img Bukan Aku Tak Setia  /  Bab 4 Tak Dikenali | 3.17%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Tak Dikenali

Jumlah Kata:1043    |    Dirilis Pada: 23/09/2021

pada lengannya, menarik Cahaya dari kenangan masa tiga ta

itu Raja. Raje

aja, Cahaya memilih menundukkan kepala, membia

sa merasakan cinta untuk siapapun juga. Terbelenggu dalam janji palsu

nya, berteriak memanggil Raja yang berjalan bersama

at yang baru didatanginya, Raja menoleh, lalu tersenyum lebar meli

sebelah gadis itu, dan dia juga mengenalinya, Raja y

lya ... Cahaya juga ada di sana. Walau mungkin pertemuan mereka

ai di meja tempat Alya dan yang lain berada. Menyimpan nampan berisi m

nyangka bisa be

dri yang mendapat salam pertama Ra

" Raja memekik takjub dengan perubahan status Alya, menoleh pada Andri yang terlihat ba

perutnya yang membuncit, "Iya, A, hasil kolaboras

g tengah berharap dia bisa menghilang begitu saja dari sana. Di

urlah. Ber

a? Selamat sampai lahiran

erhatian Raja, tanpa sengaja Raja melihat gadis yang menundukkan ke

k, karena sosok yang sedang menyembunyikan waj

tu pacarny

eralih pada

dulillah." Adrian memba

a?" tanya orang yang tadi bersama Raja menimpali, dia menga

usahaan ini adalah cabang dari Korea," terang Raja menjelaskan, duduk nyaman di sebel

tu laginya tidak kenal?

ng yang kini seakan tidak saling kenal, tepatnya salah seoran

at nama itu dia sebut, membuat Cahaya memejamkan

i sini

ngkin dia sudah bahagia di sana. Bukan begitu? Tapi, bagai

g duduk di depannya, terutama Alya yang sambil

A

elan cepat makanan

di sini? Bukan t

Raja i

Alya menyela perkataan Iman cepat, dia i

a? Di

g menatap Raja. Sedang yang menjadi objek perhatian, menoleh cepat pada

ingin memberikan ruang pada Raja,

ni kok nggak kenal." Iman terkekeh melih

an mengembalikan apa yang sudah diambiln

iri, mengangkat sebelah kakinya agar bisa keluar dari kursi panj

Kata-kata pamit yang Adrian sampaikan pada gadis yang tadi sudah

!" Raja mencoba me

nang," kata Adrian penuh pengertian, mengingat bagaimana kisah pelik cinta merek

sekarang. Walau tidak bisa dengan jelas melihat wajah cantik Cahay

ang nggak kangen?" celetuk Alya santai, m

ahaya kembali, walau sambutan gadis itu tak sehangat yang dia sangka. Cahaya s

unya nunduk terus!" Alya melemparkan kata pada Cahaya, me

erbata Raja mengucapkan kata terakhirn

an pada Cahaya. Badannya mengarah pada

at Raja memanggilnya SAYANG. Tapi denyu

anggilan itu Raja

sembab oleh air mata. Ya, Cahaya menangis untuk alasan yang tidak diket

epi ditinggalkan oleh Karyawan y

Cahaya sambil mengus

gis sedang dia bahagia, bisa melih

img

Konten

Bab 1 Tentara Masa Lalu Bab 2 Sekarang Bab 3 Melihatnya Bab 4 Tak Dikenali Bab 5 Menyapanya Bab 6 Kebohongan
Bab 7 Diculik
Bab 8 Harapan
Bab 9 Ikatan Cinta
Bab 10 Bahagia
Bab 11 Bohong
Bab 12 Salah Paham
Bab 13 Kehilangan
Bab 14 Kecelakaan
Bab 15 Kamu ... Duda
Bab 16 Menjauh
Bab 17 Pertanyaan
Bab 18 Calon Mantu
Bab 19 Tak Percaya
Bab 20 Curahan Hati
Bab 21 Aku Mau
Bab 22 Calon Suami
Bab 23 Kehebohan
Bab 24 Kaget
Bab 25 Firasat
Bab 26 Mantan
Bab 27 Cerita
Bab 28 Khawatir
Bab 29 Tentangnya
Bab 30 Masih Tentangnya
Bab 31 Kejutan
Bab 32 Calon Mertua
Bab 33 Perkenalan
Bab 34 Janji Seorang Bocah
Bab 35 Lamaran
Bab 36 Nasihat
Bab 37 Tak Sabar
Bab 38 Rencana
Bab 39 Rencana
Bab 40 Pesan
Bab 41 Dia Milikku
Bab 42 Panggil Sayang
Bab 43 Ikhlaskan
Bab 44 Kabar Tak Diharapkan
Bab 45 Ciuman Pertama
Bab 46 Cincin
Bab 47 Menginap
Bab 48 Keinginan
Bab 49 Hasil Rapat
Bab 50 Tunggu Aku
Bab 51 Keberangkatan
Bab 52 Mimpi
Bab 53 Kedatangan
Bab 54 Cerita Masa Lalu
Bab 55 Tak Ingin Pergi
Bab 56 Terakhir Kerja
Bab 57 Perpisahan
Bab 58 Mulai Berani
Bab 59 Persiapan
Bab 60 Masih Berat
Bab 61 Pergilah
Bab 62 Mengadu
Bab 63 Tanda Merah
Bab 64 Introgasi
Bab 65 Kesal
Bab 66 Rencana Yang Berubah
Bab 67 Menuju Sah
Bab 68 Sah
Bab 69 Waktu Bersamamu
Bab 70 Tamu Yang Terlambat
Bab 71 Tentang Rasa
Bab 72 Menjemput Mimpi
Bab 73 Sehari Sebelumnya
Bab 74 Semakin Dekat
Bab 75 Masih Tertunda
Bab 76 Pagi Pertama
Bab 77 Tamu Tak Diharapkan
Bab 78 Pengalihan Alasan
Bab 79 Waktu Yang Tersisa
Bab 80 Saat Perpisahan
Bab 81 Mengulang Masa Lalu
Bab 82 Hari Tanpamu
Bab 83 Rasa Bersalah
Bab 84 Hanya Menyapa
Bab 85 Kehilangan
Bab 86 Mimpi Atau Firasat
Bab 87 Kesedihan
Bab 88 Pertengkaran
Bab 89 Menutup Diri
Bab 90 Mengharap
Bab 91 Kangen
Bab 92 Rasa Yang Salah
Bab 93 Pertemuan
Bab 94 Menghindar
Bab 95 Tentang Kebenaran
Bab 96 Pergulatan Rasa
Bab 97 Hati Yang Merindu
Bab 98 Mengingat Kembali
Bab 99 Seseorang Yang Tertolak
Bab 100 Khawatir
img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY