img Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya  /  Bab 4 tetangga menyebarkan gosip | 14.81%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 tetangga menyebarkan gosip

Jumlah Kata:1839    |    Dirilis Pada: 22/10/2025

an dari orang-orang yang dilewatinya di jalan seperti menembus hatinya, menilai, menghakimi. Gosip te

diri, mengingat kata-kat

uhi keputusanmu. Ini tentang hidupmu, bu

dan melangkah ke mobil. Hatinya berdebar saat memikirkan hari yang akan dihadapinya: rapat p

impati yang dipaksakan. Beberapa terdengar berbisik ketika ia lewat, seakan membicarakan setiap gerak-geriknya. Al

gan ekspresi khawatir. "Alik... kau s

ku harus. Aku tidak bisa t

ng, dan Alika harus menjadi wakil perusahaan. Ketika ia memasuki ruangan rapat, b

ka," bisik salah satu ko

n air mata. "Mari kita fokus pada rapat hari ini," katanya tegas. Sua

ar membuat beberapa rekan kerja dan atasan mempertanyakan profesionalismenya. Ia merasa ter

erti dunia menentangnya dari segala arah. Ia menutup laptop, menarik napas panjang, dan menatap fot

lega tidak bertahan lama. Di jalan, seorang tetan

ar... apakah benar kau

ami sudah memutuskan ini. Semo

tanyaan yang menusuk hati. Alika merasakan tekanan

a cepat. "Daffa... kita harus bicara. Kau harus menjaga citramu,

di dadanya. "Ayah... aku tahu. Tapi aku tidak bisa memaksa

fa. Dunia ini tidak mudah. Setiap langkahmu akan

i muncul. Kata-kata yang tertahan selama beberapa hari ki

eperti dunia menentang kita! Setiap orang menatap kita,

Daffa! Aku harus menghadapi tatapan, komentar, dan bisik-bi

k jam dinding. Mereka duduk diam, menahan napas, menyadari bahwa pertarungan ini

nyebarkan komentar yang tidak sepenuhnya benar, dan anggota keluarga tetap menekan mereka untuk mengubah keputusan. Al

elap-kelip. Rintik hujan menempel di kaca jendela, membasahi sedikit rambutnya. Ia merasakan dingin menem

sa jauh, tapi ia tahu, cinta yang pernah ada tidak akan hilang begitu saja. Ia menut

"Alik... Daffa... apakah kalian benar-benar yakin dengan keputusan ini? Duni

"Kami siap. Ini keputusan kami,

ihatin. "Aku hanya berharap kalian bisa bertahan. Dunia di luar sana tid

a sinis, tetangga menyebarkan gosip, dan anggota keluarga tetap mencoba memengaruhi keputusan merek

ta yang berkelap-kelip. Ia merasakan dingin menembus tulangnya, tapi juga a

foto itu tampak seperti kenangan dari dunia lain. Ia menutup mata, mene

n meniru ketegangan yang membelenggu hatinya. Alika duduk di meja makan, menatap secangkir kopi yang mulai dingin. P

t... untuk diriku sendiri," gumamnya. Suara hati yang bergetar itu

Alika mengangkatnya dengan tangan gemetar.

ai ke media sosial dan grup-grup keluarga besar. Beberapa ora

kan dadanya. "Aku tahu... dan aku tidak bisa terus l

rtanyakan profesionalismenya, dan beberapa klien mulai memberi komentar samar yang menimbulkan rasa malu. Ia men

ya sendiri. "Kenapa keputusan pribadi ha

ri biasanya. "Daffa... kau harus bicara dengan keluarga dan tetangga. Mereka ingin

... aku sudah melakukan yang terbaik. Tapi aku tidak bisa mema

engerti, dunia ini tidak mudah. Setiap langkahmu akan diperhatikan, dan set

arak mereka terasa begitu jauh, meski secara fisik duduk berdampingan. Kata-kata yang te

Aku harus menghadapi tatapan, komentar, bisik-bisik

! Tapi kau juga harus mengerti bagaimana rasanya berada di posisiku

menambah suasana mencekam. Suara rintik hujan di jendela, gemericik

nada ingin tahu, beberapa rekan kerja bersikap canggung, dan komentar samar menyebar di mana-mana.

apakah kalian benar-benar yakin dengan keputusan ini? Dunia akan men

"Kami siap. Ini keputusan kami,

ihatin. "Aku hanya berharap kalian bisa bertahan. Dunia di luar sana tid

n menempel di kaca jendela, membasahi sedikit rambutnya. Ia merasakan dingin menembus tulangnya,

sa jauh, tapi ia tahu, cinta yang pernah ada tidak akan hilang begitu saja. Ia menut

foto lama, komentar samar, dan rumor mulai menyebar ke berbagai grup keluarga, kantor, dan tetan

terasa hancur oleh komentar dan gosip yang beredar. R

ruhi keputusanmu. Ini tentang hidupmu, bukan tentang apa yang

ku tahu, Rina... tapi rasanya dunia ini terlalu kejam. Se

perpisahannya, beberapa rekan kerja bersikap sinis, dan beberapa atasan memberi komentar samar yang me

n nada lebih tegas. "Kalian harus bicara dengan publik. Dunia ingin tahu, dan kalian tidak

kanan biasa. Dunia luar menuntut mereka membuat keputusan yang tegas, d

n pertarungan batin yang berat. Alika belajar menahan rasa sakit, menjaga citra, dan menghadapi tata

a. Ia menutup mata, merasakan dingin menembus tulang, tapi juga ada ra

han mereka, menutup mata, dan berbisik, "A

img

Konten

Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 1 menjalani rumah tangga
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 2 keputusan yang akan mengubah hidupnya selamanya
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 3 menunda melihat pesan yang masuk
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 4 tetangga menyebarkan gosip
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 5 sebelum berangkat ke kantor
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 6 komentar di media sosial yang tak kunjung berhenti
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 7 Tidak peduli seberapa besar tekanan
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 8 situasi mulai berubah drastis
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 9 merusak hubungan mereka
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 10 Kami selalu mengawasi
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 11 Mereka akan terus mencoba
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 12 rasanya berbeda
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 13 ada keteguhan yang membara
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 14 menenangkan pikirannya
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 15 aktivitas pagi yang biasa
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 16 ada sesuatu yang tidak beres
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 17 menunjukkan nomor yang tidak dikenal
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 18 Mereka sudah menargetkan
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 19 Setelah melewati krisis
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 20 sebelumnya hanya mengandalkan rumor
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 21 suasana di kantor
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 22 menjatuhkan mereka
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 23 memberi kesan tenang
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 24 Alika dan Daffa kini harus menghadapi konsekuensi
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 25 memaksa Alika dan Daffa bekerja tanpa henti
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 26 telah membuktikan
22/10/2025
Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
Bab 27 bagaimana kita bertahan
22/10/2025
img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY