img Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2  /  Bab 3 Chapter 3 | 5.66%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Chapter 3

Jumlah Kata:1818    |    Dirilis Pada: 24/11/2021

a kamu begitu saja kepada orang lain yang cuma kebetulan singgah. Peremp

Jihan ini keras kepala sekali. Hanya karena memergoki suaminya bersama dengan wanita lain, anak perempuannya ini langsung patah arang. Putrinya

ikmati semuanya. Mereka salah? Tidak juga. Jiwa seorang laki-laki memang seperti itu. Petualang dan pemburu. Mereka tidak akan pernah puas terhadap wanita, sama seperti wanita yang tidak pernah puas akan uang. Perkara ini memang sudah ada dari zaman dahulu. Bedanya dulu dilakukan dengan terang-terangan karena dilegalkan. Sementara sekarang dilakukan secara sembunyi-sembunyi, karena banyaknya lembaga-lembaga yang membela kaum perempuan. Tetapi prakteknya toh sama saja. Laki-laki kerap m

signifikan. Rumah tangga itu isinya adalah tentang cinta dan kepercayaan. K

menjawab pertanyaan ayahnya sekedarnya. Sedari belum menikah pun, ia memang

my. Sebenarnya pada hari pertamanya minggat, ia masih mempunyai pemikirannya untuk berbaikan pada Tommy. Apalagi saat ibunya mengingatkan tentang kandungannya. Bulan depan ia akan segera melahir

i untuk melanjutkan rumah tangganya. Karena Tommy tidak merasa apa yang dilakukannya adalah sesuatu hal yang salah. Tommy menyebutnya dengan kata khilaf. Klarifikasi Tommy pun hanya melalui

puluhan atau berapa pun tidak ada yang tahu. Hanya saja, di atas kertas dan dalam bermasyarakat, mereka tetap setia pada satu istri. Istri-istri mereka juga tahu. Istri-ist

tidak pernah akur dengannya. Beda sekali dengan Nihan, kakaknya. Yang selalu menuruti naseha

au perempuan mana pun itu untuk memuaskan nafsu sesaat Ayah. Dan Jihan bersumpah, kalau Jihan tidak mau menjadi bagian dari wanita-wanita itu. Jihan muak melihat bagaimana seorang suami y

alkan uang suami, serta malu karena nama baik menjadi buruk di masyarakat, membuat ibunya dan banyak perempuan-perempuan lain re

a kaya, pasti mereka akan mencari makanan lain juga. Ingatlah, Han. Laki-laki itu hanya setia kalau mereka sedang susah. Coba kalau sudah sugih, pasti mereka akan bertingkah juga. Percayalah pada Ayah

lagi dengan dua orang anak yang masih kecil-kecil. Terlebih lagi Jihan ini sudah terbiasa hidup enak sedari kecil. Mana mungkin putrinya ini bisa survive hidup sendiri? Ujung-ujungnya pas

ayahnya, Syahnan Jayawijaya hingga dua orang pamannya. Mereka semua masih memperlakukan budaya perseliran. Adalah hal yang biasa jika para laki-laki di keluarga ini, memiliki istri simpanan, baik sah secara agama, ataupun hanya sekedar jajan-jajan saja. Mereka

etapi laki-laki yang baik juga banyak, Yah. Jihan tidak suka menyamaratakan orang. Satu hal yang pasti Jihan tidak sudi memunguti serpihan sisa-sisa cinta dari la

uan kasar ayahnya. Sikap ayahnya selalu seperti ini. Menggunakan kekerasan apabila ayahnya tidak bisa membantah kebenaran argumennya. Satu hal yang tidak J

n sedang susah. Sebagai orang tua, seharusnya

an keegoisan suaminya. Ia tidak mau kalau putrinya juga ikut teraniaya. Sekarang ia sudah tua. Ia sudah tidak takut apapun la

arga kita. Tetapi kalau Mas kembali main tangan seperti ini

da. Jika biasanya ibunya mengalah dan manut-manut saja, kali ini tatapan ibunya membara. Ibunya bersikap gala

ungan di rumah ini. Pokoknya, selama Tommy tidak mengantarkan kamu pada Ayah, Ayah tidak akan menerima kehadiranmu.

annya dulu. Semua hal mereka pasrahkan kepada orang tua. Apalagi kali ini, Rianti ikut-ikutan menentangnya. Entah mengapa akhir-akhirnya ini

a dengan layak, apabila ia menentang Syahnan. Ia hanyalah seorang ibu rumah tangga, yang mengandalkan uang suami. Menentang artinya tidak makan. Makanya ia terus bersabar walau hatinya berdarah-darah. Namun kini tidak lagi.

ini, Bu Rianti pun mempersiapkan sebuah rencana. Intinya

*

Mereka sedang berlomba-lomba mencari perhatian para pria hidung belang berkantong tebal, atau sekedar bergembira ria melepas kepenatan. Sementara para eksekutif muda yang sedang dugem, tertawa mesum sembari mengamati para penjaja

g telah kosong, dan satu yang masih terisi setengahnya. Tommy menikmati minuman beralkohol itu untuk menghilangkan baya

dibakar, Tommy menghisap rokoknya dalam-dalam. Kemudian ia menghembuskan asapnya dalam bentuk bul

at pria pujaannya duduk sendirian di bartender. Sepertinya sang pria pujaannya itu belum berbaikan dengan istrinya. Pucuk dicinta ulam pun tiba. Ini

img

Konten

Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 1 Chapter 1
24/11/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 2 Chapter 2
24/11/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 3 Chapter 3
24/11/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 4 Chapter 4
24/11/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 5 Chapter 5
24/11/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 6 Chapter 6
26/11/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 7 Chapter 7
29/11/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 8 Chapter 8
30/11/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 9 Chapter 9
30/11/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 10 Chapter 10
30/11/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 11 Chapter 11
30/11/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 12 Chapter 12
30/11/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 13 Chapter 13
30/11/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 14 Chapter 14
30/11/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 15 Chapter 15
30/11/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 16 Chapter 16
30/11/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 17 Chapter 17
03/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 18 Chapter 18
03/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 19 Chapter 19
04/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 20 Chapter 20
04/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 21 Chapter 21
04/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 22 Chapter 22
06/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 23 Chapter 23
06/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 24 Chapter 24
07/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 25 Chapter 25
09/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 26 Chapter 26
09/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 27 Chapter 27
10/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 28 Chapter 28
10/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 29 Chapter 29
11/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 30 Chapter 30
11/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 31 Chapter 31
12/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 32 Chapter 32
12/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 33 Chapter 33
12/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 34 Chapter 34
14/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 35 Chapter 35
14/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 36 Chapter 36
15/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 37 Chapter 37
15/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 38 Chapter 38
17/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 39 Chapter 39
17/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 40 Chapter 40
17/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 41 Chapter 41
21/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 42 Chapter 42
23/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 43 Chapter 43
23/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 44 Chapter 44
24/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 45 Chapter 45
24/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 46 Chapter 46
24/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 47 Chapter 47
24/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 48 Chapter 48
24/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 49 Chapter 49
24/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 50 Chapter 50
24/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 51 Chapter 51
24/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 52 Chapter 52 (end)
24/12/2021
Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
Bab 53 Extra Part
24/12/2021
img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY