img ARANJO  /  Bab 8 Apakah Anda Siluman | 6.40%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 8 Apakah Anda Siluman

Jumlah Kata:1062    |    Dirilis Pada: 30/10/2021

edang berada di ruang bacanya, tiba-tiba

aja Iblis untuk terlibat dalam tumbuh besar bayi itu, dirinya telah meletakkan sedikit kekuatan sihir ke

rima perasaan bayi itu. Kaisar bangkit dari duduknya lalu pe

rikan kekuatan sihirnya yang tidak seberapa kepada burung kecil itu, berharap burung itu dapat bertahan. Da

rang. Kesedihannya teralihkan saat mel

ahu anak itu tidak diterima baik di dalam keluarga Dewa Malam, namun

untuk seketika Aranjo terdiam

iluman?" tanya

ihatnya di alam langit. Sosok itu sangat indah, wajahnya terpahat sempurna dan yang pal

rambut panjang berwarna abu-abu serta tubuh ting

iluman!" jaw

at merdu, membuat Ar

ingi tubuh mungil Aranjo, aura berwarna

n yang membingkai aura kuning tersebut. Ada biasa

ura penggoda yang kental. Tatapan anak itu dapat membuat yang menatapnya merasa sayang pa

i masa depan anak itu dan ini

apa Anda?" tanya

" jawab S

ma ini dirinya tidak memiliki teman sama sekali, tida

iku karena mereka mengatakan diriku adalah anak iblis!" ujar

ersik yang cukup besar muncul di atas genggaman tangan Sang Kaisar. Ka

a ke arah Sang Kaisar. Aranjo tidak pernah menerima

a berada di atas pangkuan. Aranjo membelah buah persik itu menjadi beberapa bagian, walaupun

senang melihat burung itu pulih. Lalu poton

" ujar Aranjo, saat dirinya melihat sosok itu

mun tidak memakannya dan menghilangka

h itu kepada teman-temannya bar

rtinya Anda juga teman burung kecil ini?"

ecil di atas pangkuanny

Dia sangat lemah, tadi aku sudah memberi kekuata

u mengepakkan sayapnya dan mulai terbang mengitari Aranjo. Aranjo bangki

yang sangat kuat. Tidak banyak yang beruntung memi

o, burung kecil itu terbang ke hadapan Sang K

is itu!" ujar Sang Kaisar saat burung

ngitari Kaisar lalu terbang

di. Burung elang dengan tubuh singa yang meru

engan logam dan bebatuan mulia. Logam dan batu mulia di a

uk bertransaksi tapi yang ada di alam langit dapat

an pendahulunya yang telah mati. Dan burung itu terl

gum. Melihat bagaimana burung kecil itu dapat langsu

kaki Aranjo, lalu Kaisar memb

ka-luka di kakinya menghilang. Tidak sempat mengucapkan terima kas

Paviliun, saat dirimu terbangun!" ujar Sang K

antara Griffin dengan dirinya. Griffin burung roh tertua yang lahir di alam langit,

tubuh anak itu sangat lemah dan dirinya juga membuat

tanya terbuka perlahan. Untuk sesaat Aran

Ara memanggil diri

jo sambil menatap

ya terbangun Aranjo sudah berada di sisinya. Me

ihir yang kuat. Dan saat Aranjo terbangun, sihir itupun menghilang. Ara ti

img

Konten

Bab 1 Yang Diinginkan Adalah Kaisar Bab 2 Menjalani Hukuman Pertama Bab 3 Cinta Terlarang Bab 4 Aranjo Bab 5 Tidak Perlu Berperang Bab 6 Dendam Itu Masih Ada Bab 7 Apakah Kita Sama Bab 8 Apakah Anda Siluman Bab 9 Teman Bab 10 Menarik Perhatian Bab 11 Kembali Ke Hutan Kabut
Bab 12 Aku Merindukanmu
Bab 13 Dewa yang Baik
Bab 14 I - Ibu yang Baik
Bab 15 Kehidupan Pertama - Tunggu dan Nikahi Aku
Bab 16 Kehidupan Pertama - Hasrat Mengalahkan Akal Sehat
Bab 17 Kehidupan Pertama - Bercinta untuk Pertama Kali
Bab 18 Kehidupan Pertama - Kebiasaan yang Buruk
Bab 19 Kehidupan Pertama - Selir ke-88
Bab 20 Kehidupan Pertama - Bercinta Dengan Raja
Bab 21 I - Candu
Bab 22 I - Pavilliun Selatan
Bab 23 I - Kutukan Sang Raja
Bab 24 I - Mimpi Erotis
Bab 25 I - Aku Juga Merindukanmu
Bab 26 I - Perselingkuhan
Bab 27 I - Kepergian Putra Mahkota
Bab 28 I - Raja Berlutut
Bab 29 I - Kabar Duka Keluarga Jenderal
Bab 30 I - Sakit dan Jijik
Bab 31 I - Ini Adalah Takdir
Bab 32 Pembawa Sial
Bab 33 I - Kuil 9 Dewa
Bab 34 I - Kesayangan Kaisar
Bab 35 I - Kita Sama
Bab 36 I - Kendali
Bab 37 I - Cemburu
Bab 38 I - Mencium Kaisar
Bab 39 I - Frustasi
Bab 40 I - Kabar Penting
Bab 41 I - Hukuman Pertama Berhasil Dilalui
Bab 42 Alam Langit - Terikat
Bab 43 Alam Langit - Bermain
Bab 44 Alam Langit - Kita Belum Bermain
Bab 45 Alam Langit - Tidak Seru Bermain Denganmu!
Bab 46 II - Wanita Suci
Bab 47 II - Menyelamatkan Prajurit
Bab 48 II - Putra Mahkota
Bab 49 II - Norma yang Tidak Dapat Dilanggar
Bab 50 II - Pangeran Tertua
Bab 51 II - Ramuan
Bab 52 II - Beri Aku Waktu Satu Bulan
Bab 53 II - Pria Lugu dan Berbudi Baik
Bab 54 II - Tidak Sesuai Dengan Julukan
Bab 55 II - Siapa Dirimu
Bab 56 II - Aku Akan Menunggumu
Bab 57 II - Memiliki Harapan
Bab 58 II - Ramuan yang Berbeda
Bab 59 II - Lembah Api
Bab 60 II - Pengantinku
Bab 61 II - Separuh Hati
Bab 62 II - Wabah
Bab 63 II - Kekasih yang Istimewa
Bab 64 II - Menolong Mereka
Bab 65 II - Maksud Tertentu
Bab 66 II - Tidak Bisa Memilih
Bab 67 II - Menolong Kaisar
Bab 68 II - Jangan Coba-Coba!
Bab 69 II - Ketahuan
Bab 70 II - Benar-Benar Mati
Bab 71 II - Cinta Buta
Bab 72 II - Mimpi Basah
Bab 73 II - Aku Akan Tinggal
Bab 74 Kehidupan Ketiga
Bab 75 III - Tidak Bertanya
Bab 76 III - Membuatnya Membenci
Bab 77 III - Negosiasi
Bab 78 III - Memprovokasi
Bab 79 III - Ada yang Salah
Bab 80 III - Bukan Gadis Biasa
Bab 81 III - Bersedia Mengikuti Semua Perkataanmu
Bab 82 III - Bukan Lelucon
Bab 83 III - Butuh Bantuanmu
Bab 84 III - Bala Bantuan
Bab 85 III - Terpesona
Bab 86 III - Istimewa
Bab 87 III - Hukuman
Bab 88 III - Hanya Satu Kali
Bab 89 III - Aku Menyesal
Bab 90 III - Sempurna
Bab 91 III - Memiliki Alasan untuk Melanggar Janji
Bab 92 III - Tidak Ada yang Berubah
Bab 93 III - Hanya Dapat Menerimanya
Bab 94 III - Sudah Memiliki Pilihan
Bab 95 III - Mendapat Persetujuan
Bab 96 III - Turuti Kata Hatimu
Bab 97 III - Kamu Harus Hidup
Bab 98 III - Wanita Ini Milikku
Bab 99 III - Akan Menagih Imbalan
Bab 100 III - Bertemu Pemilik Pagoda
img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY