img Terjebak dengan sang CEO  /  Bab 4 Aku Suamimu | 0.22%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Aku Suamimu

Jumlah Kata:1289    |    Dirilis Pada: 08/10/2021

jarinya yang ramping, saat akhirnya dia berkata, "Selidiki wanita itu." Heri menunjuk wanita

akah putri Chairil ada hubunganny

berbagai pertanyaan, Johan tidak m

hirnya dapat menyingkirkan para wartawan dan

ur kota, dengan udara yang sejuk dan pemandangan yang indah. Hanya kelua

a dan ayahnya untuk waktu yang cukup lama. Ia pun segera berdiri dengan

mbut memutih itu tergesa-gesa, membuat Lala dan ayahnya

k menemukan kata-kata, ia tak ingin menyak

ala memegang tangan neneknya, bing

rjadi? Ceritakan sekarang!" Meskipun kini Kamalia sudah tua, namun di masa lalunya ia adalah seorang wanita yang mendominasi dunia bisni

eorang penderita penyakit jantung, ia harus menjaga emosinya. Na

lebih tahu tentan

a nafas. Ibu dan istrinya telah berkontribusi sangat besar bagi perkembangan Grup Setiawan. Kejadi

ya, dan ia menerima pengkhianatan dari s

an? Atau kamu dijebak?" Kamalia yakin putranya tidak mungkin melakukan kejahatan sebagaiman

l merasa Yakub memiliki dendam terhadap dirinya, dendam yang sudah l

ai saudara. Akan tetapi, ternyata mereka mencintai wanita yang sama - Rania Soraya, ibu Lala yang meninggal sepuluh tah

dengan Chairil. Mengetahui apa yang telah terjadi, Yakub berkelahi dengan Chairil dan kemudian menghilang. Tidak sampai satu tahun kemudian, Yakub kembali dan berusah

la, seorang pria yang tumbuh bersama cucunya itu. Tak dapat mengendalikan emosinya, Kamalia

u .

nek

ng yang menimpanya. Operasi yang dilakukan gagal. Chairil dan Lala dapat berkumpul dengan Kam

da masanya, Kamalia memiliki pengaruh besar di dunia bisnis Kota Daka

nnya, sedangkan, banyak orang yang memiliki hubungan baik dengan

manan untuk mengusir mereka berdua. Insiden ini pun diberitakan oleh media untuk waktu yang cukup lama. Banyak orang menyimpulkan nasi

yang cukup besar, bahkan rumahnya pun ikut disita. Kemudian Chairil menghilang entah ke mana, dengan meninggalkan sebuah ca

Lala berdiri di tengah hujan dengan sebuah koper d

g lalu, neneknya bahkan masih hidup dan sibuk memilih hadiah untuk ulan

n, namun pesan di dalamnya masih terbaca. Lala melihat pesan yang tertul

membawamu pulang dan merawatmu sebagai anak kami sendiri. Kini aku sudah tidak memiliki

.

! Kenapa kalian meninggalkan aku di sini

u membenci kalian semua! Ken

itu j

nci mere

.

apat bertahan menghadapi derita fisik dan me

r dari mobil, membuka payung dan juga pintu belakang mobil. Seorang pria dengan sepasang sepatu kulit barunya keluar da

rumah sakit yang terlihat mewah,

membuka matanya yang terasa sakit. Ia sedang mendapatkan infus. Cairan itu masuk ke t

a bernada dingin itu men

gal. Tak lama ia pun menyerah, tu

kemeja putih muncul dan menatap

ksi, menonjolkan kelaki-lakian yang ditampilkannya. Posturnya yang tinggi dan langsing membuat sosoknya terlihat semakin menarik.

u si

lelak

ya kurang senang dan berpikir bahwa pria ini tida

samping tempat tidur. Dalam semenit, s

masker dengan lembut membantunya untuk duduk, kemudian dengan penuh per

erusia dua puluhan. Dengan alisnya yang tebal dan matanya yan

img

Konten

Bab 1 Tolong Selamatkan Aku Bab 2 Hal Yang Paling Berharga Bab 3 Gabian Tiga Detik Bab 4 Aku Suamimu Bab 5 Aku Bisa Membantumu Balas Dendam Bab 6 Memiliki Aku Sudah Cukup Bagimu Bab 7 Tak Ada Lagi Tangisan di Masa Depan Bab 8 Mal Pulau Biru Bab 9 Berlian Merah Bab 10 Kamu Harus Mengalah Padaku Bab 11 Menikahi Seorang Pria Tua
Bab 12 Menjadi Wanita Simpananmu
Bab 13 Suami Lala
Bab 14 Hari Pertama Bekerja
Bab 15 Kakak Sepupu Perempuan Sarah
Bab 16 Pria di Kursi Belakang
Bab 17 Kamu Habis Minum
Bab 18 Berhasil Diceraikan
Bab 19 Malam Yang Sepi
Bab 20 Menerobos Lampu Merah
Bab 21 Tiga Pria
Bab 22 Aku Sudah Menoleransimu Selama Dua Hari
Bab 23 Sang CEO Juga Memiliki Idola
Bab 24 Nyonya Nasution Melarikan Diri Dengan Mobil
Bab 25 Empat Mobil Polisi Rusak Berat
Bab 26 Aku Pasti Akan Menuntut Wanita Itu
Bab 27 Melecehkan Gadis Cantik
Bab 28 Pria yang Sangat Tampan
Bab 29 Pria di Puncak Kekuasaan
Bab 30 Bos Nasution, Anda Luar Biasa
Bab 31 Senyum Kekanakan
Bab 32 Tidak Tahu
Bab 33 Wanita Jalang
Bab 34 Mengandalkan Suaminya
Bab 35 Tidak Akan Melepaskannya Begitu Saja
Bab 36 Mengatur Pekerjaan Untukmu
Bab 37 Bertemu Ibu Heri untuk Pertama Kalinya
Bab 38 Seorang Gelandangan
Bab 39 Aku Bukan Ibumu
Bab 40 Tunggu dan Lihat
Bab 41 Ibu Mertua Membuat Keributan di Perusahaan
Bab 42 Sayang, Maafkan Aku
Bab 43 Tamara Menolaknya
Bab 44 Kejutan Berubah Menjadi Ketakutan
Bab 45 Kartika Maharani
Bab 46 Aku Kartika Maharani, Tunangan Heri
Bab 47 Tak Pulang
Bab 48 Kamu Mendapatkan Izinku
Bab 49 Aku Akan Mengantarmu Pulang Sekarang
Bab 50 Tolong Jangan Salah Paham
Bab 51 Suara Keras Sebuah Tamparan
Bab 52 Istriku yang Sah
Bab 53 Pergi Denganku
Bab 54 Beraninya Kamu Memukulku
Bab 55 Nakula
Bab 56 Dompet Berwarna Coklat
Bab 57 Kucingmu Mati
Bab 58 Meja Laboratorium Berantakan
Bab 59 Keluar dari Rumahku
Bab 60 Kehancuran di setiap Kamar yang Ditempati Kartika.
Bab 61 Tuan Presiden
Bab 62 Postingan Lala Menjadi Viral di Opini Publik.
Bab 63 Virus N7d9
Bab 64 Kamu Membunuhnya
Bab 65 Operasi Aborsi
Bab 66 Berkati Diriku dengan Kebahagiaan
Bab 67 Yosep Andino
Bab 68 Apa Kamu Sudah Gila
Bab 69 Kamu Kotor
Bab 70 Berhubungan dengan Tuan Presiden
Bab 71 Pertarungan Dimulai
Bab 72 Aku Merestui Kalian
Bab 73 Menjadikannya Terkenal dengan Cara Apa Pun
Bab 74 Melempar Uang ke Wajah Heri
Bab 75 Menjadi Hit
Bab 76 Pria yang Diam-diam Dirindukannya
Bab 77 Bukan Aku
Bab 78 Aku Akan Pergi ke Neraka
Bab 79 Semua yang Ia Butuhkan untuk Mengakhiri Segalanya
Bab 80 Tidak Menginginkan Apa-Apa
Bab 81 Cantik Tiada Tara
Bab 82 Memamerkan Cinta di Depan Umum
Bab 83 Menanggap Satu Sama Lain Sebagai Orang Asing.
Bab 84 Dapatkah Saya Membantu Anda
Bab 85 Keluar
Bab 86 Menebus Dosamu
Bab 87 Keluar dari Kamarku
Bab 88 Pesta Penutupan
Bab 89 Melarang Lala Setiawan Di Dunia Hiburan
Bab 90 Membatalkan Kontrak
Bab 91 Harus Ada Penjelasan
Bab 92 Mendidih Dengan Amarah
Bab 93 Seseorang yang Bertekad untuk Pergi
Bab 94 Masa Lalu Biarlah Berlalu
Bab 95 Ini Rahasia
Bab 96 Kilat di Wajan
Bab 97 Maaf, Aku Tidak Bisa Minum
Bab 98 Selamat Datang Bos Nasution
Bab 99 Bos Nasution, Tolong Berperilaku yang Sopan
Bab 100 Nona Andino, Tolong Perhatikan Sikapmu!
img
  /  18
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY