bali duduk. Dia menyodorkan tangan untuk memin
ernikahan ayahnya dan Candy-dengan sengaja dan sekarang ia malah harus menyaksikan cincin disematkan di jari manis Candy y
nangkan membuat pemuda itu bergegas menggeleng guna membuang semua yang ada di dalam benak
mulai detik ini, harus menegaskan kepada diri sendiri
ggalkan lokasi satu per satu dan orang itu termaksud Putra. Pemuda itu berdiri di barisan
mengambil mobil yang terparkir di bagian samping. Tapi ...
ni sangat lucu? Candy mungkin sudah meniduri putra dan dia akan meniduri Robert. Wow ..." Dua orang
tawa bersama. Temannya ikut melontarkan, "Jangan-jangan dia j
an Robert sekalian." Sekali lagi tawa menggelagar. Mereka mungkin akan berdalih bercanda jika
engatakan hal itu. Namun, amarah sudah mendidih sampai darah pun ter
alik dan bogem mentah melayang mulus di pipi kirinya. Dia yang terpukul ole
k terlalu dekat dengan ayahnya. Satu pria bern
marah Jackob sembari m
itu! Putra melototi Louis yang sedang menyentuh bagian pipi yang tampak memera
lah, sepertinya bena-benar tidak merasa bersalah atas semua hinaan yang dia lontarkan sebe
isa aku tidak marah?!" Dua tangan Putra t
karena apa yang kami katakan adalah benar?" Jackob dan Louis kemudian mengang
Dasar keparat," umpatnya yang kemudian menerjang Jackob. Dia ber
terpental. Enggan menyerah meski kalah jumlah, Putra kembali menerjang s
ra pendengar sukses menghentikan dua bogem yang baru saja akan melayang meng
an dua orangtua masing-masing. Candy mendekat, mendorong Putra guna menciptak
gan. Namun, Putra tidak tahu bahwa tamparan tadi bukan untuk masalah yang dia ciptakan. Candy hanya melay
a gadis itu, raut wajahnya terlihat menggeri
ilang kendali dan hal itu disebabkan karena membela Candy, tapi gadis itu melaya
tru menatap dua temannya. Dia bertanya, "Apa
marah dan langsung memukul kami," dusta Jackob, mulutnya begitu a
t api amarah Candy. Gadis itu mendorong len
agi-lagi membisu. Bukan marah karena tamparan, ia benci memikirkan bahwa Candy seng
bisa cabut. "Tidak usah sekasar itu padanya, kami tidak apa-apa." Dia menep
inta maaf atas nama putraku," sesalnya d
k pundak Robert dan dua orang itu pergi begitu saja, menyisihk
mpiri Candy dan mengambil tangannya. "Candy
lama lima tahun pacaran dan tujuh tahun saling mengenal, ini adalah perkelahian pertam
engan Putra meski tidak sanggup membuatnya termundur. "Jangan coba-coba merus

GOOGLE PLAY