img Bayiku Bukan Untukmu  /  Bab 4 sejak sore meninggalkan | 7.02%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 sejak sore meninggalkan

Jumlah Kata:1019    |    Dirilis Pada: 23/08/2025

menusuk indra penciuman Nayla. Ia duduk di kamar tamu, menatap bayi kecil yang terlelap di buaian sederh

masuk ke dunia yang b

adis yatim piatu yang hanya tahu bekerja dan bertahan hidup, kini ia harus berperan sebagai

ebuah perasaan yang bahkan tidak bisa ia definisikan. Entah itu

ih melekat di tubuh tegapnya. Sejenak ia berdiri di ambang pintu, menatap Nayla tanpa suara.

a Arkan akhirnya

ya lelah sekali, mungkin karena

mbut, kontras dengan citranya yang penuh kekerasan. Nayla memperhatikan, d

an tiba-tiba menarik ponsel dari saku,

eh cepat. "

bergerak. Mereka tahu aku sedang meny

henti. "Maksudmu... mere

an masuk dengan gambar samar, seolah diambil diam-diam dari kejauhan. Foto itu menampilkan bagian luar

gin. Ia merasakan kulitnya merind

in menyerangku lewat titik terlemah. Dan sekarang

rat. "Jangan-jangan ini salahku. Aku yang i

kau tidak ada di sini, kemungkinan besar bayi ini sudah me

da kehangatan yang tak ia sangka men

. Ia tahu orang-orang yang mengejar Arkan bukanlah orang biasa. Dunia yang melibatkan Arkan

an ada seseorang yang mengintai dari luar. Arkan terlihat tenang, duduk di ruang tamu dengan laptop t

ranikan diri mendeka

da waktu untuk itu. Aku ha

nar akan datang kemari?" s

udah datang. Hanya saja belum menyerang

ofa seberang Arkan, mencoba menenangkan diri. Namun

ncar bayi ini? Apa h

rdiam, seolah menimbang sesuatu. Akhirnya, ia menjawab lirih, "Bayi ini adalah kunci. Merek

la berkerut. "Aku

memotong. "Yang perlu kau tahu hanya satu: aku tidak

itu. Ada sesuatu dalam suara Arkan-bukan sekadar janji

luar. Seperti batu dilemparkan ke arah pagar besi. Alarm k

Pegang bayinya. Janga

ia itu sudah meraih pistol dari balik me

nangis, mungkin merasakan kegelisahan ibunya. Nayla menggoy

cepat di layar CCTV. Setidaknya ada tiga orang. Nayla b

jata? Bagaimana jika Arkan kalah? B

n keras, membuat Nay

. Nayla menutup mulut bayi, bukan untuk membungkam, tapi mencoba menenangk

terasa sepe

keras. Nayla refleks menjerit kecil

an, dan ada bercak darah di lengannya. N

Untuk sekarang,"

gin bertanya banyak hal, tapi yang ke

ya, lalu mengangkat b

ingatan nyata bahwa ancaman sudah di depan mata. Dan mulai

yi yang sudah kembali tenang, lalu menoleh pada Arkan y

ini, mungkin lebih banyak orang. Aku harus membawa Nayla

isebut. Ia sadar, dirinya kini ben

baru. Ia menggenggam bayi itu lebih erat. Apapun yang t

juga tidak akan bisa begitu saja m

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY