img StepLover  /  Bab 6 Gossip Hangat di Pesta | 8.00%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 6 Gossip Hangat di Pesta

Jumlah Kata:1120    |    Dirilis Pada: 23/09/2021

la, tidak menyisihkan satu sisi gelap pun. Ruangan yang terdapat di lantai sepuluh suatu h

rduduk dengan mata yang hanya tertuju pada pi

kahi seorang pemuda tampan, pe

menggunakan tangan? Keisya mencoba menghindar dari banyaknya pertanyaan yang ingin diketahui para tamu,

ng sibuk menyapa para tamu di meja masing-masing. Mereka kemudian kembali menatap Keis

ong mengerti bahwa Candy masih muda dan pantas menikahi anak sang duda! Candy tidak tahu sudah seheboh

Putra?" tanya wanita yang lain d

mendapatkan ayahnya." Sudahlah mengiring opini seenak jidat, semua yang ada malah te

diri karena Keisya TIDAK PAHAM pada apa yang sedang terjadi. Sebelumnya ia terpaksa bangkit dari kursi dan p

baran." Wanita bersurai pirang itu melanjutkan, "Mungkinkah ... dia lebih menyukai

kses mengejutkan semua orang. Sekali lagi, kecuali Keisya yang masih mencoba bersabar

niduri Robert, itu sebab mau meni

aan itu membuat semua yang ada di atas meja mulai berpiki

"Meski Putra adalah pewaris tunggal Robert, dia hanya menghabiskan wakt

la Keisya sakit mendengar ta

sukses menarik rasa penasaran semua orang yang mendengar Dia menyambung, "Kalian

inaan yang terlontar, menjadikan putrinya sebagai guyonan. Wanita itu bangkit

apa pun adalah pilihan yang baik demi menghindari stress. Sial sekali Keisya se

lah Keisya lenyap dari netra, pembicaraan pun berlanjut. "Dia

ngkan hal yang sama dan

Kebanyakan tamu undangan yang adalah teman Robert bisa menjaga mulut dari bergosi

n dengan pentas kecil. Candy membalas senyuman yang sang suami lontarkan, tidak luput dari dua bola mata

Candy, Keisya baru saja bergabung. Niat ingin menghindari sakit kepala, Keisya

atap kakek dan nenak Putra yang bahkan tidak berani ber

orang gadis saat dia menikahi duda keren yang kebetulan kaya raya? Candy

luput dari menjadi topik pembicaraan, tapi setidaknya masih ada yang mengasihinya. Berbeda dengan Ca

a celaan itu, Keisya ... frustasi. Dia mengambil

aksikan ayahnya menyuapi cemilan berupa kacang langsung ke mulut Candy. Kepal

di depan semua orang. Robert mengelus pucuk kepala sang istr

ju hanya untuk Putra seorang. Dia mungkin menggengam tangan Robert, tapi tangan it

g sudah panas mendengar suara-suara kec

sang suami. Sialnya cincin yang menyemat sangat pas di jari manis entah

miliknya, tapi Robert dan dua orangtuanya lebih sigap men

ek memundurkan kursi, mengalihkan pandangan pada lantai. M

k dan bisik-bisikan para tamu lenyap bagai ditelan bumi. Tidak ada apa pun yang terlihat karena ruangan seolah kosong. Raut wajah Putra

bergetar tidak menyenangkan. Ada amarah, ada rasa sakit dan

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY