img Mahasiswi Simpanan Dosen Liar  /  Bab 5 Calon Suami Larin | 23.81%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Calon Suami Larin

Jumlah Kata:1043    |    Dirilis Pada: 11/06/2025

, ia langsung disambut oleh suasana yang tak biasa. Cahaya lampu kris

membawa nampan, menyusun gelas, merapikan bung

n bisikan dan desisan cemas. Mansion itu tamp

tkan alis. Ada apa ini? Siapa yang ak

ah sosok Larin-anggun dan mencolok dalam balutan gaun seksi berkilau

seakan ia tahu seluruh dunia sedang memerhatikannya. Di belakangnya, muncul

o memecah keheningan, nadanya keras dan tajam. Bukan

naik ke kamarnya dan menghindari semua ini. Tapi baru saja ia melangkah ke anak tangga pe

. Cepat bersiap, dan jangan buat malu keluarga ki

engannya membuat napasnya memburu. Matanya m

ada shift malam. Aku nggak bisa ikut," tolak Zeya di

ih dulu menahan lengannya, kali ini dengan cen

pamu. Calon suami adikmu itu orang terpandang. Akan sangat m

elepaskan tangan sang ibu pelan, suaranya lirih tap

ini kalian perna

anya sesaat, karena Scopuso segera menyambarnya

r omong kosongmu! Cepat bersihkan dirimu dan turun untuk menyamb

ata-kata itu bukan hal baru-ia sudah kenyang dengan bentakan, pengabaian,

s. Bahunya sedikit bergetar. Ia tahu, jika ia bicara lagi-ia akan menangis. Dan ia terla

hanya satu hal yang Zeya tahu dengan past

ruh mansion. Para maid serempak berdiri tegak, dan tak lama kemudian pintu besar itu terbuka menyamb

suk-Tuan Weather, sahabat lama sekaligus calon besan impiannya. Keduanya saling tersenyu

habatku," sapa Scop

utannya," balas Weather

rga itu masuk ke ruang tengah, tempat berbagai h

di gelas-gelas kristal dan piring porselen

t mencuri pandang pada pria yang kini berdiri tak jauh dari ayahnya. Sosok itu tinggi, bahunya l

atinya menghangat

an ada kenalan yang ingin mengenalkan putranya, Larin sudah semangat. Ia meminta ditunjukkan foto pria i

Tanus, sang ibu calon mempelai pria, saat me

saya," sahut Yana sam

liling, matanya menyapu ruang luas it

dan tersenyum manis. "Sedang bers

ngangguk, kali i

angat, matanya menatap pria muda bermata biru yang sedang dud

a mengurus perusahaan Papa," jawabnya singkat, s

elas menunjukkan minimnya ket

Larin duduk tak jauh dari Delson, menatapnya diam-diam sambil terus tersipu malu. Tak

ketika terdengar suara langk

angga, dan muncullah sosok Zeya yang telah bersiap. Rambutnya digerai sederhana, w

i, tiba-tiba tersentak. Matany

a...

am gelombang besar yang datang tiba-tiba. Wajahnya berubah. Ekspresinya tercabik

idak. Ini tidak mungkin. Delson? Delson calon suami Larin? gumamnya dalam hati, ny

lenyap, hanya tatapan mereka yang bersilangan tajam di tengah hiru

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY