n besar menyambutnya dengan kebahagiaan, memuji kisah cinta mereka yang inspiratif. Namun, tak sedikit pula yang mencibir, mempertanyakan keseriusan hubungan antara seorang CEO konglome
nyonya Dirgantara, mengelola rumah sebesar itu, dan berinteraksi dengan dunia sosialita yang sangat berbeda dari lingkungan panti
suatu pagi, sambil menatap koleksi sendok garpu perak yang berk
a formal, Mentari. Masing-masin
bingung. "Ah, ribet. Kalau aku sih, gar
i Mentari tentang dunia sosialnya, dan Mentari dengan riang mengajarkan Arjuna tentang kesederhanaan dan tawa. Mereka sering menghabiskan waktu di dapur, Ment
ngalokasikan sebagian besar dana pribadinya untuk proyek ini. Mereka berdua terlibat langsung dalam setiap tahap, mulai da
kejar-kejaran," kata Mentari suatu sore, saat mereka meninjau lokasi pem
Mentari. "Tentu saja. Semua yang
a. Ini adalah perwujudan dari mimpi Mentari, yang kini diwujudkan oleh Arjuna. Panti asuhan ini juga menjadi bukt
O" mereka. Mereka berlarian, memeluk Mentari, dan bertanya banyak hal kepada Arjuna. Arjuna, yang dulu kaku dan canggung di hadapan anak
uarganya. Bima, yang kini menghadapi tuntutan hukum dari Arjuna, mencoba segala cara untuk menghindari
isa melakukan ini pada adik kandungn
i batas, Bima. Kau tidak hanya menyakiti kakakmu, tapi juga be
man penjara atas kasus penggelapan dan sabotase. Kabar ini menjadi pukulan telak bagi Kirana. Ia tahu,
litasnya kepada Arjuna. Ia belajar banyak dari Arjuna, dan perlahan-lahan mulai bisa mengambil keputusan p
ernah saya lakukan," ujar Indra suatu sore di k
n masa lalu. Yang penting kau sudah berubah. Buktika
r memiliki kakak seperti Arjuna, y
awa stabilitas, kecerdasan, dan kekayaan, sementara Mentari membawa keceriaan, kesederhanaan, dan kehanga
nya sendiri, sepenuhnya bahagia dengan pilihan hidupnya. Mentari juga tumbuh dan berkembang. Ia belajar banyak tentang dunia bisnis dari Arjuna, bahka
n malam romantis di sebuah restoran
r dari segalanya," kata Arjuna. "Aku kehilangan kakiku, tunanga
tu semua sudah berlalu, Arjuna. Kamu sudah
ntari yang sebenarnya. Kamu membawa cahaya ke dalam hidupku
uga, Arjuna. Kamu menunjukkan padaku bahwa mimpi
cinta sejati bisa tumbuh di tempat yang tak terduga, da
ngunan modern dengan taman luas, perpustakaan nyaman, dan fasilitas lengkap kini berdiri me
dah, dan semua anak-anak panti. Arjuna dan Mentari b
entari," kata Arjuna dalam pidatonya. "Ini juga adalah simbo
ini bisa menjadi rumah bagi anak-anak yang membutuhkan, te
ati fasilitas baru. Suasana dipenuhi kebahagiaan dan harapan. Ini adalah bukti nyata bahwa cinta m
uncak kejayaan yang lebih tinggi. Ia tidak hanya berinvestasi pada bisnis, tetapi juga pada proyek-proyek sosial, terutama yang berk
panti asuhan dengan penuh kasih sayang, dan seringkali menghabiskan waktunya di sana, menjahitkan baju untuk anak-anak, atau mengajari mereka berbaga
ikaruniai seorang putri cantik yang mereka beri nama Bintang. Kehadiran Bintang semaki
sepenuhnya, bukan hanya fisiknya, tetapi juga hatinya. Ia telah melewati badai pengkhianatan, perebut
bukti bahwa takdir bisa membawa seseorang ke titik terendah, namun dengan ketekunan, cinta, dan kekuatan dari orang yang tepat, seseorang bisa bangkit kembali,

GOOGLE PLAY