img Dibuang Suami Saat Hamil  /  Bab 5 kehidupan kecil yang mulai tumbuh | 22.73%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 kehidupan kecil yang mulai tumbuh

Jumlah Kata:1528    |    Dirilis Pada: 14/06/2025

an beberapa lembar uang seadanya ia peluk erat. Setiap langkahnya terasa berat, kakinya serasa lumpuh oleh rasa sakit hati dan kebingungan. Di dalam dirinya, ada keh

ya, dituduh sebagai wanita kotor dan diusir dari rum

nti. Tidak sekarang. Bagaimana ia bisa menjelaskan semua ini pada Ibu Asih? Bagaimana ia bisa menghadapi tatapan iba atau pertanyaan polos dari adik-adiknya? Ia

erkedip-kedip, menyoroti gedung-gedung tinggi, pertokoan, dan keramaian manusia yang seolah tak peduli pada penderitaannya. Ia berhenti di sebuah

adang di atas, kadang di bawah. Yang penting, jangan pernah menyerah." Kata-kata itu kini terasa i

sedikit. Setelah berjalan cukup lama, ia menemukan sebuah penginapan kecil yang kumuh di sudut jalan, dengan t

harus mencari pekerjaan, secepatnya. Tapi bagaimana? Ia tidak punya ijazah kuliah, hanya lulusan SMA. Pe

ya sibuk mencari papan pengumuman lowongan kerja. Namun, sebagian besar pekerjaan yang ia temu

ni?" Azura memberanikan diri bertanya pad

e bawah. "Maaf, Nak. Warungku

oko lain, dari satu warung ke warung lain, selalu dengan jawaban yang sama. Jam de

anya menangkap sebuah tanda kecil di depan sebuah ked

a tahu ia bisa belajar. Ia selalu cepat belajar. Ia masuk ke kedai kopi itu, yang tid

ni masih ada?" Azura bertanya, suar

mah. Wajahnya ramah, dengan senyum yang men

at tertarik. N

lurkan tangannya. "Aku pemilik t

a belum punya pengalaman sebagai barista, tapi saya c

tian Bima, namun juga ada ketulusan yang kuat. "Baiklah, Azura. Aku bisa melihat niat

an cepat dan tidak akan mengecewaka

. Untuk awal, gajinya tidak terlalu besar, ta

leganya. "Terima kasih, Mas

Bima. "Sama-sama. Selamat da

Ia sudah punya pekerjaan. Ini adalah langkah pertama untuk membangun kemb

an susu, hingga seni meracik minuman dengan berbagai nama yang rumit. Azura menyerap semua pelajaran itu seperti spons. Ia teliti, fokus, dan tangan

hari, punggung yang sering pegal, dan rasa lelah yang datang lebih cepat. Namun, Azura menahan semuan

yang lebih bersih dan sedikit lebih nyaman dari losmen. Setiap malam, setelah pulang kerja, ia akan memegang p

memastikan Azura tidak terlalu lelah. Ia juga sering memuji Azura di depan pelanggan. "Kop

rnah berkata suatu sore, saat kedai mulai sepi. "A

kit pikiran." Ia tidak bisa menceritakan tentang Revan, tentan

ngan sampai sakit," kata Bima, tatapan m

g mimpinya untuk mengembangkan kedai kopi kecilnya, dan Azura mendengarkan dengan penuh perhatian. B

lan, dan jantungnya akan berdetak kencang. Ia selalu memastikan untuk tidak berada di tempat-tempat yang mungkin Revan datangi. Ia takut, sangat takut, Revan akan menemukannya d

agam barista. Perutnya mulai terlihat menonjol, dan ia tahu cepat atau lambat Bima

ya yang membesar sedikit terlihat. Bima, yang kebetulan lewat, melihat

hamil?" tanya Bi

tidak bisa lagi mengelak. "Ya, Mas Bima. M

ran terkejut dan prihatin. Azura menunggu, cemas

a kamu tidak bilang, Azura? Aku bisa memberimu keringanan. Kamu

a, tak percaya. "

kemudian melihat sekeliling kedai, lalu merendahkan suaranya. "Tapi kamu butuh bantuan

an Revan. Air matanya kembali menggenang. "Dia... dia sudah m

yang mendalam dari Azura. "Kalau begitu, jangan khawatir. Kamu punya aku di sini.

t bersyukur. Di tengah kerasnya dunia ini, masih ada or

" Azura berbisik, tak ma

privasi Azura. Sejak saat itu, Bima menjadi lebih perhatian. Ia sering meminta Azura untuk duduk saat tidak

i yang akan segera lahir ini. Ia akan membesarkannya dengan cinta, meskipun tanpa kehadiran seorang ayah. Ia akan membuktikan bahwa ia bukan wanita kotor, dan anaknya bukan anak haram. I

img

Konten

Dibuang Suami Saat Hamil
Bab 1 Senja di Panti Harapan
14/06/2025
Dibuang Suami Saat Hamil
Bab 2 Keputusan itu sudah bulat
14/06/2025
Dibuang Suami Saat Hamil
Bab 3 Bulan Madu yang Dingin
14/06/2025
Dibuang Suami Saat Hamil
Bab 4 menghadapi konsekuensi dari pengorbanan itu
14/06/2025
Dibuang Suami Saat Hamil
Bab 5 kehidupan kecil yang mulai tumbuh
14/06/2025
Dibuang Suami Saat Hamil
Bab 6 Bulan-bulan berlalu di Kedai Kopi
14/06/2025
Dibuang Suami Saat Hamil
Bab 7 Kelahiran
14/06/2025
Dibuang Suami Saat Hamil
Bab 8 menemukan mereka
14/06/2025
Dibuang Suami Saat Hamil
Bab 9 Kehidupan Baru di Pedalaman
14/06/2025
Dibuang Suami Saat Hamil
Bab 10 Kabar dari Nyonya Maya
14/06/2025
Dibuang Suami Saat Hamil
Bab 11 Kebenaran tentang pengkhianatan
14/06/2025
Dibuang Suami Saat Hamil
Bab 12 Azura berjalan tanpa henti
14/06/2025
Dibuang Suami Saat Hamil
Bab 13 Bertahun-tahun berlalu di Desa Lintang
14/06/2025
Dibuang Suami Saat Hamil
Bab 14 Desa Lintang telah sedikit berubah
14/06/2025
Dibuang Suami Saat Hamil
Bab 15 setidaknya sebagian kecil kebenaran
14/06/2025
Dibuang Suami Saat Hamil
Bab 16 tujuh belas tahun
14/06/2025
Dibuang Suami Saat Hamil
Bab 17 seorang wanita muda yang cerdas
14/06/2025
Dibuang Suami Saat Hamil
Bab 18 bukan lagi sekadar pengacara muda
14/06/2025
Dibuang Suami Saat Hamil
Bab 19 Kirana memiliki kantor pribadi
14/06/2025
Dibuang Suami Saat Hamil
Bab 20 Namanya tak hanya dikenal di kalangan aktivis
14/06/2025
Dibuang Suami Saat Hamil
Bab 21 warisan yang ditinggalkannya
14/06/2025
Dibuang Suami Saat Hamil
Bab 22 Kepergian Azura,
14/06/2025
img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY