  /  Bab 1 Kesalahan Satu Malam | 0.89%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
Hasrat Terlarang dengan Atasan

Hasrat Terlarang dengan Atasan

Penulis: Puppypaw
img img img

Bab 1 Kesalahan Satu Malam

Jumlah Kata:1144    |    Dirilis Pada: 15/08/2024

ya tenggelam dalam keheningan ketika bibirnya dipagut kasar oleh E

akut yang melumpuhkannya. Aroma alkohol semakin terasa menusuk, merayap ke dalam setiap por

ya. Tenaganya terasa habis saat itu juga. Sem

tadi. Seharusnya dia langsung pulang ketika sudah mengambil ponselnya yang tertingg

gga dengan suara yang hampir putus asa, n

eru nafas Erlangga yang bergelora. Entah atasannya itu bisa mendengarnya atau tidak. Yang b

membelenggu pergelangan tangannya ke atas. Satu tangannya yang be

ap di balik blusnya yang longgar. "Saya mohon, Pak. Tolong jangan lakukan ini," pinta

jangi tubuhnya tanpa ampun. Dipandanginya tubuh wanita itu dengan penuh kekagu

rlangga menoleh sejenak. Namun, pandangannya buram, dan

an yang melanda Venina. Bibir Erlangga kembali merengkuh bibi

kan pikirannya, meredakan suara lenguhannya. Seharusnya dia melawan lebih

kaki dan tangannya di tubuh pria itu. Dalam keadaan pengap dan panas y

Kesadaran pahit melanda saat menyadari bahwa bukan dirinya yang ada dalam benak pria itu. Dan sekarang, s

*

dirinya sudah berada di dalam kamarnya dengan ra

Karena bayangan percintaan yang panas dengan atasannya itu lebih

i, sih?" umpatnya pada dirinya sendiri. Diremasnya ramb

esar untuk apa yang terjadi. Tetapi rasa bersalah yang merayap di dalam dirinya tidak bisa diabaikan b

keliru. Erlangga adalah atasanny

bodoh

lemah. Dia melangkah perlahan menuju

a baginya untuk menyiapkan diri. Terlebih dia harus menyamarkan beberapa tanda perci

Nina?" Nadia menghampiri putrin

iangan bangunnya," sahutnya

m?" tanya Nadia den

sambil menganggukan kepalanya pelan.

putrinya dengan lembut. "Maafkan Ibu ya, Nina. Ibu

netes. Dia berharap agar ibunya tidak mengetahui apa yang telah terjadi

k membahagiakan Ibu dan Gina," kata

ui pikirannya. Ketika Nadia mencoba memperpanja

aan ngobrol," ujarnya sambil memeriksa jam tangannya den

ibunya. Dia takut wanita itu menyadari k

p agar hari ini tidak ada yang mengingatkan Erlangga pada malam sebelumnya. Na

mungkin dia bisa begi

Kau memang bodoh!" umpatnya lag

angga. Tiba-tiba pria itu muncul di ambang pintu dan Venina tersentak deng

ngga membuyarkan keheningan. Venina menoleh

it. Pria itu tampil segar dan menawan, membuatnya sulit berkonsentrasi. Dia beru

yang semakin menggelayuti Venina. "Maaf, Pak. Saya hanya ingin mengambil doku

pnya dengan taj

t dengan setiap detik yang berlalu. Di

rcengang mendengar pertanyaan itu. Lan

rusaha menyudahi percakapan, memalingkan waj

knya dan mendorongnya ke dinding. Venina menaha

unakan ini?" Venina membuka mata saat me

engalihkan pandangannya, mencoba menenangkan diri

tubuhnya ke arah sekretarisnya itu. "Bisa kamu jelaskan kenap

t dingin mulai membasahi keningnya ketika Erlangg

mau kamu jelaskan

andangan Erlangga tidak terlepas dari wajahnya sedetik pun. Membuat

wajahnya, menyadari bahwa dia tidak akan bisa melarikan diri dari kenyata

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY