img Pengantin Wanita yang Dicemoohnya Ternyata Legendaris  /  Bab 5 Wanita Cantik Itu Sangat Keren! | 2.04%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Wanita Cantik Itu Sangat Keren!

Jumlah Kata:899    |    Dirilis Pada: 05/03/2025

sa sakit hati, dia menegur tanpa pikir panjang, "Fernanda, bagaimana kamu bisa setega ini pada a

alam hati. Bahkan pada saat ini, wanita itu masih tidak lupa men

a orang yang menghina orang desa sebagai orang yang kasar dan tidak b

lekkan orang desa, rasa frustrasi menyeli

ga bagiku ke tempat sampah, jadi aku mar

emangnya kenapa? Aku membuangnya karena foto itu terl

gan tatapan penuh arti sebelum melanjutkan, "Aku bukan orang yang tidak tahu berterima kasih. Siapa p

mendiang istrinya, Robert merasa seperti kembali

menohok sehingga dia meras

ar seketika lenyap seutuhnya dan digantikan dengan rasa b

"Fernanda, aku tahu kamu kesal, tapi marah bukanlah jawabanny

engan tidak percaya. Bagaimana Robert bisa berkata dengan begitu lembut dan pe

ng membenci perilaku yang kas

ah

uara dingin, "Kamu juga, untuk apa kamu membongkar barang-barang kakakmu? Mulai saat

ah ketakutan melintas di wajahnya, dan tanpa sadar, Er

hanya dengan beberapa patah kata. Semakin memikirkan hal ini, Erika se

a. Sejak kepulangan Fernanda, ayahnya

h jika Ayah dapat menemukan tempat yang cocok di rumah untuk menghormati Kakek Hansen. Aku selalu mengan

nar konyol. Dia orang luar. Bagaimana kamu bis

n menantang dan berkata, "Jika orang lain mengetahui hal ini, mereka pasti akan memuji kita karena kita tahu ba

berkata, "Kita memang harus menghormati orang y

ya, Fernanda berkata dengan wajah

h Erika berkobar. Saking sedihnya, dia tida

uhkan diri ke atas ranjang disertai dengan isak tangis yang bergema di s

ah paket untuk Fernanda. Terbungkus dengan hati-h

embut dalam foto itu, hat

t dan meletakkannya di meja samping di

lah menyambut dua tamu tambahan, yaitu ke

resi penuh nafsu di wajahnya, tidak mengalihkan

ara terbuka menunjukkan rasa jijik dan permusuhannya terhadap

eka, Fernanda memilih menjauhkan diri da

awala, angin malam membawa hawa panas yan

anda berjalan ke sebuah toko serba a

r itu dengan cekatan. Saat meneguk bir itu, rasa dingin

erah kemejanya bergeser dan memperlihatka

, seperti seseorang yang menikmati

itu dengan santai, lalu memperhatikan kaleng itu meluncur mulu

sedan berwarna hitam, sepasang mata me

noleh ke arah temannya dan berseru dengan kagum,

img

Konten

img
  /  3
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY