img Kembar Manis: Memuaskan Diri dalam Cinta Ayah  /  Bab 3 Piama Anak-anak | 0.47%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Piama Anak-anak

Jumlah Kata:1311    |    Dirilis Pada: 14/12/2021

Charles Kusuma akhirnya berkoment

dari rumah, ia segera mengirimkan semua anak

kan diri, jika memang itu yang terjadi. Berdasarkan laporan itu, pihak kepolisian pun tel

dalam menghilangkan jejak yang

gkin Yusuf? Karena, Robin adalah sasaran mereka," kata

intas di ma

hwa Yusuf mungkin ada kaita

emuan keluarga pada hari ulang tahunnya yang kedelapan puluh,

jurnya, aku tidak peduli dengan status mereka, apakah akan segera menikah atau tidak. Namun, aku menginginkan seorang cicit yang dapat meneruskan masa depan perusa

ng hadir dan mendengarkannya. Siapa pun yang mendapatkan bagian saham itu, akan menjadi pewaris Grup TS berikutnya, keterangan itu saja

hingga setiap orang berusaha dan bersaing untuk menemuk

dan Deco Kusuma berusaha menemukan gadis y

rnikahannya dengan Amanda Salim, seora

ia belum melakukan apa pun demi m

bisa saja hamil dalam waktu sebulan

tak mengucapkan sepatah kata pu

enghubunginya?" Angelina berusaha menyampaikan perkataannya dengan nada le

les menganggukkan kepalanya, dan menjawab

bungi Rebecca Wijaya melalui via te

h Angelina di telepon. "Angelina, aku belum mau hamil untu

engan penuh rasa kecewa, andai saja sebuah tatapan bisa membakar, mungkin telepon itu sudah ditelan api yang berkobar saat ini. "Rebecca sungguh keterlaluan,

ya, dan meninggalkannya, hal ini m

, ketika Yusuf merebut semua saham Grup TS?" Angelina berteriak pad

ya. "Kamu boleh mencarikanku seorang gadis, siapa pun dia, dan aku akan memberimu bayi dari gadis itu

awa mendengar perkataan Cha

tidak akan memiliki ikatan apa pun dengan wanita yang akan memberikan bayi bagi mereka. Denga

harles, maka sembilan bulan kemudian Robin pun

Yusuf, hingga akhirnya Charles menyerahkan cicit kepada Kakeknya sebagai bukti d

h mengandung lima bulan k

, dan mengakibatkan keguguran pada kandungannya

, namun semua kejadian itu bukanlah hal

u sejauh apa Yusuf

lakukan ini semua, aku akan membawa Robin pulang ke rumah," ucap Angelina sambil menyeka air mata yan

ranjak pergi, ponse

inya adalah Joni Riady, sahabat baiknya, Charles pun den

ba mengirimkan lebih banyak orang untuk melakukan pencarian. Apa menurutm

erut. "Dia tidak membawa kartu identitas apa p

kannya sendiri, ketakutan menyelimuti benaknya. "Jika memang dia diculik dan sesuatu yang buruk terjadi padanya,"

hwa Robin di sana sendirian, aku akan t

kan pencarian. Aku a

pergi, ia menengok kepada Angelina. "Kamu di rumah saja, bu. Aku akan segera memberitahumu begi

emua, ia hanya dapat terdiam dan duduk di sofa

an, ia mengunjungi ibunya. Jam sudah menunjukkan pukul

terus mengikuti Nings

bongkar kopernya dan mengeluarkan sebuah

n mengambilnya dari tangan Ningsih. "Kenapa

. "Aku suka dengan pakaian anak-anak, jadi

a di sisinya. Ia sangat merindukan anak yang dilahirkan dari rahimnya, hingga terkadang ia menangis, dengan pakaian anak

, Tante?" sambil bertanya, Robin me

dan penurut sepertimu." Ningsih mencol

ng menghancurkan mainan apa pun yang tidak membuatnya merasa senang, membuat ayahnya terpaksa membe

nya kepada Ningsih. Bagaimana jika Ningsih akhirnya men

ri Ningsih, dan kemudian mencium pipinya

aku memang

ibu

usuk sangat dalam

ata Ningsih ber

tak akan senang jika kamu mem

img

Konten

Bab 1 Dua Puluh Milyar Rupiah Untuk Seorang Bayi Laki-Laki Bab 2 Betapa Menyenangkan Seandainya Dia Adalah Ibuku Bab 3 Piama Anak-anak Bab 4 Apa Kalian Tidak Akan Membiarkan Kami Tidur Bab 5 Siapa yang Akan Menikah Bab 6 Sebuah Pertanyaan Yang Rumit
Bab 7 Aku Pikir Kamu Akan Jatuh Cinta Kepadanya
Bab 8 Jadilah Pacarku
Bab 9 Aku Membutuhkannya Sekarang Juga
Bab 10 Pria Yang Keras Kepala
Bab 11 Ibu Adalah Yang Terbaik
Bab 12 Seorang Wanita Dengan Sebuah Cerita
Bab 13 Keluhan
Bab 14 Trik yang Direncanakan dengan Baik
Bab 15 Seekor Itik Jelek Yang Tak Tahu Cara Menangis
Bab 16 Kerja Sama Yang Sempurna
Bab 17 - Ayah Harus Menaklukkan Ibu
Bab 18 - Jangan Jual Mahal
Bab 19 - Menjauhlah Dari Wanita Ini
Bab 20 - Pertemuan Dengan Bajingan
Bab 21 Robin Meminta Ningsih Untuk Menginap
Bab 22 - Memandikan Robin
Bab 23 - Ingat Identitasmu
Bab 24 - Ayah, Jangan Mengintip!
Bab 25 - Wanita Vulgar
Bab 26 - Dia Bukan Ibumu
Bab 27 - Ibu Dimana
Bab 28 - Panggil Aku Paman
Bab 29 - Sebuah Permainan
Bab 30 - Playboy
Bab 31 - Katakan Semua yang Kamu Ketahui
Bab 32 - Bertahanlah
Bab 33 - Tidak Perlu Kencan Buta
Bab 34 Makanlah Lebih Banyak Lagi!
Bab 35 Biarkan Aku Pergi
Bab 36 - Perasaan Hangat
Bab 37 - Kamu Tidak Boleh Meninggalkan Ayah Sendiri
Bab 38 Dia Tidak Bisa Lari
Bab 39 Tersangkut
Bab 40 Rasa Sakit yang Tercabik
Bab 41 - Merasa Mengantuk
Bab 42 - Bagaimana Dengan Anak Itu
Bab 43 Siapa Berutang Kepada Siapa
Bab 44 Kamu Tidak Mengenal Saya
Bab 45 - Anak-anak Tidak Bisa Berbohong
Bab 46 - Permintaan Robin
Bab 47 - Sebuah Kegembiraan Rahasia
Bab 48 Berhenti Bercanda
Bab 49 Cinta Akan Tumbuh Seiring Berjalannya Waktu
Bab 50 - Kemana Kamu Pergi
Bab 51 - Wanita Yang Selalu Dirugikan
Bab 52 Kita Bisa Bicara Nanti
Bab 53 Anak Nakal
Bab 54 - Aku Sangat Merindukanmu
Bab 55 - Bacakan Beberapa Cerita Untukku
Bab 56 - Apa yang Kamu Lakukan
Bab 57 Berbeda
Bab 58 Fannie Sang Aktris
Bab 59 - Mengapa Nenek Tidak Menyukai Ibu
Bab 60 - Undangan Pesta Ulang Tahun
Bab 61 - Narsis
Bab 62 - Ketertarikan Sekilas
Bab 63 Menunggu
Bab 64 Melindungi Ibu
Bab 65 Sebuah Rahasia
Bab 66 Jangan Biarkan Dia Mengganggumu Lagi
Bab 67 - Tidak Bisa Berkompromi
Bab 68 Babak Rini Adalah Putriku
Bab 69 Seorang Wanita yang Menghargai Hidupnya
Bab 70 Desi Meminta Bantuan
Bab 71 Tidak Muda
Bab 72 - Badai
Bab 73 - Seperti Anak Muda
Bab 74 Jangan Konyol
Bab 75 - Berbagai Kesulitan
Bab 76 Kecemburuan
Bab 77 - Ibu Siapa Dia
Bab 78 Tidak Tertarik Padanya
Bab 79 Dia Hanya Menyukai Wanita Seperti Ini
Bab 80 Pembalasan
Bab 81 - Trik Joni
Bab 82 Desi Sebagai Pelayan
Bab 83 Berhenti Berpura-pura
Bab 84 - Ada Apa Denganmu Akhir-akhir Ini
Bab 85 Aku Tidak Berpengalaman
Bab 86 Kamu Adalah Wanitaku
Bab 87 - Tidak Cukup
Bab 88 Cara Mencintai Dia
Bab 89 Sebuah Kebenaran
Bab 90 - Layak Akan Kecantikannya
Bab 91 - Selamat Mengobrol!
Bab 92 Orang Jahat
Bab 93 Bersemangat Untuk yang Baru
Bab 94 Biarkan Aku Memeriksamu
Bab 95 - Ketidakhadiran Membuat Hati Menjadi Semakin Cinta
Bab 96 - Panggil Aku sesukamu
Bab 97 - Jahat
Bab 98 - Tidak Berguna
Bab 99 - Kenyamanan Dan Kegelisahan
Bab 100 - Tidak Ada Masalah
img
  /  7
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY