img DENDAM CINTA  /  Bab 2 TUDUHAN PALSU | 1.68%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 TUDUHAN PALSU

Jumlah Kata:1082    |    Dirilis Pada: 03/12/2021

bih cepat. Ia di bangunkan oleh

sudah waktunya

terbenam, dan h

ucapnya. Ia tahu apa yang

mah sakit. Yang akan di

g bisa Ia ajak bicara ataupun sebag

selama ini, dirinya

ana melihat

aku harus menanggung beban hidup yang teramat berat seperti i

nundukkan

. Suara rin

n untuk mengeluh...," Ucapn

ukkan pukul

umah dalam kead

n membukakan p

Pelayan itu hanya diam saja,tanp

a masuk kedalam rumah,dan pergi k

eriakan dari lantai bawah. Ia membuka pintunya kam

eli para pelayan yang membiark

i lantai ini? Dasar bodoh." Ujarnya yan

rnya. Ia tahu, bahwa pelayan itu pasti ak

menit. Ayahnya sedang men

pintunya." Panggilan Tuan Zi ya

ah luka hatinya. Hanya bisa masuk kedalam se

," Ucapnya da

20 tahun lamanya. tapi, kenangan indah saat dirinya di sa

irinya. Ia selalu di abaikan, dan kakaknya selalu di perhatikan. semua perhatian di pusatkan kepada shiren

ng shiren saat he

Ziana. hingga gadis kecil itu terk

ayah yang pergi dengan meng

dak adil, dan selalu abaikan

baru, boneka baru.

m kebencian terhadap kakak perempu

ah di alami oleh setiap manu

***

an ke

uk menimp

meja makan. Awalnya Ziana menolak untuk membawa buku itu,tapi sorot mata sang ayah yang m

lagi, tapi lebih tepatnya ziana tida

menangis jika dirinya terus

begitu besar, namun Ia

datang mengunjungi kamarnya setiap ma

k punya pilihan lain selain m

naik Bus. Ia turun d

ang menunggunya. untuk apa Ia harus buru-buru. walaupun

ng memberinya hukuman,dan

kepada shiren untuk me

nunggu shi

era membal

hank you. m

. Ia sadar bahwa shiren selalu baik padanya, walaupun

.?" gumamannya yang sedang berpikir un

arap banyak dengan hubungan baik mereka. Zian

sambil menunggu sh

lalu lalang di depannya,tapi keb

akan hal itu. Ia tida

n. shiren datan

ngagetkan sang adik ya

sang kakak yang saat itu se

engaget

nggal di atas meja." ujar Ziana sambil membe

.. merepo

" balas

ajak shiren makan siang bersama. Ini lebih b

ucapannya terhenti saat mend

...uh

dari tempat duduknya,

g mulai panik. terlebih lagi shiren tidak

Ziana, shiren meng

lai melemah,dan akhi

nggil ziana yan

t di tasku." pinta shiren de

kan apa yang di per

n untuk mencari obat. Ia men

ziana kepada shiren sambil

ganggukkan

p botol obat itu. lalu me

kau makan?" tanya

i tangan ziana. segera mengam

at duduknya meraih tas miliknya m

daan shiren. Ziana begitu syok dan juga takut saat me

uaranya tidak bisa kelu

padanya sambil mendorong tubuh Z

saat itu adalah pak Jeo y

pak Joe yang tengah memeluk tubuh shire

an tatapan jijik. seperti I

aik-baik saja." ujar

membawa shiren

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY